Ternyata orang-orang yang sudah merantau tidak lagi mengingat 
saudara-saudaranya di daerah yang terkena bencana banjir, tanah longsor dll.
apakah mereka sudah capek kerja dari pagi hingga sore, malamnya kecapekan 
lantas tidur.
hingga hatinya sudah tidak sempat lagi merasakan apalagi mikir saudara-saudara 
mereka di ngawi, bojonegoro, lamongan, tuban dll ????
tampaknya pekerjaan dan kemacetan bener-bener menutup hati mereka.
gimana mereka bisa ngomong soal korupsi, kkn atau hal-hal buruk tentang pns...?
berkaca diri sebelum menilai orang..?
aku mengalami sendiri, pertolongan pertama dan benar-benar membantu mengurangi 
penderitaan justru  datang dari orang-orang pemerintah bukan dari orang-orang 
yang sibuk memperkaya diri.
bukannya hutan itu dibabat habis oleh orang swasta?
hingga mengakibatkan semua bencana ini?
mana hati nurani mereka?????
maaf aku menulis dalam kesedihan dengan HILANGNYA HATI NURANI KALIAN SEMUA.




[Non-text portions of this message have been removed]



================> HAPUS IKLAN DIATAS DAN FOOTER INI JIKA ME-REPLY 
<================
Posting   : [email protected]
Archive   : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
                www.mitek.unibraw.ac.id || himamitek.brawijaya.ac.id
************************************************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke