2010/7/18 janganan <[email protected]>: > Ini mungkin email terakhir saya di milis OpenSuse. dan saya memutuskan untuk > back to windows (jangan bilang windows saya bajakan yah !) > > Flash Back > ----------------- > Sebenrnya saya sudah mulai mengenal linux mulai dari redhat 6, begitu kenal > linux, seneng karena banyak tantangan yang harus di hadapi, mulai > konfigurasi sound sampe Xfree68. mulai dari oprek berjam jam, sampe beli VGA > baru demi bisa merasakan Linux. > > Sewaktu di dunia kerja ternyata kemampuan seorang nubi linux seperti saya > gak berguna, dunia kerja pro ke windows :(, terpaksa harus Windows lagi. > > Sekarang saya mau mencoba mencicipi Linux lagi karena dengar kabar dari > beberapa pecinta linux yang getol banget promosi linux, karena sekarang > Linux gak seperti jaman saya dulu (jaman redhat 6 / Mandrake 5). Katanya > Sekarang Linux sudah bisa detect hampir semua hardware modern, dann > tampilannya yang aduhai melebihi tampilan win7. > > Begitu nyoba linux lagi pertama, saya install Ubuntu, tapi gak sreg, lalu > pindah ke openSuse, setelah laptop terinstall linux mulai muncul masalah > masalah yang harusnya tidak terjadi. > > 1. Wifi gak aktif. harus rela switch dari ndiswarapper, madwifi, sampe > install driver berbayar. dan akhirnya puas dengan restrict driver. > 2. Masalah gak berhenti di sini..ketika harus konfigurasi inet sharing, dhcp > + dnsmasq + squid. Gak tau knapa, kalau pas lagi install trus konfig semua > lancar, tapi begitu restart besok pagi...semua gak jalan. :( > 3. Network manager dan yast network gak akur... punya file konfig sendiri2 > 4. Saya lupakan masalah share internet dengan laptop, saya pikir lebih baik > beli AP aja biar gak repot. Muncul masalah lagi ketika buka browser, yang > membuat saya sangat kecewa adalah font di Linux saya sangat jelek, gak > senyaman kalau di win, semua tampak blur, bikin pala pusing. > saya sudah coba tweak degan setingan fontconfig - hint - pixel range - atur > dpi - LCD sub pixel tetep hasilnya mengecewakan. Juga sudah tweak manual > lewat edit font.conf tetap gak memeberikan hasil. > > Seminggu lebih sudah saya coba otak atik linux, dan hasilnya nol besar, apa > pengguna linux harus seperti ini? > dan perlu di ketahu saya setting semua kebutuhan saya di windows dalam waktu > kurang dari 1/2 jam, dan laptop siap untuk kerja, tanpa di pusingkan dengan > konfigurasi yang gak ada ujungnya. > > dan akhirnya keputusan susah bulat, say goodbye Linux.. > > NB : Untuk yang pernah chat dengan saya dan menertawakan saya karena waktu > saya nanya "saya mau klient(XP) saya mendapatkan ip dari server linux kok > gak mau stabil yah koneksinya?" dengan gagahnya dia menyarankan untuk pindah > linux aja klien nya. > menurut saya ini saran yang aneh, dan arogan. > >
:-) Sabar mas gak usah merasa susah. Semuanya juga pengembara di dunia ini. Kalau anda punya waktu dan ingin sekedar silaturahmi, kami dengan senang hati menerima anda. Selamat jalan, semoga pengembaraan anda di dunia linux menambah kekayaan emosional dan intelektual anda. salam, -- medwinz ======================= http://medwinz.blogsome.com [email protected] openSUSE community member ______________________________________________ --- Info Milis : http://opensuse.or.id/milis Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected] Manajemen Keanggotaan : http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org
