On Thursday, January 27, 2000
Xeon <[EMAIL PROTECTED]> wrote :

> permanen , lebih baek dipilih  opsi virtual dimana windows
> akan mengaturnya secara otomatis !!
> (akan didelete otomatis pada saat ShutDown)

nggak juga.. coba shutdown trus boot pake bootdisk dari A:
coba lihat . masih ada nggak itu C:\Windows\win386.swp  nya...
rasanya swap dihapus saat boot malah.. trus diganti sama yg baru..
makanya posisinya nggak tentu.. tergantung kondisi fragmentasi hdd nya

> Kalo ingin diset permanen , agar kinerja maximum
> tercapai, saran saya  di set pada kapasitas antara 20 - 80 MB

justru itu. kalo diset permanen jadi nya kayak swap nya NT.. nongkrong
nya di root dir..


Best regards,
Trikom Labs.




 http://www.indolinux.com - Nikmati Layanan Personal INDOLINUX :: 
 http://techscape.net/ - Webhosting: Dual T3 on Dual Pentium III 450Mhz
 Only US$1.95/month -> CGI SSL 5MB Unlimited Traffic & Mail FP2000
 -------------------------------------------------------------------
 untuk berhenti kirim  email  ke  [EMAIL PROTECTED]
 untuk melihat peraturan kirim email  ke  [EMAIL PROTECTED]
 arsip berada di  http://www.mail-archive.com/[email protected]
 

Kirim email ke