Teman2 yg baik, saya ingin share pengalaman ttg apa yang sebaiknya kita lakukan jika pada awal wawancara kita diminta untuk mengisi aplikasi lamaran yang beirisikan 'gaji yang
diminta'? Apakah sebaiknya kita mencantumkan angka, atau dibiarkan kosong saja ?
Bahkan ada yang diminta untuk mencantumkan gaji yang diminta pada
surat lamaran. Untuk hal ini, apakah sebaiknya di cantumkan atau tidak ?
diminta'? Apakah sebaiknya kita mencantumkan angka, atau dibiarkan kosong saja ?
Bahkan ada yang diminta untuk mencantumkan gaji yang diminta pada
surat lamaran. Untuk hal ini, apakah sebaiknya di cantumkan atau tidak ?
Semoga berguna bagi2 teman2 sekalian.
Cheers
Nora
NEGOISASI GAJI
> Suatu saat, anda sudah berhasil melewati beberapa tahapan wawancara
di suatu perusahaan. Sang manajer terlihat antusias dan tertarik untuk
merekrut anda. Kemudian dia melontarkan pertanyaan, "Berapa gaji yang
anda inginkan ?". Jika tidak mempersiapkan diri untuk pertanyaan ini,
pastilah anda bingung, harus menjawab apa.
>
> Negoisasi gaji merupakan salah satu bagian tersulit dalam mendapatkan
> pekerjaan yang diinginkan. Jika anda menyebutkan angka yang terlalu
tinggi, perusahaan mungkin akan mengurungkan niatnya merekrut anda.
Sebaliknya, jika jumlah yang diminta terlalu rendah, anda diterima,
namun gaji yang didapatkan dibawah standar yang seharusnya dibayarkan
perusahaan tersebut. Setelah bekerja selama beberapa waktu, ternyata
anda mengetahui fakta tersebut, pastilah anda akan merasa kecewa. Dan
satu lagi yang patut diketahui, meminta kenaikan gaji, walaupun
mungkin, bukanlah proses yang mudah. untuk "memenangkan" negosisasi gaji pada saat interview, ikuti petunjuk berikut :
* PERATURAN NO. 1 : Dapatkan Informasi
Sebelum wawancara,manfaatkan networking anda. Anda bisa mendapatkan informasi dari teman atau senior anda yang bekerja di perusahaan
tersebut/industri serupa, terutama untuk divisi atau posisi yang sama.Sumber lain adalah internet atau tabloid yang memuat mengenai survey/informasi gaji.
* PERATURAN NO. 2 : Mendengarkan
Di awal wawancara, jangan pernah langsung menyebutkan berapa gaji
yang anda inginkan. Semakin lama anda "menunda", maka semakin banyak
informasi yang bisa didapatkan untuk "memenangkan" negoisasi gaji.
Langkah awal, pada saat wawacara, anda sebaiknya "mencari tahu" dari
sang pewawancara, ada berapa banyak kandidat untuk posisi tersebut,
dan telah berapa lama lowongan tersebut dibuka. Jika lowongan tersebut telah dibuka dalam waktu yang lama, ada kemungkinan perusahaan kesulitan untuk mendapatkan kandidat yang memenuhi kualifikasi. Jika anda high qualified, mungkin anda bisa mendaptkan nominal yang dinginkan.
* PERATURAN KE 3 : Berlatih
Anda boleh menyebutkan sejumlah angka pada saat bernegoisasi. Tetapi jangan terlalu tinggi dari standar gaji yang berlaku untuk industri/perusahaan tersebut. Jika ini terjadi, pewawancara malah
menganggap anda tidak serius. Ini berarti anda kehilangan kesempatan.
Jika anda menginginkan sejumlah nominal yang tinggi untuk gaji anda,
katakanlah sejumlah gaji pada top range, tunjukkah bahwa kualifikasi
anda memang pantas untuk itu. Sebelum hari wawancara, anda bisa
mempersiapkan "pidato" selama 1-2 menit yang mendeskripsikan apa yang anda bisa berikan untuk
perusahaan jika anda diterima bekerja di tempat tersebut.
