begini, saya lihat pak made termasuk orang yag paling jago dalam linux ya,
saya lihat linux lumayan juga, kami sudah test redhat & mandrake dan
sebentar lagi kami mau lihat susse juga start office.

tapi yang jadi masalah adalah kami tidak bisa langsung menerapkan begitu
saja "barang baru " (mungkin akan kami promote sebagai pengganti
proxy)kedalam kami punya network, sebab masih banyak yang mesti dipelajari
dari segala sudut, (mungkin saya akan minta advise anda dalam beberapa hal).

Sebagai gambaran network kami mix OS (VMS, Digital Unix, SCO Unix, NT &
NEtware) untuk user kami pakai NT workstation, untuk promote satu system
perlu jalan berliku dan "biasa" top management tidak mau approve sebelum
terbukti safe dan handal serta dukungan dari banyak aplikasi (terutama saat
crash/panic)  .

So kalau sudah bicara os, mugkin kalau company kecil bisa, tapi kalau
network sudah besar biasanya management nggak mau pakai barang yang nggak
jelas support/yang bertanggun jawab dengan support (kami ikut kontrak
service).

Mungkin kami bisa pakai linux, tapi kalau nanti kalau sudah banyak aplikasi
yang bisa jalan diatasnya.

untuk masalah virus, menurut saya tergantung cara maintain dan syspro dari
systemnya saja.

oh ya satu lagi, kami sudah nggak pakai lagi 486, kami pakai min pII 333.
untuk server kami pakai min double prosesor exclude VMS.


thanks

-----Original Message-----
From: I Made Wiryana <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 15 Oktober 1999 18:38
Subject: Re: [GUNADARMA] Re: virus to tasik


On Fri, 15 Oct 1999, [iso-8859-1] d�d�n purnamahadi wrote:

> lho .. koq jadi berant....
>
> udahan juga deh

Lho koq berantem.. diskusi khan nggak apa apa (saya sebetulnya cuma
penarasan ingin menggali kenapa kita selalu kurang peduli dg reliabilitas
sistem, hingga timbul korban).

Virus adalah salah satu penyebab sistem tidak reliable.. sistem tidak
reliable menyebabkan kerugian yang cukup besar dan sekarang lebih sering
kita ambil sebagai 'nasib sial' hanya karena kita merasa tidak pernah
'invest' pada perangkat lunak yang kita gunakan.

Sebetulnya secara tidak langsung ini merupakan cerminan dari kita dalam
pemanfaatan teknologi.  Kita sering ingin melakukan jalan pintas yang
akhirnya menimbulkan kerugian di kemudian hari.

Kembali ke virus, sebagian besar 'korban' yang berskala besar ketika saya
tanyakan, sedikit sekali yang mempertimbangkan platform yang digunakan
sebagai penyebabnya.  Seharusnya melihat dg kerugian yang telah timbul
langkah-langkah preventif harus dilakukan misal

- Pemasangan antivirus dan sys adm yang lebih rajin (extra cost dan extra
  tenaga)

- Pemanfaatan platform yang lebih 'kebal' terhadap virus.

- Pemanfaatan platform yang lebih kebal untuk melindungi platform yang
  kurang kebal

Jadi bukan sekedar 'pasrah' dan cari obat ketika terserang.

IMW (sedang kena virus.. lagi mau install freemware)



* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]




* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke