Cerita dari teman,semoga bisa menjadi pandangan...
Pada hari minggu kemaren dalam sebuah undangan resepsi pernikahan, tanpa
disangka saya bertemu seorang sahabat lama hamper 9 tahun tidak
bertemu.Cerita punya cerita dia masih kerabat dari yang punya hajat
pernikahan.Obrolan pendek pun berlangsung….
Intinya dia
mengeluhkan pekerjaan dia yang menjadi karyawan di Perusahaan Bidang
Fabrikasi Elektronik. Intinya dia merasa tersiksa dengan keadaan yang
ada,…Bekerja laksana robot kemudian mendapatkan salary diakhir
bulan…nahhh yg menghantui perasaan dia adalah ada rencana PHK besar
besaran karena perusahaan tersebut terancam tutup karena
Investornya mengalihkan pabrik nya di Negara berkembang lainnya dengan
alasan iklim investasi di Indonesia buruk dan ditambah kenyamanan investasi
yang tidak terjamin. Akhirnya obrolan kami berakhir karena sya harus pulang
dan kami pun saling memberi info no HP untuk saling komunikasi nantinya.
Dari obrolan
tersebut malamnya saya berfikir untuk berbagi di forum ini bagaimana
seharusnya kita menentukan langkah apakah kenyataan hidup sebagai
karyawan/buruh atao sebagai usahawan walau UKM tapi powerfull.
Pada dasarnya menjadi karyawan/buruh pun sangat bisa menopang kehidupan
keluarga, seperti karyawan di Instansi Pemerintahan, BUMN maupun
karyawan di perusahaan Swasta. Tapi sebagai karyawan seperti apa yg
mampu menjadi tumpuan Hidup Keluarga?OK mungkin kita termasuk yang
beruntung karena pengabdian kita sebagai karyawan membuahkan hasil
dengan salary yang bagus, fasilitas dan tunjangan untuk keluarga yang
cukup.Tapi kita tidak bisa menutup mata bahwa karyawan yg beruntung
tersebut tidaklah sebanding dengan karyawan/buruh yang tidak beruntung,
yang mana hanya mendapatkan salary yang syukur2 lebih tinggi sedikit
dari UMR atau UMP.(maaf kenyataan regulasi di Indonesia yang mengatur
hak buruh dan usahawan masih memihak kepada usahawan, akibatnya
karyawan/buruh di Indonesia selalu berada diposisi lemah dan paling
dirugikan). Sebagai contoh jika terjadi PHK missal kita hnya mampu
menuntut pesangon yg syukur2 dikabulkan oleh pihak
swasta(investor).Jikalaupun dapat pesangon sampai kapan bisa bertahan
pesangon tersebut sampai kita mendapatkan pekerjaan baru???semudah
itukah itukah kita mendapatkan pekerjaan baru di negeri ini, coba
bandingkan antara pencari kerja dengan pekerjaan yang tersedia…..Kita
bisa lihat sendiri di setiap Test masuk kerja apakah di Instansi
pemerintahan maupun swasta??Menyedihkan bukan….Nah itu bukti bahwa
Pemerintah kita gagal menyediakan lapangan kerja pagi rakyatnya….!!
Nahh dari kenyataan tersebut, mengapa kita2 baik yg tidak menyandang
gelar maupun yang bergelar ST,SKom,SH, atau SSSSSSS yang lain tidak
mengubah pola fikir dan mengubah mental dari seorang mental karyawan
atau bagi yg baru lulus dengan mimpi menjadi PNS serta memimpikan
pekerjaan di perusahaan besar diubah mentalnya menjadi Mental Usahawan
yang powerfull……??....Yahhh bisa difahami mengubah paradigm lama memang
sulit tidak semudah membalik telapak tangan….
Ok..kita
sepakat banting setir menjadi Usahawan saja…Apakah mudah membangun sutu
usaha yg mampu menjadi penopang hidup setidaknya bagi masa depan
keluarga???
JAWABANNYA TIDAK SEMUDAH YANG DIBAYANGKAN???
AKAN TETAPI LEBIH MUDAH JIKA KITA MENJALANI SECARA LANGSUNG…
Yang sulit adalah mengawali suatu usaha dimana kita selalu
dibayang-bayangi ketakutan apakah yg kita jalani ini akan bisa berhasil
atau tidak….Makanya saya selalu menekankan kesiapan mental sebelum
memutuskan untuk memilih menjadi usahawan, dan mental tidak bisa
disiapkan begitu saja tapi perlu proses dan pengalaman.
KUNCINYA KERJA KERAS DAN PANTANG MENYERAH…NEVER GIVEUP BROOO
“JIKA TIKUS DALAM GOT AJA BISA BERTAHAN HIDUP MASA KITA MANUSIA YANG
BERAKAL TIDAK BISA BERTAHAN MENGHADAPI KESULITAN YANG ADA””
Apa Mau kita disamakan sama tikus di got hehehehehehehe
Anda jangan
pernah percaya ada suatu usaha yang bisa menjadikan anda kaya raya dalam waktu
singkat…Bohong….Jika anda mempercayai hal tersebut lebih baik
pergi ke kuncen gunung kawi menjadi member Forum Pesugihan saja….
Saya Berkeinginan Menjadi Usahawan tapi bidang apa yang yang akan saya
garap???
Keluarkan segala
potensi anda, inventarisir prospek sekitar anda, perbanyak berjalan
untuk melihat situasi dan potensi pasar yang ada. Jika anda pernah hidup di
kota besar dan suatu saat anda berada di kota yang lebih kecil
niscaya naluri bisnis anda akan terusik..Mengapa???Anda akan bilang pada diri
anda betapa potensi luar bisaa terbantang disini,…kayaknya usaha
apa saja bisa berjalan disini….Nahh disini anda sebenarnya naluri bisnis anda
mulai terasah..heheheh walau baru sekian persen …..
Saya sudah mendapatkan bidang usaha apa yang akan saya garap, tapi saya
tidak punya modal…Gimana saya mesti memulai usaha saya tersebut….
Anda sudah punya modall…..modal utama anda adalah Tekat bulat dan mental untuk
memulai usaha….Kepercayaan dan
Kolega/mitra (ingat Bisnis adalah kepercayaan).
Dalam suatu bisnis banyak cara yang ditempuh untuk First actions bisnis
kita, bisa dari hal yang sederhana atau dengan modal pas pas an,
menggunakan modal orang lain dengan system profit sharing ( tapi yang
satu ini berpotensi sulit bagi2 profitnya apalagi profit cecehan/potensi
konflik lebih tinggi), dan masih banyak cara lainnya.
Contohnya sangat sederhana begini misalnya saya ingin bisnis counter
HP/jualan pulsa, dan modal saya hanya satu juta rupiah apakah bisa saya
realisasikan bisnis counter HP tersebut?? Sangat bisa….Nahhh kembali
menggali potensi diri anda..mulai dari yang sederhana uang satu juta
nihhh hari gini bisa untuk apa????
Buat diri anda menjadi Trade Mark bagi usaha anda…buat lingkungan
anda,kantor anda, temen2 anda tau bahwa jika butuh pulsa, anda bisa
menyediakan, jika butuh aksisoris hp anda bisa memberikan dan jika perlu
contain hp anda bisa mendownloadkan dan lain sebagainya. Dengan
sendirinya bisnis anda akan berjalan dan relasi anda semakin
bertambah….dengan kondisi seperti ini apakah impian anda membuka kios
Counter HP tidak bisa terealisasi??? Coba Tanya dengan jujur dengan diri anda..
Nahhh sebenarnya apa yang saya tulis disini baru 10 persen dari apa yang ingin
saya bagi..yang pasti Anda jangan pernah melihat Kisah Sukses
seseorang tapi lebih anda lebih baik dikisahkan sebagai usahawan
sukses…So fahamilah bahwa kesuksesan tersebut tidak diraih dengan begitu saja
tapi perlu proses dan terkadang pahit terasa……
Dilain waktu saya ingin berbagi bagaimana membangun usaha UKM
lainnya,membangun relasi bisnis, dan mengembangkan Usaha yang telah
ada….
Kerja keras anda Insya allah berbuah manis….”Allah tidak akan merubah
nasib umatnya jika bukan umatnya sendiri yang merubahnya….” Syukuri
segala hasil jerih payah anda walau masih sangat kecil…”Bersyukur
merupakan salah satu bentuk control bisnis kita sehingga tetap berada di rell
tujan bisnis itu sendiri, dan kita tidak menjadi kufur nikmat.
Demikian dulu semoga bermanfaat….dilain waktu saya ingin berbagi lebih
dalam lagi….betapa peluang usaha sangat luar bisaa bisa dikembangkan…..