Pak Joko dan rekan 2x alumni yang terhormat,

Kadang muncul anggapan bahwa apabila kita gagal dalam suatu rangkain
test kerja, lantas kita mengganggap kita gagal atau lebih parah
mengganggap diri kita "tidak cerdas". Saya kira tidak demikian. Bisa
jadi kemampuan dan karakteristik pribadi kita - tidak cocok dengan
persyaratan/sifat pekerjaan yang ditawarkan. Ingatlah prinsip right man
on right place. Atau mungkin, pelamar lain jauh lebih baik dari kita -
sehingga sudah lumrah bila kandidat lain yang terpilih. Jangan lekas
putus asa. Tetap optimis, kata Penghuni terakhir 3 - pantang menyerah
dan tetap semangat.

Situasi seperti ini kadang memberikan kesempatan kepada kita untuk
melakukan evaluasi diri, apa yang menjadi keunggulan dan kelemahan kita
dan yang lebih penting menemukan jalan keluar atas masalah tersebut.

Saya berpendapat pembekalan terhadap rekan-rekan mahasiswa yang akan
memasuki dunia kerja perlu diberikan. Bisa saja kita meminta lembaga MM
UGM - career service department mengundang profresional perusahaan
recruitment untuk memberikan tips "sukses memasuki dunia kerja". Lembaga
MM UGM merupakan lembaga yang cukup disegani sehingga mengundang
professional recruitment service seperti - Elein Rachman "EXPERD"
(alumni UI dan saat ini masih mengajar pada program pasca sarjana
fakultas psikologi UI), Kemal Stamboel (dulu pernah menjadi diundang
sebagai dosen tamu MM UGM) kemungkinan besar akan diperhatikan - cmiw.
Atau dari kalangan alumni UGM sendiri saya kira cukup banyak yang
berkecimpung dalam recruitment company.

Kita perlu sedikit membuka wawasan pikiran kita, di tengah era global
seperti sekarang, kesempatan kerja di luar negeri baik di kawasan Asia
Tenggara dan Asia Pasifik seperti Fiji, Caledonia Baru, New Zaeland,
Australia (saat ini Australia sedang membutuhkan banyak accountant),
Qatar dan kawasan timur tengah lainnya yang memberikan pembebasan pajak,
atau kawasan Afrika Utara seperti Marocco, Mauritania, Al Jazair yang
terkenal dengan gaya mediteraniannya sehingga cukup indah dan nyaman
tinggal di sana bisa dijadikan pertimbangan. 

Kegiatan career day sejogjanya tetap dilaksanakan secara teratur dan
rutin yang bisa memberikan kesempatan lebih luas kepada alumni UGM pada
umumnya dan alumni MM UGM pada khususnya. 

Seorang teman alumni mempunyai pengalaman, menjelang kelulusan dari MM
UGM - beliau membuat target lamaran sebanyak 100 lamaran kerja. Setiap
hari di sela-sela pengerjaan thesis, beliau rajin mengirimkan lamaran.
Seminggu setelah lulus, beliau dipanggil beberapa perusahaan untuk
mengikuti wawancara dan memutuskan bergabung dengan salah satu
perusahaan swasta nasional di Jakarta. Sekarang sudah memiliki jenjang
karir yang bagus. 

MM UGM (sebagai orang tua) telah cukup memberikan bekal pengetahuan
kepada mahasiswa (anaknya) - "ibarat senjata", tergantung kita bagaimana
memanfaatkan senjata pemberian orang tua untuk memenangkan sebuah
pertempuran kerja. Selamat berjuang, yakinlah bahwa anda bisa meraih apa
yang anda inginkan.

Regards
Arsono
Batch 12








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/ExDolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) *** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke