On Tue, 14 May 2002, Mashendri wrote:

> Yaa... ngak usah sampai pembubaran univ & sekolah..., makanya ngak usah di
> wajibkan, cuman menawarkan.. :)
> Jadi kalau ada yg ikut syukur, kalau nggak yaa.. ngak apa. Di sini kampus
> kan hanya fasilitator aja.

Agak berbeda 8-) dalam hal ini.. memfasilitasi sesuatu yg membuat
ketergantungan bukan hal yang baik.

Saya sendiri malah inginnya Uni berani "sombong" dan punya
sertifikasi.. sendiri.... 

> Kalau TOEFEL juga kepanjangan tangan dari vendor ya pak..?? bukannya lebih
> meningkatkan kemampuan mahasiswa yg baru lulus??
> 
TOEFL dan Cisco, atau MS sertifikasi jelas beda.  TOEFL mensyaratkan
pengetahuan yg tidak spesifik ke suatu product. Cisco masih lebih
mending.. karena pengetahuannya masih generic (wala untuk bikin
Academy-nya kita tetap "diiket" harus beli hardware).

Daripada bikin Cisco Academy, mending bikin Disco Academy... he.he.he
Kalau dalam struktur Uni Jerman.. yg membuat trainning dg orientasi
seperti product ini adalah di"luar" kampus.

IMW


* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke