Thanks berat artikelnya menarik. Btw karena aku lagi 
memulai usaha kecil apakah pa wardoyo juga punya artikel 
yang bermutu tentang wirausaha, semisal kiat kiat memulai 
wirausaha

salam


On Mon, 6 Feb 2006 04:15:08 -0800 (PST)
  hasanuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Terima kasih p Wardoyo, kebetulan kami ada rencana
> untuk ekspansi usaha ke bisnis waralaba, artikel
> tersebut sangat membantu memberikan wawasan kepada
> kami.
> 
> Saya dengar Esia akan masuk pasar Makassar?
> dengar-dengar akan ada perekrutan karyawan untuk
> wilayah Sulawesi Selatan?
> 
> Hasanuddin
> PT. Budi Darsa, Makassar
> 
> 
> 
> 
> --- Wardoyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
>> I.   APA ITU BISNIS WARALABA?
>> Waralaba digambarkan sebagai perpaduan bisnis
>> "besar"dan "kecil", yaitu perpaduan Energi dan
>> komitmen individual dengan sumber daya dan kekuatan
>> sebuah perusahaan besar. Waralaba merupakan pilihan
>> untuk berwirausaha dan bereskpansi dengan resiko
>> paling kecil. Secara umum waralaba merupakan
>> alternatif jalan keluar yang relatif aman bagi:
>> 
>>                      *       Orang-orang terjun memiliki bisnis sendiri;
>>                      *       Perusahaan-perusahaan untuk melakukan ekspansi
>> atau pembukaan cabang secara efektif tanpa
>> memunculkan overhead yang tinggi dan kerumitan
>> manajemen yang biasanay berkaitan dengan pendirian
>> sebuah cabang; 
>>                      *       Perusahaan untuk mengubah sistem cabang atau
>> agensinya menjadi mesin pemasaran yang ramping dan
>> tangguh.
>> 
>> Waralaba adalah suatu pengaturan bisnis dimana
>> sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada
>> pihak independen (franchisee) untuk menjual produk
>> atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang
>> ditetapkan oleh franchisor. Franchisee menggunakan
>> nama, goodwill, produk dan jasa, prosedur pemasaran
>> , keahlian, sistem prosedur operasional, dan
>> fasilitas penunjang dari perusahaan franchisor.
>> Sebagai imbalannya franchisee membayar initial fee
>> dan royalti (biaya pelayanan manajemen) pada
>> perusahaan franchisor seperti yang diatur dalam
>> perjanjian waralaba. Sebuah paket waralaba yang baik
>> mampu membuat seseorang yang tepat bisa
>> mengoperasikan sebuah bisnis dengan berhasil, bahkan
>> tanpa pengetahuan sebelumnya tentang bisnis
>> tersebut.
>> 
>> Untuk menggambarkan bagaimana sebuah bisnis waralaba
>> berkembang disampaikan berikut ini. Pada awalnya
>> waralaba dimulai dari keberhasilan usaha dari
>> pemilik merek atau franchisor. Melalui format bisnis
>> waralaba, franchisor akan menularkan keberhasilan
>> usahanya-misalnya restoran siap hidang dengan ciri
>> tersendiri-kepada franchisee. Ranchisor sebelumnya
>> telah melakukan dan membuat satu formulasi standar
>> untuk sukses sesuai dengan pengalamannnya. Secara
>> sederhana sama halnya seperti seorang penjahit yang
>> membuat pola untuk menghasilkan pakaian yang
>> sejenis. Proses ini dilakukan melalui risat dan
>> pengembangan konsep, promosi, aktivitas pemasaran,
>> serta membangun suatu reputasi yang baik dan citra
>> yang dikenal. Setelah berhasil menguji konsep
>> tersebut bisa berjalan dan bisa di reproduksi di
>> lebih satu lokasi, frachisor kemudian menawarkan
>> waralaba tersebut kepada calon franchisee.
>> 
>> Selanjutnya, seorang individu (atau kemitraan
>> perusahaan) melihat peluang yang ditawarkan
>> franchisor diatas dan setelah mengevaluasinya,
>> memutuskan bahwa waralaba ini menguntungkan. Ia
>> kemudian membeli waralaba dari perusahaan tersebut
>> dengan membayar sejumlah biaya yang dikenal sebagai
>> initial fee atau franchise fee. Sebagai imbalannya
>> ia menerima hak untuk berdagang dibawah nama dan
>> sistem yang sama, pelatihan, serta berbagai
>> keuntungan lainnya. Sama halnya dengan memulai
>> bisnis secara mandiri, franchisee bertanggung jawab
>> untuk semua biaya yang muncul guna memulai usahanya
>> ini. Perbedaannya adalah kemungkinan untuk
>> mengeluarkan uang lebih rendah karena kekuatan
>> jaringan yang dimiliki oleh franchisor.
>> 
>> Bila franchisee telah membuka restorannya secara
>> teratur ia kemudian wajib membayar royalti, yaitu
>> sejumlah persentase dari penjualannya kepada
>> franchisor sebagai biaya mingguan, bulanan atau
>> tahunan. Biaya ini adalah untuk layanan penunjang
>> yang terus diberikan oleh franchisor. Saling
>> kebergantungan antara pendapatan franchisee, layanan
>> penunjang yang diberikan franchisor kepada
>> franchisee, dan pendapatan franchisor yang didapat
>> dari royalti merupakan faktor yang menjamin waralaba
>> menjadi suatu sistem yanfg efektif-karena setiap
>> pihak ingin pihak lain berhasil. Kegagalan atas satu
>> pihak berarti kesulitan bagi pihak lainnya. Penulis
>> pernah bekerja di satu master franchise waralaba #1
>> dibidangnya. Namun merek dan sistem yang tebukti
>> terbaik dibidangnya, tidak menjamin sukses waralaba
>> tersebut di Indonesia. Kegagalan dalam membentuk
>> hubungan yang harmonis antara master franchisee
>> dengan para franchisee-nya membuat merek dan
>> perusahaan terbaik ini gagal.
>> 
>> Pada tingkat terbaik, format bisnis waralaba sangat
>> menguntungkan bagi kedua pihak. Franchisee berada
>> digaris depan guna memikirkan cara-cara
>> memaksimalkan penjualan dan keuntungan di outletnya
>> sendiri, dengan terus menerus memperbaiki pendekatan
>> dan strategi usahanya agar sesuai dengan kebutuhan
>> pasarnya yang khusus. Sementara itu franchisor
>> berkosentrasi menjaga nilai kompetitif produknya,
>> mendukung franchisee untuk memusatkan upayanyasecara
>> efektif. Untuk sampai kepada bentuk kerjasama
>> seperti ini, hubungan franchisee-franchisor
>> memerlukan:
>> 
>>      *       Penerimaan total terhadap visi, misi, dan nilai
>> bersama, baik oleh franchisor dan staff mereka
>> masing-masing;
>>      *       Rasa saling mempercayai dan menghargai;
>>      *       Hak dan kewajiban yang terdefinisi jelas;
>>      *       Mempraltekan komunikasi yang baik disemua
>> tingkat;
>>      *       Memiliki dedikasi pada keberhasilan jangka
>> panjang;
>>      *       Saling memberi dukungan pada masa yang baik
>> maupun buruk;
>>      *       Saling menjaga standar dan prosedur operasi yang
>> didefinisi dengan jelas;
>>      *       Memberikan kontribusi pada pertumbuhan melalui
>> umpan balik, riset, dan pengembangan serta promosi
>> yang berlanjut.
>> 
>> Para calon franchisee potensial harus menanyakan
>> diri mereka sendiri apakah hubungan seperti itu yang
>> mereka ingin bina dengan franchisor mereka. Jika
>> mereka tidak atau tidak memeiliki karakter untuk
>> itu, lebih baik menjauhi bisnis waralaba. Karena
>> format bisnis waralaba akan dirasakan "mengekang"
>> kreativitas dan ego mereka.
>> 
>> II.  17 kunci sukses waralaba
>> 
>> Menyertai pertumbuhan jumlah franchisor lokal di era
>> krisis moneter dan paska krisis moneterini, menurut
>> laporan dari Amir Karamoy, lebih dari 60% dari
>> outlet yang dimiliki oleh para franchisee lokal
>> mengalami kegagalan. Sebagai "bapak angkat" yang
>> harus membantu mengembangkan franchisee-nya.
>> 
>> Setiap perusahaan yang memepertimbangkan waralaba
>> sebagai metode pertumbuhan dan distribusi atau
>> individu yang mempertimbangkan waralaba sebagai
>> metode untuk memulai bisnis sendiri, harus memeliki
>> kunci sukses bagi industri ini. Untuk itu
>> Smfranchise menyarikan 17 kunci sukses bagi usaha
>> waralaba, yaitu:
>>              
>> 1.    Usaha yang dijalankan merupakan suatu prototipe
>> usaha (atau rangkaian toko) yang terbukti sukses.
>> Faktor kunci ini merupakan dasar program waralaba.
>> Toko-toko ini harus telah teruji, diperbaiki, dan
>> dioperasikan dengan berhasil serta terus
>> menguntungkan.
>> 2.    Memiliki tim manajemen yang kuat terdiri dari
>> karyawan , manager dan direktur (dan juga
>> konsultan-konsultan yang kompeten) yang mengerti
>> industri khusu yang menjadi bidang usaha waralaba
>> tersebut, serta memahami aspek hukum serta bisnis
>> waralaba sebagai metode ekspansi.
>> 3.    Memiliki modal yang memadai untuk memulai dan
>> mengembangkan suatu program waralaba dan memastikan
>> bahwa tersedia cukup modal bagi franchisor untuk
>> menyediakan dukungan awal maupun lanjutan pada
>> franchisee. Franchisee yang direkrut juga harus
>> memiliki cukup modal untuk mendanai biaya investasi
>> dan biaya operasional (modal kerja) pada tahap awal
>> pertumbuhan usahanya.
>> 4.    Memiliki indentitas dagang yang khas, berbeda
>> dan dilindungi oleh hukum. Srmua itu mencakup nama
>> dagang (merek), seragam, signage, slogan, pakaian
>> dan citra perusahaan keseluruhan.
>> 5.    Memiliki metoda operasi dan majemen yang
>> terbukti dan dituangkan dalam bentuk manual tertulis
>> yang komprehensif, dan tidak mudah ditiru oleh
>> pesaing. Menjaga nilainya bagi franchiseedalam waktu
>> yang panjang serta dapat dikontrol melalui standar
>> mutu operasional yang obyektif dan jelas.
>> 6.    Memiliki program pelatihan yang sistematis dan
>> aplikatif bagi franchisee-baik dikantor pusat,
>> ditoko atau dilokasi yang diajukan oleh franchisee.
>> Pelatihan ini dapat diadakan pada awal kerjasama
>> sebagai program kontinyu.
>> 7.    Memiliki staff pendukung lapangan (franchisee
>> support) yang terlatih dan profesional. Staff ini
>> secara periodik memebantu franchisee dan memantau
>> standar kendali mutu.
>> 8.    Memiliki dokumen sah yang komprehensif yang
>> mencerminkan strategi bisnis perusahaan dan
>> kebijakan operasinya. Dokumen penawaran (Franchise
>> Offering Circular) harus disiapkan sesuai dengan
>> hukum setempat, dan perjanjian waralaba harus
>> menunjukan keseimbangan antara hak dan kewajiban
>> franchisor maupun franchisee.
>> 9.    Usaha yang ditawarkan memiliki permintaan pasar
>> yang terbukti memadai untuk produk dan jasa yang
>> dikembangkan oleh franchisor. Produk dan jasa
>> franchisor harus memiliki pasar yang mampu menjamin
>> pertumbuhan penjualan yang berkesinambungan bukan
>> merupakan trend atau model sesaat, mampu
>> menyesuaikan terhadap rencana dari saingan langsung
>> maupun tidak langsung , dan pada pergeseran prefensi
>> konsumen.
>> 10.  Memiliki sekumpulan standar arsitektur dan
>> kriteria pemilihan lokasi yang seragam. Standar ini
>> telah dikembangkan secara hati-hati dan bisa dengan
>> mudah diperoleh dalam pasar real estate yang
>> kompetitif.
>> 11.  Memahami pemahamanyang tepat terhadap pesaing
>> (langsung maupun tidak langsung) yang akan dihadapi
>> oleh franchisor dalam memasarkan waralaba pada calon
>> franchisee, dan saingan yang akan dihadapi
>> franchisee dalam memasarkan produk dan jasanya
>> kepada calon pelanggan.
>> 12.  Memiliki hubungan dengan pemerintah, pemasok,
>> lembaga keuangan, developer, dan sumber daya penting
>> lainnya.
>> 13.  Memiliki sistem penyaringan dan rekruitment
>> franchisee untuk mengindentifikasi kualifikasi atas
>> persyaratan yang harus dipenuhi calon franchisee,
>> misalnya kemampuan keuangan , kehandalan bisnis, dan
>> pemahaman akan industri bersangkutan.
>> 14.  Memiliki sistem pelaporan dan pencatatan yang
>> efektif untuk menjaga kinerja franchisee dan
>> memastikan bahwa royalti dilaporkan secara akurat
>> dan dibayar tepat waktu.
>> 15.  Memiliki kemampuan dan fasilitas riset dan
>> pengembangan produk dan jasa baru bagi kosumen
>> secara kontinyu melalui jaringan waralaba.
>> 16.  memiliki sistem konunikasi yang mempermudah
>> dialog terbuka dan berkesinambungan dengan
>> franchisee, yang nantinya akan mengurangi
>> kemungkinan terjadinya konflik dalam jaringan ini.
>> 17.  memiliki program advertising, pemasaran dan
>> kehumasan ditingkat lokal, daerah, nasional bahkan
>> internasional yang dirancang untuk mendapat calon
>> franchisee dan juga konsumen di tempat-tempat yang
>> dijalankan oleh franchisee.
>> 
>> III. 19 KRITERIA MEMLIH WARALABA/FRANCHISOR YANG
>> TEPAT UNTUK ANDA
>> 
>> Bila anda telah memutuskan bahwa waralaba adalah
>> pilihan bisnis yang tepat untuk anda, salah satu
>> keputusan pertama yang diambil adalah
>> mengindentifikasi konsep usaha dan franchisor yang
>> tepat bagi anda. Faktor-faktor yang harus
>> dipertimbangkan adalah:
>> 
>>              1.      Jenis pekerjaan 
>>                      Anda harus menikmati pekerjaan anda dibisnis yang
>> anda pilih. Sebagai contoh, bila anda tidak suka
>> merangkak dibawah mobil, jangan memasuki binis
>> perbaikan knalpot atau ganti olie. Sam Walton
>> pendiri Wall Mart mengatakan kunci suksesnya adalah
>> karena ia menyukai dunia retail bukan sebagai
>> pekerjaan, namun sudah merupakan hobi baginya.
>> 
>>              2.      Pelatihan/Pendidikan khusus
>>                      Beberapa jenis bisnis, seperti waralaba jasa
>> profesional, misalnya jasa pengacara menuntut
>> pealtihan atau pendidikan khusus yang tidak bisa
>> diberikan hanya dalam beberapa minggu. Jenis
>> waralaba seperti ini adalah pilihan yang sangat baik
>> bagi para profesional dibidang jasa yang ditawarkan,
>> tapi harus dihindari oleh mereka yang tidak memiliki
>> pengetahuan teknis yang dibutuhkan untuk
>> mengoperasikan waralaba ini.
>> 
>>              3.      Jumlah karyawan 
>>                      Bisnis padat karya membawa banyak kompleksitas
>> seperti mencari dan mempertahankan tenaga kerja yang
>> baik, kepatuhan kepada peraturan pemerintah
>> menyangkut tunjangan karyawan, dan sebagainya.
>> Banyak masalah ini bisa dihindari dengan memilih
>> suatu bisnis yang bisa dijalankan oleh anggota
>> keluarga ditambah dengan tenaga penuh atau paruh
>> waktu.
>> 
>>              4.      Persyaratan Inventory
>>                      Bisnis yang mensyaratan inventory dalam jumlah
>> besar bukan hanya menuntut modal kerja yang lebih
>> besar, tapi juga mengandung banyak resiko yang
>> berkaitan dengan kemungkinan usangnya inventory atau
>> pemilihan inventory yang tidak tepat. Bisnis jasa
>> sangat populer belakangan ini karena bisnis ini
>> mensyaratkan sedikit inventory atau tidak sama
>> sekali, dan hal ini menguntungkan bagi pemilik
>> bisnis.
>> 
>>                      Jika perlu memiliki inventory, bagaimana
>> pengaturan pasokan produk untuk usaha waralaba
>> tersebut. Apakah produk tersebut secara ekslusif
>> dipasok oleh franchisor, berapa harganya dan
>> bandingkan dengan jika dibeli tanpa melalui
>> franchisor. Umumnya franchisor yang baik memberikan
>> harga lebih murah dibandingkan harga pasaran normal,
>> karena skala yang dimilikinya. Jika harga dari
>> franchisor lebih tinggi, sebaiknya tidak memutuskan
>> pembelian hak waralaba tersebut.
>> 
>>              5.      Kerentanan terhadap Fluktuasi Ekonomi
>>                      Suatu bisnis dalam bidang barang atau jasa dasar
>> yang selalu dicari konsumen makmur maupun resesi
>> menawarkan keamanan terhadap fluktuasi ekonomi.
>> Ketika laju ekonomi melambat, orang cenderung
>> mengurangi pengeluaran besar yang tidak penting
>> (seperti mobil, mebel, dan barang mewah) dan
>> mengurangi penggunaan jasa (seperti jasa
>> perjalanandan liburan). Kebutuhan dasar seperti
>> makanan, barang kelontong, jasa bisnis, pos, dan
>> pengiriman secara relatif tidak terpengaruh.
>> 
>>              6.      Syarat Modal Untuk memulai
>>                      Alasan paling umum tutupnya suatu bisnis adalah
>> kurangnya modal. Pastikan anda memilih bisnis yang
>> sesuai dengan modal yang anda miliki. Jangan
>> memaksakan diri anda atau meminjam terlalu banyak,
>> sehingga anda tidak bisa melalui fase awal. Selain
>> modal yang diperlukan untuk peralatan, perlengkapan,
>> inventory, dan konstruksi anda harus memiliki cukup
>> modal untuk melewati fase awal dimana cash flow anda
>> negatif. Ingatlah bahwa pekiraan modal kerja yang
>> diberikan oleh franchisor hanyalah sebuah
>> perkiraaan. Untuk amannya anda perlu
>> melipatkangandakan perkiraan modal kerja tersebut
>> dua atau tigakalilipatnya. Tanyakan pula kepada
>> franchisor apakah perlu dana tambahan selain
>> frenchise fee, royalti dan modal kerja serta berapa
>> nilainya. Apakah franchisor juga memberikan bantuan
>> dalam soal dana, dan bagaimana bentuknya.
>> 
>>              7.      Tingkat Pertumbuhan
>>                      Sebuah perusahaan waralaba yang sehat akan
>> memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi dalam hal
>> jumlah unit yang dibukanya setiap tahun. Jangan
>> tertipu oleh perusahaan waralaba yang memberikan
>> "prosentase pertumbuhan". Evaluasi yang berdasarkan
>> prosentase pertumbuhan (bukan jumlah unit yang
>> dibuka) bisa memberi rasa aman yang semu pada calon
>> pembeli.
>> 
>>                      Misalnya sebuah perusahaan waralaba yang hanya
>> memiliki satu outlet bisa menambah tiga outlet tahun
>> berikutnya dan menunjukan tingkat pertumbuhan
>> sebesar 300%. Padahal, franchisor yang memiliki 1000
>> outlet harus menambah 3000 outlet lagi untuk
>> mencapai tingkat pertumbuhan yang sama. Dengan
>> melihat ukuran relatif kedua perusahaan, maka tidak
>> tepat untuk membenadingkan prosentase tingkat
>> pertumbuhan mereka. Sebaliknya, suatu evaluasi harus
>> dibuat berdasarkan jumlah outlet yang dibuka sebuah
>> perusahaan dalam tahun-tahun terakhir.
>> 
>>                      Tingkat petumbuhan yang kuat secara posiif
>> mempengaruhi kemampuan franchisor untuk mendukung
>> pemilik waralaba. Perusahaan waralaba yang mendapat
>> banyak pemasukan dari waralaba fee akan dapat
>> mengangkat staff dan memberikan berbagai jenis
>> dukungan pada pemilik waralaba mereka. Sementara
>> itu, franchisor yang sistemnya tidak berkembang pada
>> tingkat yang baik biasanya tidak mampu melakukan hal
>> tersebut.
>> 
>> 
>>                      Suatu tingakt pertumbuhan yang tetap, seperti
>> ditunjukan dengan penambahan jumlah outlet setiap
>> tahun, adalah suatu indikator kesehatan dan potensi
>> keuntungan dari sebuah peluang waralaba.
>> Berhati-hatilah dengan tingkat pertumbuhan yang
>> diberikan dalam bentuk prosentase pertumbuhan karena
>> hal ini sering menipu.
>> 
>>              8.      Tingkat Keuntungan Dan Kondisi Keuangan 
>>                      Penjelasan peraturan pemerintah tentang waralaba
>> yaitu, PP No.16 thn 1997 Pasal 3 point a,
>> mensyaratkan perusahaan waralaba untuk mengungkapkan
>> kondisi keuangan franchisor kepada Calon franchisee.
>> Alasannya sudah jelas. Anda pasti tidak mau
>> menginvestasikan tabungan seumur hidup anda untuk
>> sebuah waralaba bila franchisor berada diambang
>> kebangkrutan sehingga tidak akan bisa memberikan
>> dukungan yang sudah anda bayar berupa frasnchise
>> fee.
>> 
>>                      Franchisor harus bersedia memberikan sebuah
>> neraca yang menunjukan aset dan liabilitas, dan juga
>> laporan keuangan serta laporan pengeluaran yang
>> menunjukan apakah franchisor memperoleh untung atau
>> tidak. Paling sedikit franchisor harus menunjukan
>> laporan keuangan selama tiga tahun ke belakang.
>> Kajilah laporan keuangan ini secara hati-hati
>> sebelum anda mengambil keputusan. Mintalah jasa
>> profesional jika anda mengalami kesulitan
>> memahaminya.
>> 
>>                      Akal sehat menyatakan tidak ada franchisor yang
>> terus merugi yang akan bertahan lama dipasar
>> kompetitif, sekarang ini sebuah perusahaan waralaba
>> harus bisa menunjukan kemampuanmya beroperasi secara
>> menguntungkan. Laporan keuangan sebuah perusahaan
>> waralaba bisa didapat dari laporan keuangannya atau
>> edaran penawaran waralabanya. Dokumen-dokumen ini
>> akan memberikan wawasan tentangberapa lama
>> perusahaan ini telah beroperasi dan seberapa stabil
>> kondisi keuangannya.
>> 
>>                      Franchisor yang sehat dan kuat akan memunculkan
>> cabang yang kuat pula.sama seperti itu, sebuah
>> korporasi yang menguntungkan adalah indikator yang
>> baik yang menyatakan bahwa franchisor dapat memberi
>> dukungan pada jaringan waralabanya.
>>                      Ketika membeli sebuah waralaba, Anda harus
>> memperoleh kenyakinan atas kemampuan franchisor
>> untuk bertahan dan memberi dukungan yang memadaiyang
>> anda butuhkan dimasa depan. Hindari bermitra dengan
>> franchisor yang terus merugi.
>> 
>>              9.      Lama Berada Dalam Bisnis
>>                      Adalah tidakan bijaksana mengurangi resiko
>> investasi dengan membeli waralaba dari perusahaan
>> yang telah beroperasi selama beberapa tahun. Aturan
>> umumnya franchisor yang telah beroperasi dengan baik
>> selama paling sedikit lima sampai sepuluh tahun.
>> Tantangan yang dihadapi binis-bisnis baru besar
>> sekali-banyak franchisor pemula yang hanya bertahan
>> beberapa tahun. Banyak franchisor fast food datang
>> dan pergi, tapi McDonald's terus menjadi salah satu
>> investasi terbaik dalam industri fast food selama
>> bertahun-tahun. Pengalaman bisnis McDonald's selama
>> bertahun-tahun ini membeantu mereka memenangkan
>> dominasi di bidangnya.
>> 
>>                      Apakah ini berarti anda harus membeli sebuah
>> McDonald's dan memasuki bisnis fast food? Tidak.
>> Tapi ini berarti bahwa anda harus membeli
>> McDonald's-nya industri yang and apilih, apakah itu
>> bisnis automotif, komputer, rekreasi atau jasa
>> bisnis, pasti ada satu perusahaan yang terbaik dalam
>> industrinya.
>> 
>>                      Kemampuan mempertahankan posisi puncak di
>> industri manapun untuk waktu yang lama adalah suatu
>> indikasi bahwa maajemen tersebut akan bisa mengatasi
>> ancaman kompetisi di masa depan.
>> 
>>                      Pada masa mendatang persaingan didunia usaha akan
>> semakin sengit. Akan bermunculan
>> perusahaan-perusahaanbaru baik lokal maupun multi
>> nasional yang memperebutkan pasar yang sam. Dalam
>> pasar yang sangat kompetitif, suatu peluang waralaba
>> yang telah bertahan dengan tingkat pertumbuhan yang
>> sehat dalam waktu lama menunjukan resiko yang lebih
>> kecil bagi calon pemilik waralaba. Pepatah lama,
>> "Waktu adalah Uang"bisa berarti bahwa terdapat
>> sedikit resiko bersama perusahaan waralaba yang
>> memiliki sejarah yang panjang dan stabil.
>> 
>>              10.     Cakupan Jaringan Waralaba
>>                      Sebagai calaon pemilik waralaba, anda sebaiknya
>> memilih franchisor yang sistemnya telah berkembang
>> dengan membentuk jaringan yang besar. Walaupun
>> konsep ukuran adalah relatif, ukuran yang membuat
>> pemilik waralaba bisa menikmati keunggulan ekonomi
>> adalah yang terbaik. Bagaimana seseorang menetukan
>> bahwa sebuah waralaba telah berkembang menjadi
>> jaringan yang besar? Sederhana saja. Petunjuk
>> pertama adalah pengenalan akan nama. Bila anda
>> dengan cepat mengenal nama dan logo sebuah
>> perusahaan waralaba tanpa harus melakukan riset,
>> maka besar kemungkinan bahwa franchisor tersebut
>> sudaj memiliki jaringan. Selain itu, tanyakan apakah
>> perusahaan pusat memiliki kekuatan membeli sehingga
>> mampumenegosiasikan diskon partai besar serta kontrk
>> nasional ekslusif bagi pemilik waralaba-nya. Yang
>> terakhir, cari tahu apakah anda bisa bergantung
>> dalam kerjasama untuk iklan lokal, regional, atau
>> nasional.
>> 
>>                      Faktor-faktor diatas bermakna bahwa franchisor
>> cukup besar untuk bisa meneruskan keuntungan
>> jaringan pada anda. Jangan tertipu dengan rendahnya
>> waralaba fee yang ditawarkan oleh perusahaan
>> waralaba yang tidak dikenal. Prinsip yang
>> berbunyi"caveat emptor"(teliti sebelum membeli)
>> adalah kunci untuk memasuki organisasi ini. Kekuatan
>> jaringan nasional atau regional akan jauh lebih
>> berarti daripada sedikitperbedaan franchise fee.
>> Ingatlah, biasanya anda mendapat senilai apa yang
>> anda bayarkan.
>> 
>>      11.     Posisi Dalam Industri
>>                      Adalah tindakan bijaksana untuk memilih yang no.1
>> dalam bidangnya. Sering terjadi persaingan kuat
>> antara waralaba yang menawarkan jasa yang sama atau
>> serupa. Posisi puncak dalam industri biasanya
>> memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertahan
>> dalam perjuangan meraih pangsa pasar. Dalam setiap
>> industri pasti terjadigoncangan. Yang pertama jatuh
>> adalah perusahaan independen. Berikutnya adalah
>> jaringan yang lemah dan lebih kecil. Hanya
>> waralaba-waralaba terkuat yang bisa bertahan dan
>> satu akan muncul sebagai yang terbaik. Pilihlah
>> McDonald's dari setiap jenis industri maka peluang
>> anda untuk bertahan akan lebih besar.
>> 
>>                      Sedikit waktu di perpustakaan akan memberitahukan
>> anda siapa pemimpin di industri yang ingin anda
>> masuki. Majalah-majalah bisnis seperti Entrepreneur
>> dan Inc. Menerbitkan urutan perusahaan waralaba
>> setiap tahunnya. Penyususnan urutan ini dilakukan
>> oleh organisasi independen dan merupakan sumber
>> terbaik untukmenentukan pimpinan dalam tiap
>> industri. IFA, Departemen Perdagangan DalamNegeri
>> dan AFI merupakan sumber informasi yang perlu di
>> pertimbangkan.
>> 
>>                      Jangan bergantung pada kata-kata wiraniaga
>> waralaba. Lihatlah ranking yang diterbitkan
>> organisasi independen bila anda ingin mengetahui
>> bagaimana sebuah perusahaan waralaba bertahan dalam
>> persaingan. Ila perusahaan tersebut termasuk dalam
>> kelompok 10 besar teratas, maka mereka memiliki
>> kemungkinan bertahan dalam gocangan pasar.
>> 
>>              12.     Bantuan Pemilihan Lokasi
>>                      Lokasi Yang baik yang memberikan akses pada
>> sejumalah besar kelompok target  pasar adalah salah
>> satu fakor yang menentukan tingkat penjualan sebuah
>> outlet retail. Karenanya, sebuah perusahaan waralaba
>> retail akan memberikansemacam bantuan lokal dan/atau
>> persetujuan untuk setiap lokasi waralaba bagi
>> parapemilik waralaba-nya. Unsur-unsur Lokasi yang
>> baik fasilitas yang maksimum, lalu lintas customer
>> yang cukup. Demografi populasi yang padat-perlu
>> dikaji olehseorang yang ahli. Bahkan program
>> komputer paling canggih sekalipun tidak bisa
>> menggantikan seorang ahli real estate yang
>> berpengalaman dalam mengkaji lokasi yang ideal untuk
>> retail.
>> 
>>                      Program komputer untuk analisa lokasi yang
>> memeriksa faktor demogarafi adalah alat yang baik,
>> tapi tidak ada yang bisa mengaantikan seorang ahli
>> real estate yang mengenal jenis bisnis ini dan
>> mengenal wilayah pasarnya. Siapa saja bisa menyebut
>> lokasi lalu lintas customernya tinggi untuk saat
>> ini. Namun, lalu lintas customer hanyalah salah satu
>> faktor yang harus dipertimbangkan. Kebanyakan
>> operatur independen tidak menyadari banyaknya faktor
>> yang ahrus dipertimbangkan ketika memilih lokasi
>> yang tepat untuk bisnis mereka. Seorang penyeleksi
>> lokasiyang berpengalaman akan mencari tempat-tempat
>> kunci yang memiliki potensi tertinggi dan juga akan
>> membeantu mendapatkan persyaratan serta kondisi sewa
>> terbaik.
>> 
>>                      Kesalahan dalam memilih lokasi bisa berakibat
>> fatal. Berhati-hatilah dengan perusahaan waralaba
>> yang membiarkan anda memilih lokasi sendiri tanpa
>> mereka memeriksanya. Perusahaan waralaba yang lebih
>> mapan pasti memiliki staff penyeleksi lokasi yang
>> berpengalaman dan mengenal analisa lokasi yang
>> tepat. Staff ini akan bekerja membantu anda memilih
>> lokasi yang terbaik bagi waralaba anda.
>> 
>>                      Selain itu pemilihan lokasi usaha waralaba juga
>> harus mengacu pada Kepmen No. 259/MPP/Kep?7?1997
>> Pasal 18.
>> 
>>              13.     Fasilitas Desain dan Konstruksi
>>                      Semua perusahaan Waralaba yang bail memberi
>> bantuan dan membuat standaruntuk fasilitas desain
>> dan konstruksi. Manajemen konstruksi dan modul
>> fixture tokotersedia bagi semua franchisee melalui
>> perusahaan waralaba-nya. Berhati-hatilahdengan
>> perusahaan yang memberikan anda merancang toko anda
>> sendiri. Anda membayar untuk mendapat keahlian
>> mereka. Betapapun bagusnya anda, mungkin ada detil
>> yang terlewatkan dan ini mungkin memerlukan biaya
>> besar untuk mengoreksinya bila fasilitas itu sudah
>> dibangun. Bila perusahaan waralaba menyediakan
>> kemudahan utama atau manajemen konstruksi, anda akan
>> terhindardari rasa frustrasi karena berhubungan
>> dengan kontrktor, tukang listrik, dan orang-orang
>> dari bidang konstruksi lain.
>> 
>>                      Perusahaan-perusahaan waralaba yang paling mapan
>> akan menawarkan paket modul toko, serta panduan dan
>> standar untuk citra dan rancangan. Penampilan sebuah
>> outlet harus mencerminkan citra perusahaan waralaba
>> yang menjadi induknya. Para franchisor banyak
>> menghabiskan biaya iklan agar nama, logo, dan
>> tokonya dikenal oleh masyarakat. Para franchisee
>> akan membantu upaya pengenalan ini dengan cara
>> menyesuaikan diri dengan standar yang dibentuk oleh
>> franchisor.
>> 
>>              14.     Pelatihan
>>                      Pelatihan adalah salah satu komoditas terpenting
>> yang ditawarakan oleh franchisor. Dengan
>> bersenjatakan pengetahuan yang didapat dari
>> pelatihan, para franchisee lebih siap menghadapi
>> hambatan-hambatan umum. Karena menyadari ini, hampir
>> semua franchisor mewajibkan pelatihan dikelas maupun
>> praktek bagi semua franchisee-nya. Walaupun lama
>> pelatihan ini berbeda untuk tiap waralaba, tapi
>> biasanya tidak kurang dari dua atau tiga minggu.
>> 
>>                      Setiap franchisor harus memilki sekumpulan manual
>> pelatihan. Beberapa perusahaan lain menawarkan
>> sumber-sumber tambahan seperti video dan kaset untuk
>> digunakan sebagai alat pelatihan kontinyu untuk
>> pemilik waralaba-nya.
>> 
>>                      Waspadalah terhadap perusahaan waralaba yang
>> menyatakan bahwa mereka bisa mengajarkan semua hal
>> pada anda hanya dalam beberapa hari pelatihan ditoko
>> anda. Mintalah garis besar program pelatihan dan
>> periksalah dengan teliti. Program ini harus mencakup
>> pelatihan dikelas dan praktek. Yang harus juga
>> dipelajari adalah aspek sehari-hari toko tersebut 
>> serta topik manajemen bisnis secara manajemen bisnis
>> secara umum seperti aspek sehari-hari toko tersebut
>> serta topik manajemen bisnis secara umum seperti
>> persiapan rencana kerja, akuntansi, dan pemasaran.
>> Mintalah program pelatihan yang direncanakan oleh
>> franchisor ketika mengevaluasi pilihan waralaba.
>> 
>>                      Penting juga mempertimbangkan kualitas pelatihan
>> yang diberikan franchisor sebelum anda membelinya.
>> Seberapa pengalaman para staff pelatihannya? Materi
>> apa yang mereka tawarkan? Apakah ada pelatihan
>> dilapanagan yang kontinyu?
>> 
>> 15. Dukungan Grand Opening
>>                      Hari grand opening! Ini adalah peluang promosi
>> yang penting untuk     memulai waralaba dan
>> menjalankannya. Perusahaan waralaba yang mapan akan
>> menawarkan paket promosi untuk memaksimalkan peluang
>> ini. Paket promosi dan program pemasaran grand
>> opening yang lengkap harus tersedia. Spanduk,
>> Flyers, gantungan pintu, poster, iklan, dan banyak
>> lagi harus disediakn bagi pemilik waralaba pada hari
>> pwmbukaan. Perusahaan waralaba yang baik juga akan
>> menyediakan staff-nya untuk membentu mengatur toko
>> dan mengatur pomosi grand opening.
>> 
>>                      Hari-hari pertama setelah pembukaan adalah
>> pengalaman yang menantang. Perusahaan yang baik akan
>> menyediakan staff ahli yang membantu anda selama
>> masa itu. Dukungan ini adalah keuntungan lain dari
>> bergabung dengan suatu jaringan waralaba yang sehat
>> dan kuat.
>> 
>>                      Hal-hal yang penting dalam promosi grand opening
>> adalah sebuah spanduk eksterior yang terlihat dari
>> jalan, diikuti poster dijendela, flyers, gantungan
>> pintu, balon, dan iklan yang mengumumkan diskon dan
>> program pembukaan.
>> 
>>              16. Dukungan Operasional Yang
>> Berkesinambungan 
>>                      Kenyakinan anda pada suatu konsep waralaba bisa
>> diukur sampai sejauh mana perusahaan itu memberi
>> dukungannya. Bila franchisor segan memberikan
>> bantuan ini mungkin berarti kesulitan besar bagi
>> franchisee. Dukungan operasional yang kontinyu
>> adalah hal yang penting. Franchisor harus
>> memperkejakan para ahli operasional yang benar-benar
>> memahami setiap detil operasi waralaba dan didukung
>> oleh staff kantor pusat yang kuat.
>> 
>>                      Beberapa jenis metode pendukung adalah nomor
>> telepon bebas pulsa, jaringankomputer, konvensi
>> nasional serta konferensi regional, dan persiapan
>> program serta materi pemasaran. Hal lainnya adalah
>> pembentukan program media nasional, pembentukan
>> dewan penasehat pemilik waralaba, penegmbangan
>> produk baru, dan tersedianya sumber pemasaran.
>> Fungsi dukungan periferal ini bisa memberi perbedaan
>> besar pada pengalaman waralaba anda.
>> 
>>                      Sebelum mengambil keputusan membeli sebuah
>> waralaba, lakukan evaluasi atas program dan
>> kemampuan dukungan perusahaan. Apakah mereka
>> memiliki perwakilan lokal yang di bantu oleh
>> organisasi pendukung (Kantor pusat) yang baik.
>> Hindari operasi yang tidak memiliki kemampuan
>> memberikan dukungan lapangan kontinyu pada tingkat
>> nasional.
>> 
>>              17.     Wilayah Waralaba Eksklusif
>>                      Didalam Kepmen NO. 259?MPP?Kep?7/1997 Pasal 19,
>> dicantumkan bahwa franchisor dilarang menunjuk lebih
>> dari satu franchisee dilokasi yang berdekatan. Hal
>> ini disebabkan karena satu masalah utama yang
>> dihadapi unit waralaba adalah persaingan dengan
>> franchisor atau unit waralaba lainnya. Walaupun
>> ekspansi sistem waralaba diperlukan untuk memperoleh
>> keuntungan seperti pembelian partai besar, jaringan,
>> iklan bersama, penegenalan nama, dan sebagainya
>> franchisor yang baik tidak akan memunculkan
>> persaingan antara tokonya sendiri dan unit waralaba
>> lain. Sebagian besar perusahaan waralaba memberi
>> semacam jaminan bahwa sebuahtoko yang berpotensi
>> menjadi tidak akan dibuka di "wilayah waralaba
>> eksklusif.
>> 
>>                      Ukuran wilayah yang dilindungi ini berbeda-beda
>> tergantung pada demografi, kepadatan penduduk, pola
>> perjalanan, dan populasi penduduk yang dibutuhkan
>> untuk mendukung sebuah outlet. Beberapa pemilik
>> waralaba berasumsi bahwa semakin dilindungi ini
>> harus cukup besar untuk sebuah toko bisa berhasil,
>> tapi cukup kecil agarsaingan bisa masuk. Alfamart
>> misalnya menentukan bahwa satu minimarket harus
>> melanyani paling sedikit 500 kepala keluarga.
>> 
>>                      Sebagai contoh, bila seorang franchisor hanya
>> mengijinkan satu outlet di sebuah kota yang mapu
>> menampung 10 outlet, maka saingan akan mengisi
>> kekurangannya.
>>                      Kekuatan dari sembilan unit saingan ini akan
>> membuat mereka bisa membangunidentitas nama dagang
>> dengan melakukan lebih banyak iklan dan membuat
>> mereka lebih jelas terlihat daripada pemilik
>> waralaba tunggal. Pada akhirnya, pihak saingan ini
>> akan membuka toko ke sepuluh  dekat pemilik waralaba
>> tunggal yang sudah tidak memilki daya saing ini.
>> 
>>                      Berhati-hatilah pada franchisor yang tidak
>> memberikan wilayah atau teritori eksklusif yang
>> melebihi batas wajar suatu wilayah bisnis. Mereka
>> ini mungkin tidak memperdulikan kepentingan jangka
>> panjang unit-unit waralaba mereka.
