Entah kebetulan atau tidak, ternyata saya dulu pernah kenal dengan Lely (Lely Yuniati Fajarsari) pemilik travel AURORA (kantornya di Jl. dr. Satrio / Casablanca Jakarta). Kebetulan pernah sama2 ikutan suatu kursus. Bahkan dia dulu pernah nawarin saya untuk paket umroh.
Wah, tidak mengira dech ternyata orangnya seperti itu.... Untuk Pak Gatot (dan temen2 senasibnya), ada banyak orang yg mendapatkan pahala haji mabrur walaupun orangnya sendiri belum pernah naik haji. Insya Allah, Pak Gatot mendapatkan pahala atas segala effort-ya untuk tetap berusaha menempuh segala cara agar tetap berangkat (walaupun akhirnya tidak bisa berangkat tahun ini). Last but not least, tiada pahala bagi haji mabrur kecuali surga --- In [email protected], Hari Arifianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear Pak Gatot, > > Turut prihatin atas musibah yang dialami ya Pak. Insya 4JJI ada hikmah yang diperoleh, kita belum tau rencana 4JJI untuk kita. > > Semoga dilapangkan rizki dan usahanya supaya dapat menunaikan ibadah. Amien. > > Hari A. > > > _____ > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Gatot Soemartono > Sent: Thursday, January 05, 2006 8:39 AM > To: MM UGM > Cc: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [mm-ugm] Tanya Mas Gatot Sumartono > > Pak Wardoyo yang baik, > > Anda memang jeli. Betul, itu adalah saya yang "dipaksa" oleh teman- teman menjadi jubir. Rombongan kami tersebut berjumlah 238 jamaah yang berasal dari Jakarta, Surabaya, Madura, Semarang, Kudus, Makassar, Balikpapan, dan lain-lain. Seluruh uang calhaj tersebut telah dibawa kabur (> Rp. 10 Milyar) oleh pemilik Travel Agent (Sucipto dan isterinya Lely). > > Setelah berjuang sendirian, kami berhasil mendapatkan PIN (untuk akomodasi di Arafah dan Mina). Meskipun maklumat pemerintah Saudi menutup pemberian visa di seluruh dunia 27 Desember, kami berhasil "melobi" Kedubesnya di Jakarta memperpanjang 2 kali (29 dan 31 Desember 2005), itupun masih gagal memperoleh "barcode" sebagai syarat untuk visa. Baru tanggal 2 Januari 2006 malam (Kementerian Urusan Haji di Arab Saudi bekerja sampai Jam 23:00) "barcode" diperoleh, dan 3 Januari 2006 Jam 13:00 mendarat di Cengkareng, dan langsung dilarikan ke Deppag untuk ditempel di paspor serta ke Kedubes Arab untuk visa. > > Tapi kami sulit mendapatkan flight, selain karena desakan waktu (untuk sejumlah besar seat, kecuali harus mencarter 1 pesawat), juga tentunya perlu tambahan dana lagi. (Setelah diperas ratusan ribu USD untuk PIN dan Barcode, teman-teman masih harus mengumpulkan Rp. 3,5 Milyar dalam waktu singkat, dan terus terang ini berat...) Akhirnya, kami harus mau menerima kenyataan... batal untuk berangkat naik haji. > > Menyedihkan memang... barangkali kalau Anda muslim dapat merasakan ini. Terima kasih atas perhatiannya. > > > Salam, > GS Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini? *** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) *** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
