I Made Wiryana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>Tolong dibaca "authoring guide" .. sebagai 2nd tiered yang "baik"
>seharusnya si ASP ini "menjaga" validasi TAG yang dia kirimkan.. jadi
>walaupun dia hanya memberikan perintah "generate tag (....)"
>Seharusnya fungsi generate tag itu memvalidasi.. (ini bukan problem di ASP
>saja.. di PHP juga...).
>Karena fungsi authoring tool (2nd tiere) itu harus juga menjadi
>validator..


Tapi sayang sekali.... ASP bisa diasumsikan sebagai sebuah interpreter.
seperti juga perl...
misal di perl ada fungsi -> print "contoh perl dan <tag>";
apakah di perl ada validasi string yang akan di print???
saya pikir tidak perlu menambahkan fungsi validasi pada interpreter.
fungsi validasi kan bisa ditambahkan pada authoring toolnya.
masa sih... saya mau cetak kata tertentu ngga boleh???
ngga merdeka dong....
jadi yang menjaga validasi tag seharusnyalah authoring tool
bukan interpreternya.
dan lagi interpreted script itu kan udah jadi...
masa mau di"filter" lagi... kan ngga lucu...

>Nah justru ini.. pertanyaan saya.. bagimana  "memasang modul tambahan yang
>memiliki fungsi"
>- Tag validator 
>- Beberapa output sesuai client (jangan pakai if saja.. tapi otomatis)


Ini dia... ini dipasang pada authoring tool.

>Jadi walaupun ASP tidak secara langsung "menghasilkan tag" tapi dia
>memerintahkan "subsystemnya" untuk menghasilkan tag.  Karena subsystem ini
>berada pada "kekuasaaannya" maka dia tetap disebut menghasilkan tag.


bukan menghasilkan tag... tetapi merespons apa yang diminta (query).

>(sebagai contoh kalau anda memerintahkan suatu fungsi

>
>            cetak (string_input)
>
>Nah tapi fungsi "cetak" itu udah dilengkapi tag validator yang nggak bisa
>"nyetak" kata-kata nggak sopan.. maka secara otomatis walau diberikan
>masukan
>
>cetak ("kurang aja loe") maka tidak di"cetak" kata-kata kurang ajar itu.
>
>Saya rasa "fungsi yang baik" selalu punya "control input" 8-).


ini namanya ngga merdeka...
belum pernah saya nemuin yang namanya interpreter ataupun compiler
sekalipun yang dari bahasa tingkat tinggi sampai yang rendah,
tidak ada tuh yang membatasi apa yang mau dicetak...

>Metoda yagn sama bisa diterapkan ketika ASP infrastruktur mengenerate TAG.
>
>(contoh ketika kita minta PHP meng-echo khan sesuatu, khan tetap yang
>melakukan adalah "module PHP" untuk menterjemahkan string itu).  Sama juga
>dg ASP.


kalau PHP, AFAIK, itu gabungan dari interpreter sama authoring tool.
jadi validasi itu tetap pada authoring toolnya bukan pada interpreter.
sewaktu client query ke server, yang jalan adalah fungsi interpreter,
bukan fungsi authoring tool...
saya pikir, saya bisa bedain fungsi antara keduanya.

BTW, tentang html sendiri, saya mengikuti perkembangannya
sejak versi 3.2. yang terakhir 4.0 ...
banyak perubahan yang dibuat.
padahal web browser yang dibuat itu berdasarkan standar tersebut.
misal IE3 mengacu pada HTML 3.2
IE4 mengacu pada HTML 4.0
NN/ NC 4.x ke atas mengacu pada HTML 4.0
Standar HTML sendiri berubah-ubah... jadi????

NB: saya punya filenya (HTML 4.0)... anybody need???



* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke