On Sun, 27 Oct 2002, Issotyo P.B.S wrote:

> > - Mau enaknya saja
> > - Lebih suka di"suapi" daripada bersama-sama explore
> > sesuatu
> 

> ^_^ 100% bener pak, sedikit tambahan untuk point 3 kadang kurang
> percaya diri. Untuk point 2, belum terbiasa berdiskusi, kadang terlalu
> emosional. ;-)

Nah kekurangan itu apa masih mau dibiarkan atau dihilangkan.  Sayang
sekali kalau sudah sadar tapi tak dihilangkan.  Pengalaman saya sebagai
dosen yg palin berbeda antara situasi kuliah di INdo dan LN (Jerman dan
Australia, dimana saya pernah ngajar/asisten) adalah kondisi di atas.

> > Sorry, tapi itu kenyataannya sesuai dengan > pernyataan di atas.
> Jelek > banget ya kesannya.
> 

> Bener kok pak, ... diawal kegiatan wah pada ribut kayaknya pada
> semangat semua, tapi waktu langkah awal implementasi ... hening.
> Paling yang jalan ya seperti kata pak Made, 4L :))

Justru itu satu kata yaitu "persistensi" yg masih jarang.  Masih banyak
atau sebagian besar dari mahasiswa menginginkan "instant result":  Kerjain
1 bulan langsung kelihatan hasilnya.....   Justru itu gitu juga dengan
program, ngapain bikin program sendiri, pakai aja program jadi
(bajak.h.e.he)

Untuk belajar lain dg cepat adalah

1. Cari program aplikasi Open Source (mail client, atau lainnya)

2. Bikin commentary atau deskripsi ttg program itu, cara kerja, sampai
   detail komentar per line di source code (seperti bukunya Lyon, Linux 
   Commentary, Apache Commentary

3. Rilis terbuka tulisan itu. (biar orang tanya, dan kita bisa jawab,
   karena harus jawab jadi mau nggak mau harus mengerti lagi)

4. Setelah paham, nah bisa menulis bug (perbaikan), penambahan feature dll

Dijamin deh... walau komputer prakteknya 486 tapi pemahamannya akan lebi
jago dari orang yg praktek pakai Pentium4 tapi ceklak-ceklik doang.. pakai
RAD.

Heheh bukti fasiltias bukan selalu yg menentukan dalam praktikum/belajar

IMW


* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke