Ini mungkin email terakhir saya di milis OpenSuse. dan saya memutuskan
untuk back to windows (jangan bilang windows saya bajakan yah !)
Flash Back
-----------------
Sebenrnya saya sudah mulai mengenal linux mulai dari redhat 6, begitu
kenal linux, seneng karena banyak tantangan yang harus di hadapi, mulai
konfigurasi sound sampe Xfree68. mulai dari oprek berjam jam, sampe beli
VGA baru demi bisa merasakan Linux.
Sewaktu di dunia kerja ternyata kemampuan seorang nubi linux seperti saya
gak berguna, dunia kerja pro ke windows :(, terpaksa harus Windows lagi.
Sekarang saya mau mencoba mencicipi Linux lagi karena dengar kabar dari
beberapa pecinta linux yang getol banget promosi linux, karena sekarang
Linux gak seperti jaman saya dulu (jaman redhat 6 / Mandrake 5). Katanya
Sekarang Linux sudah bisa detect hampir semua hardware modern, dann
tampilannya yang aduhai melebihi tampilan win7.
Begitu nyoba linux lagi pertama, saya install Ubuntu, tapi gak sreg, lalu
pindah ke openSuse, setelah laptop terinstall linux mulai muncul masalah
masalah yang harusnya tidak terjadi.
1. Wifi gak aktif. harus rela switch dari ndiswarapper, madwifi, sampe
install driver berbayar. dan akhirnya puas dengan restrict driver.
2. Masalah gak berhenti di sini..ketika harus konfigurasi inet sharing,
dhcp + dnsmasq + squid. Gak tau knapa, kalau pas lagi install trus konfig
semua lancar, tapi begitu restart besok pagi...semua gak jalan. :(
3. Network manager dan yast network gak akur... punya file konfig sendiri2
4. Saya lupakan masalah share internet dengan laptop, saya pikir lebih
baik beli AP aja biar gak repot. Muncul masalah lagi ketika buka browser,
yang membuat saya sangat kecewa adalah font di Linux saya sangat jelek,
gak senyaman kalau di win, semua tampak blur, bikin pala pusing.
saya sudah coba tweak degan setingan fontconfig - hint - pixel range -
atur dpi - LCD sub pixel tetep hasilnya mengecewakan. Juga sudah tweak
manual lewat edit font.conf tetap gak memeberikan hasil.
Seminggu lebih sudah saya coba otak atik linux, dan hasilnya nol besar,
apa pengguna linux harus seperti ini?
dan perlu di ketahu saya setting semua kebutuhan saya di windows dalam
waktu kurang dari 1/2 jam, dan laptop siap untuk kerja, tanpa di pusingkan
dengan konfigurasi yang gak ada ujungnya.
dan akhirnya keputusan susah bulat, say goodbye Linux..
NB : Untuk yang pernah chat dengan saya dan menertawakan saya karena
waktu saya nanya "saya mau klient(XP) saya mendapatkan ip dari server
linux kok gak mau stabil yah koneksinya?" dengan gagahnya dia menyarankan
untuk pindah linux aja klien nya.
menurut saya ini saran yang aneh, dan arogan.
Terima kasih semua.
Regards
Janganan
YM : janganan
http://planetgossip.co.tv
______________________________________________
---
Info Milis : http://opensuse.or.id/milis
Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected]
Manajemen Keanggotaan :
http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org