Jakarta, Kebijakan pemerintah dalam pengimplementasian teknologi
seluler generasi ketiga (3G) dianggap mengikuti jejak negara tetangga
Pakistan. Di mana dalam praktik tersebut, diperkirakan akan mengadapi
banyak kendala.

"Pada seminar 3G yang digelar postel beberapa waktu lalu, banyak
peserta seminar berpendapat Indonesia ngikutin praktik di Pakistan,"
ujar Idris F. Sulaeman, Advisory Board Member Indonesia
Telecommunications Users Group (ID.TUG) ketika dihubungi detikinet,
Kamis (1/9/2005).

"Di dalam praktik itu, nantinya akan banyak masalah seperti tumpang
tindih frekuensi dan bertumpuknya BTS-BTS," paparnya menjelaskan.

Sebelumnya di tempat berbeda, detikinet mendapat kesempatan
berbincang-bincang dengan Ernie Newman, Chairman International
Telecommunication Users Group (INTUG). Menurutnya, praktik 3G di
Indonesia terbilang tidak lazim layaknya negara lain.

"Praktik 3G di Indonesia unusual. Negara lain biasanya kasih prioritas
lisensi pada operator 2G terlebih dahulu karena migration path-nya
oleh orang-orang yang sudah berpengalaman," ujar Newman berkomentar.

"Anehnya, malah operator dari antah berantah yang dapat lisensi 3G,
dan baru bawa 2G-nya belakangan," ujarnya sambil menggeleng-gelengkan
kepala dan tak habis pikir dengan kebijakan yang diambil pemerintah
kala itu. (rou)

________________________________________________
Website: www.m3-community.org
Milis options: http://milis.m3-community.org
Info: [EMAIL PROTECTED]
Feedback: [EMAIL PROTECTED]

---
Supported by:

INDOSAT
Matrix Portal: www.matrix-centro.com
Mentari Portal: www.klub-mentari.com
IM3 Portal: www.m3-access.com
Contact center: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]

DutaHost: www.dutahost.net

Kirim email ke