Indonesia mendapat 2 emas 3 perunggu dalam IPhO 36,
Salamanca, Spanyol.

Setelah berjuang selama lima hari penuh, Tim 
Olimpiade Fisika Indonesia akhirnya berhasil 
meraih dua medali emas dan tiga medali perunggu 
dalam Olimpiade Fisika Internasional (OFI) ke-36 
yang berlangsung pada tanggal 3-12 Juli 2005 di 
Salamanca, Spanyol. Berikut ini catatan 
Yohannes Surya, pembina TOFI dan pemimpin 
TOFI 2005 dari Salamanca, Spanyol.

OFI adalah pertandingan fisika antarpelajar terbaik 
seluruh dunia. Tahun ini, 340 peserta dari 77 
negara berpartisipasi dalam pertandingan fisika 
yang sangat bergengsi ini dan merupakan 
olimpiade terbesar yang pernah diselenggarakan. 
Dari sekian banyak pesaing itu, Tim Olimpiade 
Fisika Indonesia (TOFI) berhasil meraih dua medali 
emas dan tiga medali perunggu. Mereka yang 
berhasil menyumbangkan medali emas bagi 
Indonesia itu adalah Andika Putra (SMA Sutomo 1 
Medan, meraih 48,3 poin dari maksimum 50 poin) 
dan Ali Sucipto (SMA Xaverius 1 Palembang 
meraih 46,8 poin). Sedangkan medali perunggu 
masing-masing disumbangkan oleh Purnawirman 
(SMAN 1 Pekanbaru, meraih 40,1 poin), Ario 
Prabowo (SMA Taruna Nusantara Magelang, 
meraih 33,4 poin), dan Michael Ardian (SMA 
Regina Pacis Bogor, meraih 33,2 poin).

OFI kali ini mempertandingkan tiga soal teori dan 
satu soal eksperimen. Masing-masing soal teori 
bernilai 10 poin, sedangkan soal eksperimen 
bernilai 20 poin. Jadi total nilai maksimum yang 
dapat diperoleh setiap siswa adalah 50 poin. 
Mereka yang mendapat nilai 45 poin mendapat 
medali emas, 41 poin mendapatkan perak, 33 poin 
untuk perunggu dan 21 poin mendapatkan 
honorable mention.

Soal teori pertama tentang perubahan orbit satelit 
akibat salah menembakkan semburan gas. Soal 
kedua tentang penentuan ukuran hambatan listrik 
dan arus listrik standar memakai metode hukum 
Faraday. Soal ketiga merupakan hasil penelitian 
eksperimen terbaru para fisikawan Prancis dari 
Grenoble pada 2002, yang menemukan bahwa 
gerak neutron, yaitu sebuah partikel netral tidak 
bermuatan dalam medan gravitasi, ternyata 
terkuantisasi. Ada lima orang dari seluruh dunia 
yang mampu mendapatkan nilai teori sempurna 30 
poin. Andika Putra dari Indonesia berhasil meraih 
29,6 poin. Ia hanya meleset sedikit akibat 
kesalahan kecil pada perhitungan rumus 
pertidaksamaan ketidakpastian Heisenberg. Ali 
Sucipto berhasil meraih 26,3 poin, Purnawirman 
22,3, Michael Ardian 17,3, dan Aryo Prabowo 
17,2. 

Pada fisika eksperimen, para peserta diminta 
melakukan eksperimen untuk menghitung 
konstanta Planck dengan menggunakan lampu 
pijar halogen sebagai sumber cahaya, light 
dependent resistor (LDR) sebagai detektor, dan 
larutan tembaga sulfat sebagai absorber kimia. 
Soal ini juga unik karena menggunakan komponen 
yang cukup murah dan menggabungkan beberapa 
topik fisika yang umum, yaitu black body radiation, 
fotokonduktivitas pada semikonduktor, 
spektrofotometri, efek Joule heating, dan teori 
dasar rangkaian listrik. Satu siswa dari Singapura 
meraih nilai sempurna 20 poin. Ali Sucipto mampu 
meraih 19,3 poin, Andika 18,7 poin, Purnawirman 
17,3 poin, Ario 15,7 poin, dan Michael 15,9 poin.

Prestasi Tim Indonesia lebih baik daripada prestasi 
tahun lalu di Korea, yakni ketika Indonesia meraih 
1 medali emas, 1 perak, 2 perunggu, dan 1 
honorable mention. Dari perolehan medali emas, 
prestasi tim Indonesia ini lebih baik daripada tim 
Australia, Amerika Serikat, Vietnam, dan Jerman, 
yang masing-masing meraih 1 emas, Israel (2 
perak saja), dan sejajar dengan Iran (2 emas), 
Korea (2 emas), India (2 emas), tapi masih kalah 
dari tim Cina (5 emas), Taiwan (5 emas), Rusia (4 
emas), dan Hungaria (3 emas). 

Tabel 1 menunjukkan peringkat 10 pelajar terbaik 
dunia yang meraih medali emas dalam OFI ke-36 
Spanyol

Gabor Halasz - Hungaria - 49,5 pt
Lin Ying Hsuan - Taiwan - 49,5 pt
Lin Han Hsuan - Taiwan - 49,3 pt
Ruslan Akhunzyanov - Rusia - 48,8 pt
Dai Ming Jie - China - 48,8 pt
Li Han Han - China - 48,7 pt
Andika Putra - Indonesia - 48,3 pt
Evgeny Mosgunov - Rusia - 47,9 pt
Azar Eyvazov - Azerbaijan - 47,7 pt
Roshan Tovrani - Iran - 47,8 pt

Dikutip dari Bullletin Board TOFI
(Tim Olympiade Fisika Indonesia)




Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan 
penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION *** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke