Mau ikutan nimbrung tentang dunia pasar modal kita khususnya di saham……
Biasanya ada dua tipikal pemain di pasar modal yaitu di satu pihak contrarian terhadap market dan pihak yang lainnya adalah memanfaatkan momentum dari market. Menurut riset yang dilakukan pasar modal di AS untuk jangka pendek mengambil momentum terhadap market biasanya menguntungkan (beli ketika indeks baru mulai naik dan jual ketika indeks baru mulai turun) sedangkan untuk jangka panjang kontrarian terhadap market adalah yang menguntungkan (jual ketika harga sudah jauh naik dan beli ketika harga sudah jauh turun). Dari hasil riset (udah lupa kalo ga salah ada di journal of finance) tentang kedua strategi tersebut yang jauh lebih menguntungkan adalah membuat kombinasi dari momentum dan kontrarian yaitu manfaatkan momentum untuk jangka pendek dan kontrarian untuk jangka panjang. Mari kita ambil contoh untuk saham ASII dan misalkan kita memiliki uang 100 juta rupiah dengan target penggunaan uang 20 juta rupiah untuk saham ASII (Astra International Indonesia). kita bagi menjadi dua 10 juta untuk strategi momentum dan 10 juta untuk strategi kontrarian. Tanggal 1 Agustus 2005 harga saham ASII 13.000 rupiah Tanggal 1 September 2005 harga saham ASII 9800 rupiah Tanggal 1 Oktober 2005 harga saham ASII 9500 rupiah Tanggal 1 November 2005 harga saham ASII 9000 rupiah Periode 1 Agustus - 1 September 2005 harga saham ASII tertinggi 13.000 rupiah Periode 1 September - 1 Oktober 2005 harga saham ASII tertinggi 11.200 rupiah Periode 1 Oktober - 1 November 2005 harga saham ASII tertinggi 9.800 rupiah Periode 1 November - 23 November 2005 harga saham ASII tertinggi 9.300 rupiah Menurut konsep piramida 1, 2, 3, 5, 7, 12 (Fibonacci) maka bila kita ingin membeli saham dengan jangka panjang (kontrarian terhadap market) misalnya 10 juta rupiah kita bisa membaginya menjadi 3 periode pembelian 1 juta 2 juta 3 juta dan 4 juta rupiah (agak melenceng sedikit agar genap menjadi 10 juta rupiah). Untuk strategi momentum harus habiskan semuanya dengan target untung dan rugi dalam periode satu bulan harus direalisasi (misalnya kalo rugi 5 % dan untung 5%) harus segera dilepas Misal dengan uang 20 juta yang dialokasikan untuk membeli saham ASII tersebut dapat kita bagi menjadi dua yaitu 10 juta untuk jangka panjang dan 10 juta untuk jangka pendek. Pada tanggal 1 Agustus beli saham jangka panjang senilai 1 juta rupiah dengan harga 13.000/ lembar saham Pada tanggal 1 September beli saham jangka panjang senilai 2 juta rupiah pada harga 9.800/ lembar saham Pada tanggal 1 Oktober beli saham jangka panjang senilai 3 juta rupiah pada harga 9.500 / lembar saham Pada tanggal 1 November beli saham jangka panjang senilai 4 juta rupiah pada harga 9.000 / lembar saham Maka pada tanggal 1 November kita mendapatkan Saham ASII senilai 10 juta rupiah dengan rata-rata harga [(1x13.000)+(2x9.800 )+(3x9.500)+(4x.9000)]/ 10 yaitu 9.700 rupiah. Pada tanggal 23 November harga saham ASII adalah 9.050 dengan demikian potensi rugi kita hanya 650/ 9700 x 10 juta = 670 ribu saja bayangkan kerugian bila kita mengambil sekaligus saham ASII pada tanggal 1 Agustus kerugian kita mencapai (13.000-9.000) 4000/13.000 x 10 juta = 3 juta rupiah ......... jadi kita menghemat hampir 2,5 juta rupiah Tinggal kita tunggu saja saham ini membalik kembali keatas sehingga kita mendapatkan keuntungan. Untuk strategi momentum ketika turun 5% kita cut loss maka hitungannya adalah sebagai berikut Pada periode 1 Agustus- 1 September kita rugi 5% dari 10 juta yaitu 500 ribu (karena dari 1 Agustus - 1 September harganya turun terus menerus 9.800 rupiah/ lembar saham) Pada periode 1 September - 1 Oktober kita untung 5% dari 9,5 juta yaitu 475 ribu beli dengan harga 9800 rupiah dan lepas setelah mendapatkan keuntungan 5 % di harga 10.200 rupiah (karena harganya naik terus dari tanggal 1 September hingga 8 September pada harga 11.200 rupiah/ lembar saham) Pada Periode 1 Oktober -1 November kita menjual rugi 5 % karena harga beli 9.500 sedangkan harga turun ke 9.000 rupiah yaitu 498 ribu Pada Periode 1 November hingga 23 November kembali rugi 5 % karena harga beli 9.000 rupiah sedangkan harga jatuh sampai 8.300 rupiah 475 ribu Total rugi adalah (-500+475-498-475) = 1 juta rupiah Jadi dengan menerapkan kedua strategi tersebut kita telah realized loss 1 juta rupiah dengan potensi loss 500 ribu rupiah saja Tidak terlalu parah kan ruginya. Dengan menerapkan strategi tersebut secara disiplin maka dari modal 20 juta rupiah tersebut kerugian yang hampir mencapai 6 juta rupiah (harga ASII turun dari 13.000 ke 9.000) bisa diminimalisir hingga 1,5 juta rupiah saja. Selamat mencoba bermain saham Salam hanif Dealer Pasar Modal PT Jamsostek (Persero) On Mon, 5 Dec 2005 14:13:06 +0700 "Wardoyo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > RUGI.... RUGI.... RUGI... > Sesaat setelah membeli suatu saham, harganya malah mulai >turun > Sesaat setelah menjual rugi suatu saham, harganya malah >naik terus > > Itukah yang selama ini selalu anda alami saat trading >saham? > Jangan malu mengakuinya, banyak sekali orang yang >bernasib sama dengan anda > Statistik menunjukkan rata-rata 90% orang rugi di bursa >saham.( artinya ada 10 % orang yang mampu untung di bursa >saham ) > > Uang tidak diciptakan di lantai bursa, tapi dipindahkan, >uang mengalir dari orang yang rugi kepada mereka yang >untung > Bursa adalah sebuah Minus Sum Game, Pernahkah anda >pikirkan, Jika Anda rugi 1 Juta, artinya ada orang lain >yang untung 1 Juta ( dipotong komisi broker ) > Jika demikian 10 % orang di bursa secara konsisten mampu >meraup uang dari 90 % > > Apa yang membedakan kelompok 10% ini dari yang lainnya? >PROFESIONALISME > Sementara 90 % orang membeli saham berdasarkan feeling >atau tips dari teman kantor, trader profesional ini >melakukan analisa secara mendalam, melakukan management >resiko, mereka tahu kapan harus membeli , kapan harus >menjual, kapan harus cut loss, dll. > > Kemampuan trading bukan merupakan bakat alamiah, tapi >harus dipelajari. > Trading saham sama seperti profesi yang lain (Dokter, >Pengacara, Kontraktor dll), Pelu belajar, disiplin, >kemauan keras serta pengalaman untuik berhasil di >dalamnya. Seorang Dokter butuh waktu bertahun-tahun baru >mendapatkan izin untuk melakukan operasi. > Namun di Bursa Saham, dengan modal 5-10 juta anda sudah >dapat memulai trading, tanpa pengalaman apa pun , anda >sudah harus berhadapan dengan para Profesional yang kaya >dengan pengalaman. > > Bursa adalah medan pertempuran yang tidak mengenal belas >kasihan. kerugian anda adalah keuntungan bagi orang lain. > Jika anda terjun dengan pikiran yang polos, bahwa main >saham itu gampang. Hasil akhirnya akan gampang sekali >ditebak. > Untuk menjadi seorang profesional di bursa saham, anda >butuh waktu bertahun-tahun, mengalami masa-masa yang >menyakitkan di bursa, melakukan banyak kesalahan bodoh, >belajar dari kesalahan, memupuk mental baja. > > Kami hadir untuk menemani anda melewati proses itu, agar >anda tidak perlu sendirian melewatinya. Dengan pengalaman >hampir 10 tahun, kami telah mengalami kerasnya pejuangan >di lantai bursa. Itu semua telah menempa kami, Sampai >sekarang pun kami masih melakukan banyak kesalahan, tapi >kami telah lebih siap menghadapi pertempuran ini. > > Untuk bergabung dengan kami silahkan klik > <http://finance.groups.yahoo.com/group/Jsx_trader/> > > ======================================================================================== Ikuti Kuis Ramadhan bersama TelkomNet Instan dari 12 Oktober s.d 2 Nopember 2005 di http://www.plasa.com/jatim dan dapatkan hadiah setiap minggunya ! (khusus Jawa Timur) ======================================================================================== ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Put more honey in your pocket. (money matters made easy). http://us.click.yahoo.com/F9LvrA/dlQLAA/cosFAA/ExDolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini? *** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) *** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