Satu hal yang harus dingat, pada saat perusahaan memberikan
penawaran, anda tidak harus memberikan jawaban saat itu juga. Anda
bisa minta waktu untuk mempertimbangkan semuanya dalam mengambil
keputusan. Jika tawaran perusahaan lebih rendah dari yang anda
harapkan, anda bisa saja menolak. Apalagi pada saat bersamaan, ada
tawaran yang lebih menggiurkan dari perusahan lain. Namun, ada hal
lain yang patut dipertimbangkan, apakah posisi yang ditawarkan
nerupakan langkah strategis untuk perkembangan karir anda.
BEBERAPA SITUASI DALAM NEGOSISASI GAJI
1. Perusahaan melakukan "secreening phobe call"
Yang harus anda lakukan adalah bertanya dengan sopan mengenai
kisaran gaji untuk posisi tersebut. Jika si penelpon tidak memberikan informasi untuk hal tersebut, anda sebaiknya merespon dengan mengatakan, "Berdasarkan informasi yang saya dapatkan mengenai standar gaji untuk industri ini, mencakup gaji pokok, lembur, training, dan fasilitas yang ada, asuransi kesehatan, biaya
perjalanan, jenjang karir, bonus, komisi, dan jenis profit sharing
lainnya, gaji yang saya inginkan berkisar Rp xxx,- sampai dengan Rp
yyy,- (berikan kisaran yang luas). Saya bersedia datang untuk
wawancara pada hari X jam Y. Apakah Bapak/ibu bersedia mempertimbangkan ?.
2. Jika pewawancara mengajukan pertanyaan mengenai gaji pada saat
awal wawancara, anda punya 3 pilihan :
> 1.. Berusaha menunda negoisasi dengan mengatakan, "Saya melamar untuk posisi ini karena sangat tertarik akan bidang ini dan perusahaan anda. Tetapi saya rasa saya baru bisa membahas masalah gaji dengan anda setelah kita berdua "yakin" bahwa saya memang memenuhi kualifikasi untuk posisi ini."
> 2.. Memberikan respon yang tidak spesifik dengan mengatakan, "Selama saya dibayar sesuai standar perusahaan anda dan tanggung jawab yang harus saya penuhi untuk posisi ini, saya rasa tidak ada masalah."
> 3.. "Membalikkan" pertanyaan kepada pewawancara.
penawaran, anda tidak harus memberikan jawaban saat itu juga. Anda
bisa minta waktu untuk mempertimbangkan semuanya dalam mengambil
keputusan. Jika tawaran perusahaan lebih rendah dari yang anda
harapkan, anda bisa saja menolak. Apalagi pada saat bersamaan, ada
tawaran yang lebih menggiurkan dari perusahan lain. Namun, ada hal
lain yang patut dipertimbangkan, apakah posisi yang ditawarkan
nerupakan langkah strategis untuk perkembangan karir anda.
BEBERAPA SITUASI DALAM NEGOSISASI GAJI
1. Perusahaan melakukan "secreening phobe call"
Yang harus anda lakukan adalah bertanya dengan sopan mengenai
kisaran gaji untuk posisi tersebut. Jika si penelpon tidak memberikan informasi untuk hal tersebut, anda sebaiknya merespon dengan mengatakan, "Berdasarkan informasi yang saya dapatkan mengenai standar gaji untuk industri ini, mencakup gaji pokok, lembur, training, dan fasilitas yang ada, asuransi kesehatan, biaya
perjalanan, jenjang karir, bonus, komisi, dan jenis profit sharing
lainnya, gaji yang saya inginkan berkisar Rp xxx,- sampai dengan Rp
yyy,- (berikan kisaran yang luas). Saya bersedia datang untuk
wawancara pada hari X jam Y. Apakah Bapak/ibu bersedia mempertimbangkan ?.
