Seorang lelaki necis dari Stockholm berkunjung ke desa untuk berburu bebek. Tembakan berhasil mengenai sasaran tapi jatuh di atas tanah peternak dan, buruknya, diakui peternak sebagai miliknya.
Karena keduanya ngotot, si peternak menyarankan untuk menyelesaikan pertikaian dengan cara tradisional. "Saya akan menendang selangkangan Anda sekuat mungkin, lalu setelah itu giliran Anda," jelasnya. "Yang berteriak paling kencang harus rela kehilangan bebek ini." Peternak itu pun melancarkan tendangannya hingga orang kota pingsan. Setelah bisa berdiri 20 menit kemudian, si orang kota berkata, "Giliran saya," "Tidak perlu," kata si peternak, membuang muka. "Bebek itu buat Anda saja!." http://bit.ly/6kK0A6 -- A. Yahya Sjarifuddin -----------------------| Milis Opja |-------------------------- Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau --Khalil Gibran. Foto-foto Ekslusif FGO 2004 ada di: http://www.opja.or.id/gallery Arsip Milis Opja di: http://www.opja.or.id/
