Hmm
tolong digencarkan dong HOW TO EDUCATE OUR PEOPLE TO FLY.
Bneer juga, ponsel boleh jadi keluaran terbaru, tapi masa gak sabaran sih,
belum landing sempurna udah nyalain ponsel? Lebih parah lagi pernah ada
penumpang di sebelah saya yang ponselnya tiba-tiba bunyi, padahal waktu itu
pesawat masih ada di ketinggian beberapa ribu kaki. Bisa jadi sinyal ponsel
sudah masuk, tapi pesawat belum akan landing
masih sekitar beberapa ribu kaki
aja. Dan dengan tenangnya dia menjawab panggilan masuk itu. Saya sampe
kehabisan kata-kata untuk sekedar menegur dia. Cuma mau bilang sama anaknya
kalo sang ibu sebentar lagi tiba, tapi gara-gara dia jawab panggilan masuk itu,
terus pesawat tiba-tiba ngambek??? kan gak lucu! L Berati sepanjang
penerbangan Jakarta Surabaya itu dia gak matiin ponsel. Hebat. Hebat pesawat
gak kenapa-napa.
Ayo dong orang-orang
pinter yuk
pinter
hiks. Capek.
Tania
-----Original Message-----
From: cosmopolitan- indonesia@ yahoogroups. com [mailto:cosmopolita
n-indonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of Santiwati Chua
Sent: Wednesday, July 04, 2007 3:59 PM
To: cosmopolitan- indonesia@ yahoogroups. com
Subject: [cosmo] [info]PENTING! !!!! MENGAPA HP MATI KETIKA NAIK PESAWAT.....
...
Dear all!
Mungkin semua orang tahu kalau ponsel harus dimatikan ketika kita naik
pesawat. Tetapi kenapa harus dimatikan? Apanya yang terganggu? Nah
mungkin ini banyak orang yang tidak tahu. Untuk itu mungkin email
dibawah ini bermanfaat bagi kita semuanya. Silahkan baca!
Rakyat High-Class, Tapi .....
Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat Garuda , GA 200 pada tanggal 7
Maret
2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyakarta di Bandara
Adisucipto.
Kejadian itu sungguh menyayat hati dan perasaan.
Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan
menggunakan pesawat Garuda juga. Di dalam pesawat duduk disamping saya
seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat
marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari
salah
satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat.
Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan
merupakan
tugasnya.
Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian
dia
bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri,
dimana
dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan
tugasnya
tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu
petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan mesin turbin.
Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin
turbin
ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya
turbin
tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.
Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya
tidak
salah mendengar mesin pesawat tiba-tiba mati pada saat mau mendarat.
Mudah-mudahan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang. Semoga tulisan
ini
bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian dengan
pesawat.(KOMPAS)
Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi
pake
pesawat. Tapi bodohnya gk ketulungan. Ada yang gk tau kenapa larangan
itu
dibuat, ada yang tau tapi tetap gk peduli. Orang indonesia harus selalu
belajar dengan cara yang keras.
Buat yang belum tahu, kenapa Gk boleh menyalakan Handphone di pesawat,
berikut penjelasannya:
Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar
berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru "take-off" dari Lanud
Polonia
- Medan . Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui
dengan
pasti.
Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan
menggunakan
ponsel/telpon genggam atau apapun istilahnya. Ternyata menurut sumber
informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System)
bahwa
ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan
penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi
akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat
untuk
kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang.
Contoh kasusnya antara lain:
Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off"
dari
bandara Zurich , Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh
penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal
ponsel
terhadap sistem kemudi pesawat.
Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan
pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus
meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa
dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.
Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi
setinggi
700 kaki justru ketika sedang "final approach" untuk "landing" di
bandara
Heathrow, London . Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum
mematikan
komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian,
23-9-1998).
Seperti kita tahu di Indonesia ? Begitu roda-roda pesawat menjejak
landasan,
langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan.
Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan
mereka
dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance)
terhadap kenyamanan orang lain.
Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama
menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat
ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi
dan
kemudi pesawat terbang. Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya
di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat.
Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat: Arah
terbang melenceng,Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator)
terganggu,
Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar,
Gangguan
sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan
bakar,Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan
oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas
komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course
Deviation
Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah
bersumber
dari ASRS.
Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja
ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di
landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel.
Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara
mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara
pengawas
dengan baik.
Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang
radio
melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base
Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak
35
kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa
menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja
diperkirakan
ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah
ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas
Jakarta ).(Varis/ pertamina)
Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum
adalah
juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang
tidak
peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak
tahu tata krama?
Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu
kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang
tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan
santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam
pesawat terbang.
Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar.
---------------------------------
Bored stiff? Loosen up...
Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.
[Non-text portions of this message have been removed]