On Sun, 14 Mar 1999, wawan wrote:

> apakah punya statistik penggunaan browser di negara Eropa ? Dimana saya bisa
> melihatnya ?

Sebetulnya ada tapi saya lupa situsnya.. nanti saya cariin .. tolong kirim
email ke saya lagi..

> Selama ini saya mengamati penggunaan browser melalui statistik yang saya
> pasang di Jawapos.co.id
> rata-rata pembaca banyak memakai produk terkenal IE atau Netscape dan Win98,
> mungkin kasusnya bakalan lain dng tipikal orang Eropa......

Eropa memang agak lain... banyak di sini yang pakai lynx (seperti saya),
atau Opera, atau browser lainnya (misalnya client Agent biasa), Khan ada
juga seperti Arena, Amaya dll.

> Saya membutuhkan data tsb untuk desain web saya yg saya proyeksikan sbg
> portal juga http://www.selaras.com, saya sudah berusaha menghindari gambar,
> namun memakai javascript.........

Javascript sendiri kadang mengurangi "universal" dari sistem, seperti
misalnya sekarnag banyak orang pakai Linux+KDE yang sudah punya browser
langsung (seperti notebook saya).  

> standar............namun saya juga berargumen bahwa netter pun akan
> mengikuti perkembangan browser juga.....

Paling enak diambil jalan tengah.. artinya seberapa "manfaat" feature baru
tersebut... apabila hanya untuk "gaya-gayaan" sebaiknya dihindari, sedapat
mungkin tujuan "kemudahan membaca, atau kemudahan mengakses" diutamakan
ketimbanga "fanciness".

> Akan halnya text dan image, bukankan kadangkala image malah bisa mendominasi
> persepsi informasi yg akan disampaikan ?

Memang betul kata orang "gambar bisa memberikan informasi yang banyak"..
tetapi bila tidak tepat malah bisa "buang-buang bandwidth"

> Bagaimana jika akan membuat web kerusuhan maluku ? Kalau hanya text orang
> tidak akan tahu sedasyhat apa kerusuhan tsb ? jika memakai gambar yg

> jika dipakai dalam konsep marketing.....khan justru gambar yg bisa
> menguatkan persepsi khan bagus ?

Tapi bagaimana kalau orang belum sempet ngeliat gambar "sudah bosen
menunggu dan meninggalkan situs tersebut...?" Kejadian ini banyak menimpa
(sehingga "download time" tetaplah sebagai pertimbangan utama dalam
mendisain web page).

> Malah untuk e-commerce yg akan datang gambar 3D mutlak diperlukan karena
> kita membeli sesuatu khan harus melihat bendanya, bagus juga dari segala
> sisi biar kita tahu ada cacat atau tidak.

Tidak harus sih... bahkan "deskripsi teknis" untuk barang tertentu kadang
lebih dibutuhkan.

> cerita.......saya yakin dng membaca cerita porno semua akan punya fantasi
> sendiri yg cocok dng wanita idealnya...................

Ini sejalan dg teori media. bahwa bila media itu terlalu banyak memberikan
informasi maka akan membatasi "unsur fantasi" dari penerima media.  Nah
sehingga kalau film khan unsur fantasi "ttg muka orang, kulit orang" lebih
dibatasi.  Sehingga menimbulkan "efeknya" lebih kecil.

> disampaikan di web.........mungkin lebih baik optimalkan kombinasi text dan
> image....jika text belum bisa membuat persepsi sesuai yg diinginkan maka
> image perlu tampil

Betul.. image digunakan jiga memang harus menggunakan image dan tidak bisa
digantikan oleh text, (misal gambar layout, dll), kalau sekedar menujukkan
menu saja saya kira kurang bijaksana untuk menggunakan image (karena)

- Membuang bandwidth
- Bisa menimbulkan "salah paham" bila memakai icon saja.

> Bagaimana juga dng perkembangan bandwidth dan jumlah netter ?
> 

Bandwidth akan selalu kurang.. sama dengan jalanan yang tetap macet
walau sudah diperlebar..he.he.h

IMW

* Gunadarma Mailing List --------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti     : 'unsubscribe' ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke