Yup, emang semua maunya begitu juga....: )

Kendalanya perusahaan Asia (apalagi Indonesia) masih banyak yang pendekatan
manajerial-nya masih traditional, termasuk dotcom companies-nya. Yah ngga
bisa terlalu diharapkan juga, sebab dalam satu perusahaan kan nggak cuman
web design tokh, dan cenderung para top management kadang malas
memperhatikan masalah ini. IBM saja udah mulai menerapkan sistem dimana
staff boleh kerja di rumah (result oriented). Katanya lebih efektif dan
waktunya lebih bikin nyaman staff.

Tapi sukurlah saya tau ada beberapa perusahaan di Indonesia yg mulai
menerapkan model2 yang Anda lihat di Australia itu.

Eh ya, salary gede penting juga lho... : )

Met enjoy kerjaan... : )

regards,

:: Ian.


----- Original Message -----
From: Stephanus Natawardaja <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, September 20, 2000 2:05 PM
Subject: Re: [MasterWeb] Bagaimana me-Manage para Webdesainer ?


> Hello, ikutan nongkrong.
> Gue pernah tau sistem kerjanya salah satu web design company di Sydney,
> namanya Spike. Kalo memang perusahaan Anda bener2 perusahan design
website,
> maka strategi ini ada baiknya dicoba, cuman gue ingatkan, orang bule beda
> sama orang indo. Company ini bukanya 24 jam. Jam kerja mereka flexible.
> Inti yang bisa gue simpulin dari company ini... perusahaan ini ingin
> membuat life mereka bener2 live and fun, so what they can achieve the best
> they can.



Ikutilah lomba banner flash berhadiah :
http://www.master.web.id/kreasi-banner-berhadiah.htm

-------[ Master Web Indonesia - www.master.web.id ] -------
Moderator         : [EMAIL PROTECTED]
Berlangganan      : [EMAIL PROTECTED]
Stop Berlangganan : [EMAIL PROTECTED]
-----------------------------------------------------------

Kirim email ke