2. Jika pewawancara mengajukan pertanyaan mengenai gaji pada saat
awal wawancara, anda punya 3 pilihan :
> 1.. Berusaha menunda negoisasi dengan mengatakan, "Saya melamar untuk posisi ini karena sangat tertarik akan bidang ini dan perusahaan anda. Tetapi saya rasa saya baru bisa membahas masalah gaji dengan anda setelah kita berdua "yakin" bahwa saya memang memenuhi kualifikasi untuk posisi ini."
> 2.. Memberikan respon yang tidak spesifik dengan mengatakan, "Selama saya dibayar sesuai standar perusahaan anda dan tanggung jawab yang harus saya penuhi untuk posisi ini, saya rasa tidak ada masalah."
> 3.. "Membalikkan" pertanyaan kepada pewawancara.
Jika pewawancara melontarkan pertanyaan di awal wawancara , "Jika anda diterima bekerja di sini, berapa gaji yang anda inginkan ?". Maka anda bisa menjawab seperti ini, "Saya sangat tertarik untuk berkerja di sini, menjadi bagian dari perusahaan ini. Tetapi sebelumnya saya ingin mengetahui, untuk kualifikasi kandidat dengan latar pendidikan dan keahlian seperti saya, berapakah standar gaji di perusahaan ini ?".
3. Negoisasi gaji di pertengahan wawancara
> 1.. Perusahaan menawarkan gaji dalam kisaran yang sesuai/bisa anda
terima. Pewawancara mengatakan, "Gaji untuk posisi ini berkisar dari
Rp xxx,- sampai dengan Rp yyy,- Apakah anda bersedia menerima tawaran ini ?. Yang harus anda katakan, "Saya sangat menghargai tawaran ini. Saya sangat tertarik untuk mengaplikasikan yang telah saya pelajari selama kuliah di perusahaan ini. Jumlah yang anda sebutkan tadi adalah yang seperti saya harapkan untuk gaji pokok, ditambah dengan beberapa aspek lainnya seperti asuransi, uang lembur, dan fasilitas lainnya.
> 2.. Anda hanya tertarik pada top range dari gaji yang di tawarkan.
Yang harus anda katakan, "Terimakasih atas tawaran anda untuk
bergabung dengan perusahaan ini. Saya yakin berbagai keahlian yang
saya miliki merupakan benefit bagi perusahaan ini. Berdasarkan apa
yang saya ketahui mengenai standar gaji dan penawaran dari perusahaan lain, saya harus mengatakan bahwa saya hanya bisa mengatakan "ya" untuk kisaran atas dari jumlah yang Bapak/Ibu sebutkan tadi.
> 3.. Jika anda sama sekali tidak tertarik dengan gaji yang ditawarkan.
Yang harus anda katakan, "Terimakasih atas tawaran Bapak/Ibu untuk
bergabung dengan perusahaan ini. Saya sangat tertarik untuk
mengaplikasikan yang telah saya pelajari selama kuliah di perusahaan
ini. Namun ada beberapa perusahaan lain yang juga memberikan tawaran
kepada saya, untuk posisi yang sama dan gaji yang lebih tinggi. Tentu saja, uang bukan faktor penentu utama, saya juga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti training, jenjang karir,dan sebagainya.
> 4.. Pewawancara tidak menyebutkan jumlah kisaran gaji. Yang harus
anda katakan, "Dari apa yang saya ketahui, berdasarkan standar
industri, gaji pokok untuk posisi ini adalah sebesar Rp xxx. Dan
berdasarkan pendidikan dan keahlian yang saya miliki, saya
mengharapkan gaji pada middle range, katakanlah Rp yyy. Bagaimana
menurut Bapak/Ibu ?".
> 5. Jika pewawancara memberikan penawaran di akhir wawancara. Ini
berarti pewawancara sangat tertarik untuk merekrut anda. Yang harus
anda katakan, "Saya siap untuk menerima penawaran terbaik dari
perusahaan ini." Dan jika gaji ditawarkan memang seperti apa yang anda inginkan, katakan, "Hal terpenting bagi saya adalah kesempatan untuk bergabung di perusahaan ini, dan saya yakin gaji yang ditawarkan sangat kompetitif."
= Petunjuk untuk "FRESH GRADUATES" =
> 1.. Perusahaan memilih anda karena kualifikasi yang dimiliki, bukan gaji yang anda sebutkan. Perusahaan menerima anda bekerja adalah untuk meningkatkan profit mereka.
> 2.. Dalam wawancara, anda harus meyakinkan bahwa anda mampu
mengerjakan tugas/tanggung jawab untuk posisi tersebut. Jika tidak,
mereka tidak akan memberikan penawaran apapun bagi anda.
> 3.. Jika anda belum memiliki pengalaman kerja, ingat akan kualitas
anda yaitu pendidikan dan keahlian. Dua hal itulah yang akan membuat
anda sukses di dunia kerja.
> 4.. Apa yang membuat perusahaan memutuskan menerima anda ?. 95% nya berdasarkan kepribadian, antusiasme, dan keahlian anda. 5% nya
adalah karena keahlian khusus yang anda miliki.
> PERATURAN NO. 4 : Jika Penawaran Resmi Telah Dibuat
Jika penawaran resmi telah dibuat, ajukan pertanyaan sebagai berikut :
> a.. Apakah ada kesempatan promosi untuk posisi ini ?. Untuk posisi
atau level apa ?.
> b.. Kapan dan bagaimanakah penilaian kinerja pegawai untuk posisi ini ?.
> c.. Apakah penilaian tersebut termasuk untuk review gaji ?.
> d.. Seperti apakah peningkatan gaji yang ditawarkan untuk 3-5 tahun mendatang ?.
> e.. PASTIKAN BAHWA PENAWARAN GAJI TELAH MENCAKUP KESELURUHAN DAN
DALAM BENTUK TERTULIS.
> f.. PASTIKAN ANDA TELAH MENGEVALUASI KESELURUHAN KOMPENSASI YANG
> DITAWARKAN, BUKAN HANYA GAJI.
Selain gaji, biasanya perusahaan juga memberikan kompensasi dalam
bentuk :
> a.. Asuransi kesehatan (dengan atau tanpa mencakup perawatan gigi & mata) .Walaupun perusahaan tidak meng-cover semua biaya, fasilitas
ini akan membuat anda membayar lebih murah.
> b.. Asuransi jiwa.
> c.. Asuransi kecelakaan, terutama untuk pegawai yang sering
bepergian/ jenis pekerjaan dengan risiko tinggi.
> d.. Peningkatan gaji untuk 3-5 tahun pertama. Apakah hanya
peningkatan pertahun ?. Atau ada peningkatan gaji/pemberian bonus
berdasarkan prestasi kinerja ?.
> e.. Fasilitas cuti.
> f.. Biaya pensiun (berlaku untuk perusahaan tertentu).
> g.. Profit sharing.
> h.. Stock option. Beberapa perusahaan menerapkan sistem pembagian
saham kepada karyawan.
> i.. Training atau pendidikan tertentu.
> j.. Uang lembur & transportasi.
> k.. Fasilitas kredit kendaraan/rumah.
>
> PERATURAN NO. 5 : Hal lain yang harus diperhatikan
> a.. Ucapkan terimakasih atas penawaran yang diberikan.
> b.. Jangan langsung bernegoisasi pada saat pewawancara menyebutkan
> penawaran. Mintalah waktu untuk mempertimbangkan kompensasi secara
> keseluruhan, bukan hanya gaji.
> c.. Pada saat bernegoisasi, jangan katakan, "Saya meminta ". Yang
> terbaik anda harus mengatakan, "Saya mengharapkan..,".
> d.. Terkadang gaji yang ditawarkan mungkin lebih rendah dari yang
anda inginkan. Sebelum meng-iya-kan atau menolak, pertimbangkanlah
faktor lain seperti reputasi perusahaan, budaya perusahaan, suasana
kerja, macam asuransi yang ada, training dan pendidikan, dan sebagainya.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION ***
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "mm-ugm" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
