|
Saya juga pernah dimintai tolong sama bapak2 untuk
transfer uang
sebesar Rp. 20.000,- waktu mau tarik tunai di
ATM.
Karena dia mau bayar listrik lewat ATM tapi
saldonya kurang
ya, karena kasihan ya saya tolong transferin trus
dia kasih tunai.....
tapi uangnya nggak palsu tuh....
Kalo yg kayak gini gimana ya.....????
----- Original Message -----
Sent: Thursday, April 07, 2005 12:54
PM
Subject: [Milis OPJA-2440] awas !!!
Ini cerita dari seorang teman, Semoga
bermanfaat
Awas, Sindikat Uang Palsu Satroni Nasabah di
ATM
Suatu ketika Anda tengah bertransaksi di mesin anjungan tunai
mandiri (ATM) suatu bank. Tiba-tiba ada orang minta tolong kepada Anda
agar mentransfer sejumlah dana ke sebuah rekening dengan alasan
macam-macam.Orang itu lalu mengganti dana yang Anda transfer dengan uang
tunai.Jika Anda menemukan orang semacam itu, jangan segera Anda
layani.Sebaiknya Anda tolak dengan halus, dengan aneka alasan yang masuk
akal. Pasalnya, hal seperti itu kini menjadi modus penipuan sindikat
uang palsu alias upal.
Sudah bukan rahasia lagi, sindikat upal
tengah rajin gentayangan.Polisi saat ini juga disibukkan menangani kasus
upal yang menghebohkan, Dalam berbagai mailing list (milis) di internet,
santer beredar cerita tentang penipuan penyebaran uang palsu dengan modus
di atas. Salah satu cerita yang muncul sbb:
Pada suatu sore
seorang teman sedang berada di ATM BCA,untuk melakukan transaksi
banking. Tiba-tiba saja ada seseorang yang perlahan mendekati dengan
sopan menegur teman saya. Bapak bisa tolong saya transferkan uang
sejumlah Rp 1,5 juta ke rekening ini, saya akan ganti
cash. (sambil mengeluarkan uang sejumlah yang sama).
Dan teman itu
dengan senang hati mau membantu Pada hari berikutnya pada saat disetor ke
bank,petugas bank memberitahu bahwa uang itu semuanya
palsu Menurut bank tersebut, kejadian ini sudah yang kesekian kali.
Anggota milis lainnya punya cerita
juga, sbb: Saya juga pernah mengalami, tapi belum sampai kena. Awalnya
ada sepasang suami istri menemui saya pas saya sedang transfer uang di
ATM BCA. Dia membawa uang cash Rp 1 juta.Dia bilang urgent sekali (karena
memang waktu itu malam hari).Karena saya curiga kalau uang itu palsu, ya
saya tega-tegain saja menolak. Saya bilang nggak ada uang sebesar itu di
rekening saya.
Seorang wanita karier yang tinggal di Pondok Gede
Jaktim, bernama Ny Ria, pada detikcom, Sabtu (29/1/2005) juga pernah
dimintai tolong orang dengan modus serupa. "Orang itu minta transfernya
tidak banyak, cuma Rp 100 ribu. Tapi saya sudah curiga saja, jangan-jangan
ada apa-apa. Jadi saya bilang saja kalau di rekening saya tidak ada uang
sebanyak itu," kata ibu beranak dua ini.
Jadi,
hati-hatilah! Jangan sampai kebaikan hati Anda dibalas air
tuba.
|