Beberapa edisi di majalah Swa menulis e-commerce mengenai investasi, trend dan prospek dan sebagainya. Bahkan tak ketingalan tabloid kontan juga membahas. Tiba2 kita menjadi terhenyak..bahwa bisnis ini sekarang diminati konglomerat. Bandingkan dengan asal muasal bisnis IT yang dulunya dimulai dari hobi. Di amerika sendiri sebenarnya sudah jalan, mis. amazon, dan saham2 dotcom melambung dengan pesat. Walaupun ada juga yg menulis bahwa amazon pada saat mengalami kerugian pun harga sahamnya naik. Tentu ini fenomena yang sangat luar biasa, pada saat IMF mau mengucurkan duit yang di kasih secara menyicil tiba2 ada orang 'berani bakar duit' ( baca : investasi besar2an ). Ini tentu bukan tanpa perhitungan bahkan group Lippo yg kategori pendirinya org 'tradisional' ( generasi pertama pendiri bisnis ) pun melirik bisnis ini. Menurut dari tulisan yg pernah saya baca, pembangunan itu dimulai di sarana fisik dimana pada waktu itu insinyur sipil dan arsitektur mengalami jaman kejayaan, kemudian diteruskan industry ( yg ini saya rasa tidak ada boomingnya ), kemudian teknologi informasi dimana pada saat ini banyak orang berbicara e-commerce. Salah satu direksi dotcom ini berkata, bahwa memang bisnis ini sangat baru tetapi kalau berhasil akan luar biasa, walaupun perangkat hukumnya saat ini belum ada Yuzril sebagai mentri..( apa yaa namanya lupa..yg mengurusi masalah hukum dan ham(?)) mengatakan bahwa RUU-nya pun sudah dibuat. Dan kalaupun akan hancur karena gagal yg bisa disebabkan infrastruktur tidak memadai, perangkat hukum yang tidak memadai mungkin umur bisnis ini sekitar 3 tahun. Tapi tidak tertutup kemungkinan banyak yang hanya mengejar sahamnya saja, sesudah harga melambung maka dijual. Dan tidak sedikit pula yang berani membeli perusahaan dotcom yg lain dan kemudian dimatikan untuk bisa benar2 menjadi penguasa. Sampai saat ini transaksi bisnis lewat internet masih sedikit, tetapi belanja iklan lewat internet terlihat sangat meningkat. Mungkin ini dikarenakan sistem security-nya yg masih menjadi issue utama. Saya ingin mengemukakan sedikit bahwa bisnis ini kalau berjalan akan mendukung bisnis yg bukan bisnis IT. Misalnya sistem pengiriman barang dari suatu penjual produk dan jasa. Kan tidak mungkin amazon mengirim buku memakai modem. Dan juga bisnis kurir ini juga pasti akan menambah penjualan angka kendaraan,menambah tenaga kerja dan tak tertutup kemungkinan juga menambah angka kriminilitas di jagad maya. Dengan adanya bisnis yg berjalan 24 jam, maka warung2 tenda/cafe juga akan dibutuhkan..tempat pelepas lelah juga diperlukan. Nah tempat2 seperti ini pun akan banyak tukang parkir dari yg legal sampai ilegal. Bahkan mungkin juga penerbit bank bisa memberikan layanan tambahan mis. karena takut dibajak no credit card-nya , maka transaksi lewat internet dibatasi sampai jumlah tertentu. Diluar itu boleh sesuai dengan limit yg tersedia. NAH APAKAH INI PERTANDA BAHWA KRISIS DI NEGARA KITA AKAN SEGERA BERAKHIR ? Ade * Gunadarma Mailing List ----------------------------------------------- * Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id * Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Administrator: [EMAIL PROTECTED]