>> 
>>      18. Franchise Fee 
>>                      Franchise harus dikaji untuk mengetahui apakah
>> perusahaan waralaba ini sah atau tidak. Fee yang
>> beberapa ratus dollar (bagi waralaba asing) atau
>> dibawah lima belas juta (bagi waralaba lokal)harus
>> dicurigai, karena tidak mungkin perusahaan waralaba
>> bisa memberikan natuan yang dibutuhkan oleh para
>> pemilik waralaba-nya. Waspadalah terhadap perusahaan
>> waralaba"mail order" yang tidak memberikan dukungan
>> atau yang menawarkan memebantu anda tanpa biaya
>> royalti atau franchise fee. Bisa-bisa anda harus
>> membayar biaya konsultasi di muka yang besar, dan
>> kemudian ditinggalkan setelah menerima peralatan
>> fixture yang rendah mutunya. Tidak bijaksana membeli
>> waralaba tanpa mengkaji dokumennya. Anda baru boleh
>> memasuki proses pembayaran setelah mengkaji dokumen
>> penawaran selama minimal 10 hari kerja.
>> 
>>                      Perusahaan waralaba yang sah memiliki kepentingan
>> jangka panjang terhadap kemampuan kontinyu unit
>> waralabanya dalam mencapai keberhasilan. Beberapa
>> perusahaan yang diragukan bahkan menghindari
>> mengungkapkan hukum yang berkenaan dengan waralaba.
>> Sering terjadi para pemimpin perusahaan semacam
>> inimengumumkan bahwa mereka bangkrut ketika
>> berhadapan dengan tuntutan pengadilan dari para
>> pemilik waralaba yang pernah mereka tipu, dan mereka
>> memulai lagi tipuan ini dengan nama perusahaan yang
>> lain. Karena mereka tidak menunjukan dokumen yang
>> sah, anda tidak bisa tahu berapa kali mereka pernah
>> bangkrut.
>> 
>>                      Peraturan FTC di Amerika melarang franchisor
>> menerima uang sebelum calon pembeli dokumen
>> penawaran selama paling tidak 10 hari kerja.
>> Peraturan pemerintah NO. 16 tahun 1997 pasal 3,
>> mewajibkan franchisor memberikan informasi dan
>> memberikan waktu yang cukup untuk mempelajarinya
>> kepada calon franchiseesebelum mereka menandatangani
>> perjanjian waralaba. Berhati-hatilah dengan
>> perusahaan yang mengundang anda untuk bertemu dan
>> meminta anda membawa buku cek.
>> 
>> 19. Pembiayaan sebuah Waralaba
>> 
>>                      Menurut International Franchise Association,
>> biaya memulai sebuah  waralaba bisa serendah $8000
>> atau bahkan setinggi $5juta. Franchise fee dari
>> waralaba lokal di Indonesia berkisar antara 10 juta
>> sampai 400 juta rupiah. Biaya ini biasanya mencakup
>> initial fee, renovasi, supply dan inventory,
>> deposit, biaya sebelum memulai bisnis, biaya
>> pelatihan, dan modal kerja. Biaya lain yang akan
>> muncul kemudian adalah royalti yang besarnya antara
>> 2-15% dari penjualan.
>> 
>>                      Satu masalah besar yang dihadapi calon franchisee
>> adalah memikirkan bagaimana mendapat biaya awal
>> (franchise fee). Pengaturan terbaik adalah mencari
>> perusahaan waralaba yang memberi bantuan finansial,
>> seperti menyewakan peralatan dan fixture tanpa
>> meminta agunan rumah anda. Niat baik pemberian
>> bantuan keuangan ini menunjukan bahwa pihak
>> perusahaan waralaba tersebut kuat secara finansial
>> dan yakin bahwa bisnis tersebut bisa menghasilkan
>> pendapatan yang cukup untuk anda membayar sewa
>> tersebut.
>> 
>>                      Perusahaan waralaba yang menginginkan semua
>> pembayaran dilakukan di muka harus diwaspadai. Ini
>> adalah tanda bahaya yang menunjukan bahwa mungkin
>> perusahaan tersebut lemah keuangannya atau tidak
>> cukup yakin usaha tersebut bisa memberi pendapatan
>> yang cukup untuk anda. Biasanya perusahaan waralaba
>> semacam ini adalah perusahaan baru dan beresiko
>> lebih besar dibanding saingannya yang lebih mapan.
>> Cara terbaik untuk mengevaluasi franchisor seperti
>> ini adalah dengan melakukan referensi cek kepada
>> franchisee mereka yang masih aktif dan yang tidak
>> aktif.
>> Ke-19 kriteria pemilihan yang dikemukan ini
>> dirancang untuk membentu anda dalam proses pemilihan
>> waralaba/franchisor. Bila anda sudah menemukan satu
>> atau lebih konsep bisnis yang tepat untuk anda, anda
>> harus mengevaluasi  beberapa perusahaan (franchisor)
>> yang menawarkan jenis waralaba serupa.
>> 
>> Anda harus melakukan sendiri penyelidikan yang
>> mendalam terhadap peluang waralaba sebelum memutukan
>> untuk melakukan pembelian hak waralaba tersebut.
>> Mungkin anda perlu berkonsultasi dengan pengacara
>> atau akuntan anda. Bertanya pada pemilik waralaba
>> yang sudah ada juga cara yang baik untuk mendapat
>> informasi. Ingat bahwa tidak mungkin menemukan
>> sebuah perusahaan waralaba dimana semua pemiliknya
>> merasa senang. Tapi anda bisa melakukan suatu
>> penyelidikan yang tekun untuk memuaskan diri anda
>> bahwa telah memilih waralaba yang tepat.
>> 
>> Pilihan and aats pemebelian hak waralaba mungkin
>> merupakan keputusan terpenting yang pernah anda buat
>> selama hidup anda. Kami harap informasi ini akan
>> membantu anda mengambil keputusan yang tepat. Apapun
>> keputusan itu, semoga anda berhasil dalam perjuangan
>> anda mencapai keberhasilan usaha.
>> 
>>              
>>                                                                              
>>                         
>> 
>>                  
>> 
>>  
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>>               
>> 
>> 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection 
>around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> 
> Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari 
>ini?
> *** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) 
>*** 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 

========================================================================================
Ikuti Lomba Puisi Online Jawa Timur, dapatkan hadiah menarik setiap bulannya 
dan hadiah total senilai 60 juta rupiah
hanya di http://www.plasa.com
========================================================================================
 




Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) *** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke