thanks for the great thought, it's motivated

saya menemukan beberapa orang dengan bermacam kondisi seputar pekerjaan.
ada pekerja dengan posisi manager, diphk karena ada kesalahan yang menurut
tempat dia bekerja itu salah. tapi dia mendapat reward atas pengabdiaannya
yang lama ditempat tersebut. dan reward itu luar biasa banyak (menurutku
:D). langsung membeli mobil dan dengan gaya hidup lebih dari biasanya.
mungkin dia berpikir mudahlah cari kerja secara dia bekas manager, tapi dia
lupa bahwa umur, motivasi, gengsi dan faktor x yang tidak diperhitungkannya.
2 tahu lebih, pekerjaan tak kunjung di dapat, ada tetangganya menawarkan
pekerjaan (yang bagi tetangganya cuku besar hasilnya) dia tolak dengan
alasan cuman dapat 'receh'.
sebenarnya dia di lingkungan dan paguyuban yang mana banyak pengusaha  di
dalamnya, dia sempat ditawari usaha dan dibantu. baru berjalan 2 kali dan
belum berhasil (belum sesuai target), menyerah. dengan alasan tidak cocok
untuk jadi pengusaha. :(
pada kenyataannya kondisinya sudah cukup untuk orang menganggap dia tidak
bertanggung jawab terhadap istri dan anak2nya secara sudah lama kehidupannya
adalah hasil subsidi dari mertuanya. tapi terlihat tak ada semangat (nekat)
untuk bekerja mencari nafkah dan menghidupi keluarganya.

pelajaran apa yang bisa diambil?
- ternyata mempunyai niat/motivasi/semangat yang kuatpun tidak mudah, meski
kondisi sudah memaksa
- ternyata usaha yang dijalani (ada modal & jalan) dengan
niat/motivasi/semangat yang tidak kuat tidak dapat membuahkan hasil kecuali
putus asa
- ternyata gengsi tidak dapat membuat kita berhasil akan sesuatu yang kita
ingin/usahakan

ini sekelumit cerita dan pelajaran yang saya dapat
saat ini saya menjadi seorang pekerja/karyawan yang sering mengeluh
namun di sisi lain belum mampu menumbuhkan
 - semangat / niat / motivasi yang kuat dalam diri
 - ide / gagasan yang mendukung niat

saya masih belajar dan banyak belajar..... semoga Allah SWT mudahkan jalan
kita.... amiin

2010/2/24 Baja Indra <[email protected]>

>
>
> Cerita dari teman,semoga bisa menjadi pandangan...
>
> Pada hari minggu kemaren dalam sebuah undangan resepsi pernikahan, tanpa
> disangka saya bertemu seorang sahabat lama hamper 9 tahun tidak
> bertemu.Cerita punya cerita dia masih kerabat dari yang punya hajat
> pernikahan.Obrolan pendek pun berlangsung….
>
> Intinya dia
> mengeluhkan pekerjaan dia yang menjadi karyawan di Perusahaan Bidang
> Fabrikasi Elektronik. Intinya dia merasa tersiksa dengan keadaan yang
> ada,…Bekerja laksana robot kemudian mendapatkan salary diakhir
> bulan…nahhh yg menghantui perasaan dia adalah ada rencana PHK besar
> besaran karena perusahaan tersebut terancam tutup karena
> Investornya mengalihkan pabrik nya di Negara berkembang lainnya dengan
> alasan iklim investasi di Indonesia buruk dan ditambah kenyamanan investasi
> yang tidak terjamin. Akhirnya obrolan kami berakhir karena sya harus pulang
> dan kami pun saling memberi info no HP untuk saling komunikasi nantinya.
>
> Dari obrolan
> tersebut malamnya saya berfikir untuk berbagi di forum ini bagaimana
> seharusnya kita menentukan langkah apakah kenyataan hidup sebagai
> karyawan/buruh atao sebagai usahawan walau UKM tapi powerfull.
>
> Pada dasarnya menjadi karyawan/buruh pun sangat bisa menopang kehidupan
> keluarga, seperti karyawan di Instansi Pemerintahan, BUMN maupun
> karyawan di perusahaan Swasta. Tapi sebagai karyawan seperti apa yg
> mampu menjadi tumpuan Hidup Keluarga?OK mungkin kita termasuk yang
> beruntung karena pengabdian kita sebagai karyawan membuahkan hasil
> dengan salary yang bagus, fasilitas dan tunjangan untuk keluarga yang
> cukup.Tapi kita tidak bisa menutup mata bahwa karyawan yg beruntung
> tersebut tidaklah sebanding dengan karyawan/buruh yang tidak beruntung,
> yang mana hanya mendapatkan salary yang syukur2 lebih tinggi sedikit
> dari UMR atau UMP.(maaf kenyataan regulasi di Indonesia yang mengatur
> hak buruh dan usahawan masih memihak kepada usahawan, akibatnya
> karyawan/buruh di Indonesia selalu berada diposisi lemah dan paling
> dirugikan). Sebagai contoh jika terjadi PHK missal kita hnya mampu
> menuntut pesangon yg syukur2 dikabulkan oleh pihak
> swasta(investor).Jikalaupun dapat pesangon sampai kapan bisa bertahan
> pesangon tersebut sampai kita mendapatkan pekerjaan baru???semudah
> itukah itukah kita mendapatkan pekerjaan baru di negeri ini, coba
> bandingkan antara pencari kerja dengan pekerjaan yang tersedia…..Kita
> bisa lihat sendiri di setiap Test masuk kerja apakah di Instansi
> pemerintahan maupun swasta??Menyedihkan bukan….Nah itu bukti bahwa
> Pemerintah kita gagal menyediakan lapangan kerja pagi rakyatnya….!!
>
> Nahh dari kenyataan tersebut, mengapa kita2 baik yg tidak menyandang
> gelar maupun yang bergelar ST,SKom,SH, atau SSSSSSS yang lain tidak
> mengubah pola fikir dan mengubah mental dari seorang mental karyawan
> atau bagi yg baru lulus dengan mimpi menjadi PNS serta memimpikan
> pekerjaan di perusahaan besar diubah mentalnya menjadi Mental Usahawan
> yang powerfull……??....Yahhh bisa difahami mengubah paradigm lama memang
> sulit tidak semudah membalik telapak tangan….
>
> Ok..kita
> sepakat banting setir menjadi Usahawan saja…Apakah mudah membangun sutu
> usaha yg mampu menjadi penopang hidup setidaknya bagi masa depan
> keluarga???
>
> JAWABANNYA TIDAK SEMUDAH YANG DIBAYANGKAN???
> AKAN TETAPI LEBIH MUDAH JIKA KITA MENJALANI SECARA LANGSUNG…
>
> Yang sulit adalah mengawali suatu usaha dimana kita selalu
> dibayang-bayangi ketakutan apakah yg kita jalani ini akan bisa berhasil
> atau tidak….Makanya saya selalu menekankan kesiapan mental sebelum
> memutuskan untuk memilih menjadi usahawan, dan mental tidak bisa
> disiapkan begitu saja tapi perlu proses dan pengalaman.
>
> KUNCINYA KERJA KERAS DAN PANTANG MENYERAH…NEVER GIVEUP BROOO
> “JIKA TIKUS DALAM GOT AJA BISA BERTAHAN HIDUP MASA KITA MANUSIA YANG
> BERAKAL TIDAK BISA BERTAHAN MENGHADAPI KESULITAN YANG ADA””
> Apa Mau kita disamakan sama tikus di got hehehehehehehe
>
> Anda jangan
> pernah percaya ada suatu usaha yang bisa menjadikan anda kaya raya dalam
> waktu singkat…Bohong….Jika anda mempercayai hal tersebut lebih baik
> pergi ke kuncen gunung kawi menjadi member Forum Pesugihan saja….
>
> Saya Berkeinginan Menjadi Usahawan tapi bidang apa yang yang akan saya
> garap???
> Keluarkan segala
> potensi anda, inventarisir prospek sekitar anda, perbanyak berjalan
> untuk melihat situasi dan potensi pasar yang ada. Jika anda pernah hidup di
> kota besar dan suatu saat anda berada di kota yang lebih kecil
> niscaya naluri bisnis anda akan terusik..Mengapa???Anda akan bilang pada
> diri anda betapa potensi luar bisaa terbantang disini,…kayaknya usaha
> apa saja bisa berjalan disini….Nahh disini anda sebenarnya naluri bisnis
> anda mulai terasah..heheheh walau baru sekian persen …..
>
> Saya sudah mendapatkan bidang usaha apa yang akan saya garap, tapi saya
> tidak punya modal…Gimana saya mesti memulai usaha saya tersebut….
>
> Anda sudah punya modall…..modal utama anda adalah Tekat bulat dan mental
> untuk memulai usaha….Kepercayaan dan
> Kolega/mitra (ingat Bisnis adalah kepercayaan).
> Dalam suatu bisnis banyak cara yang ditempuh untuk First actions bisnis
> kita, bisa dari hal yang sederhana atau dengan modal pas pas an,
> menggunakan modal orang lain dengan system profit sharing ( tapi yang
> satu ini berpotensi sulit bagi2 profitnya apalagi profit cecehan/potensi
> konflik lebih tinggi), dan masih banyak cara lainnya.
> Contohnya sangat sederhana begini misalnya saya ingin bisnis counter
> HP/jualan pulsa, dan modal saya hanya satu juta rupiah apakah bisa saya
> realisasikan bisnis counter HP tersebut?? Sangat bisa….Nahhh kembali
> menggali potensi diri anda..mulai dari yang sederhana uang satu juta
> nihhh hari gini bisa untuk apa????
> Buat diri anda menjadi Trade Mark bagi usaha anda…buat lingkungan
> anda,kantor anda, temen2 anda tau bahwa jika butuh pulsa, anda bisa
> menyediakan, jika butuh aksisoris hp anda bisa memberikan dan jika perlu
> contain hp anda bisa mendownloadkan dan lain sebagainya. Dengan
> sendirinya bisnis anda akan berjalan dan relasi anda semakin
> bertambah….dengan kondisi seperti ini apakah impian anda membuka kios
> Counter HP tidak bisa terealisasi??? Coba Tanya dengan jujur dengan diri
> anda..
> Nahhh sebenarnya apa yang saya tulis disini baru 10 persen dari apa yang
> ingin saya bagi..yang pasti Anda jangan pernah melihat Kisah Sukses
> seseorang tapi lebih anda lebih baik dikisahkan sebagai usahawan
> sukses…So fahamilah bahwa kesuksesan tersebut tidak diraih dengan begitu
> saja tapi perlu proses dan terkadang pahit terasa……
> Dilain waktu saya ingin berbagi bagaimana membangun usaha UKM
> lainnya,membangun relasi bisnis, dan mengembangkan Usaha yang telah
> ada….
> Kerja keras anda Insya allah berbuah manis….”Allah tidak akan merubah
> nasib umatnya jika bukan umatnya sendiri yang merubahnya….” Syukuri
> segala hasil jerih payah anda walau masih sangat kecil…”Bersyukur
> merupakan salah satu bentuk control bisnis kita sehingga tetap berada di
> rell tujan bisnis itu sendiri, dan kita tidak menjadi kufur nikmat.
> Demikian dulu semoga bermanfaat….dilain waktu saya ingin berbagi lebih
> dalam lagi….betapa peluang usaha sangat luar bisaa bisa dikembangkan…..
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

================> HAPUS IKLAN DIATAS DAN FOOTER INI JIKA ME-REPLY 
<================
Posting   : [email protected]
Archive   : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
                www.mitek.unibraw.ac.id || himamitek.brawijaya.ac.id
************************************************************************************Yahoo!
 Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke