2010/2/4 Wahyu Darmawan <[email protected]>:
>>
>> Sedari awal mas. Saya sengaja tanyakan ke Pak Ghazali Maliki dari
>> pihak Extol Indonesia (Distributor Novell di Indonesia) dan ke Mr Tee
>> Kok Ong (Regional Manager Novell Asean) justru karena banyak salah
>> sangka diantara member openSUSE Indonesia. Saya tahu SLES & SLED itu
>> bebas digunakan, karena saya bisa download file ISO menggunakana
>> accout Novell / openSUSE saya, namun sebelum saya tanya kemarin saya
>> masih ragu takut salah sangka atau ada klausul lain yang mesti saya
>> lihat.
>>
>> Kemarin saya dan Medwinz sampai memastikannya berkali-kali baru pasti
>> kalau SLES dan SLED itu bebas digunakan dan tanpa biaya jika kita
>> tidak memerlukan support resmi dari pihak Novell.
>>

Saya yakin kalau free digunakan, artinya dalam 60 hari itu kita bisa
download updatenya SLE. Kalau gak bayar ya updatenya terputus. Kalau
bayar terus updatenya bisa sampai 7 tahun. Tapi masih tetap bisa
digunakan dan tidak melanggar hak cipta karena berbasis opensource.

Karena berbasis opensource, Novell menyertakan sourcenya. Nanti kalau
Kopdar dan sempet bagi-bagi DVD SLE (kalau masih tersisa) silakan
dicek di DVD2.iso, atau silakan download dari
http://www.novell.com/linux/source/

>
> Mohon maaf, mau nimbrung nih..
> Mungkin sebenarnya konsep dari SLE dengah RHEL itu hampir sama.
> Bedanya :
> SLES
> RHEL
> 1. Mendapatkannya tinggal sedot ISO file nya               1. Membutuhkan
> subscription number yg telah didaftarkan pada RHN server
> 2. License support didaftarkan melalui web novell          2. Menggunakan
> RHN utk meregister license supportnya
>

Silakan di cek http://www.novell.com/products/server/compare.html

salam,
-- 
medwinz
=======================
http://medwinz.blogsome.com
______________________________________________
---
Info Milis : http://opensuse.or.id/milis
Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected]
Manajemen Keanggotaan : 
http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org

Kirim email ke