> > Sedari awal mas. Saya sengaja tanyakan ke Pak Ghazali Maliki dari > pihak Extol Indonesia (Distributor Novell di Indonesia) dan ke Mr Tee > Kok Ong (Regional Manager Novell Asean) justru karena banyak salah > sangka diantara member openSUSE Indonesia. Saya tahu SLES & SLED itu > bebas digunakan, karena saya bisa download file ISO menggunakana > accout Novell / openSUSE saya, namun sebelum saya tanya kemarin saya > masih ragu takut salah sangka atau ada klausul lain yang mesti saya > lihat. > > Kemarin saya dan Medwinz sampai memastikannya berkali-kali baru pasti > kalau SLES dan SLED itu bebas digunakan dan tanpa biaya jika kita > tidak memerlukan support resmi dari pihak Novell. >
Mohon maaf, mau nimbrung nih.. Mungkin sebenarnya konsep dari SLE dengah RHEL itu hampir sama. Bedanya : SLES RHEL 1. Mendapatkannya tinggal sedot ISO file nya 1. Membutuhkan subscription number yg telah didaftarkan pada RHN server 2. License support didaftarkan melalui web novell 2. Menggunakan RHN utk meregister license supportnya Bedanya mungkin baru itu yang saya dapat, kalo ada tambahan dipersilakan. Persamaannya support dari keduanya paling banter via telp. Dan dari kita yang harus inisiatif utk mengcall mereka, bukan mereka mengcall kita. Engineer mereka tidak akan onsite. Kalau mau disuruh onsite ada charge tambahan lagi. Kira-kira seperti itu sih.. CMIIW.. ______________________________________________ --- Info Milis : http://opensuse.or.id/milis Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected] Manajemen Keanggotaan : http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org
