"Domain com itu kan artinya komersial, sedangkan anggota DPR bukan berlaku
komersial. DPR harusnya memakai domain @dpr.go.id. Domain dpr.go.id itu
server-nya ada di DPR, jadi orang harus dialing ke server DPR. Jadi, ini
bukan email yang kemudian bisa diakses masyarakat umum," kata Roy saat
dihubungi wartawan di gedung DPR, Kamis (5/5). 





 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Nur
Firmanullah
Sent: Friday, May 06, 2011 9:54 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Mugi] Member Newbie di MUGI Lebih Pandai dari YouKnowWho

 

yang implement exchange siapa nih. ? adakah disini 

On 05/05/2011 23:25, Rahmat Zikri wrote: 


 
Saya berani jamin member yang paling newbie sekali pun di milis ini pasti
lebih pandai ketimbang YouKnowWho "Sang Pakar IT" untuk mengetahui ada yang
lucu dengan pendapat di berita di bawah.... Apalagi kalau member newbie -nya
sudah ada sedikit tambahan ilmu untuk coba menebak siapa tau mail server
-nya DPR pakai Exchange, mari kita coba-coba akses ke
https://mail.dpr.go.id/owa ..... tralaalaa......
 
URL:
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/05/223738/284/1/Roy-Anggota-DPR-h
arusnya-Buat-Akun-Email-Resmi
 
JAKARTA--MICOM: Anggota DPR Komisi VIII dianggap membohongi publik oleh PPI
Asutralia karena memberi alamat email yang salah yaitu [email protected]
saat kunjungan kerja di Australia beberapa waktu lalu. Roy Suryo menyarankan
anggota DPR untuk membuat email resmi sendiri. 

Menurut anggota Komisi I tersebut, alamat email yang diberikan Komisi VIII
kepada PPIA memang tidak benar karena email DPR tidak menggunakan yahoo atau
gmail tetapi menggunakan domain @dpr.go.id. Dan domain tersebut hanya bisa
diakses di DPR karena server-nya berada di DPR. 

"Domain com itu kan artinya komersial, sedangkan anggota DPR bukan berlaku
komersial. DPR harusnya memakai domain @dpr.go.id. Domain dpr.go.id itu
server-nya ada di DPR, jadi orang harus dialing ke server DPR. Jadi, ini
bukan email yang kemudian bisa diakses masyarakat umum," kata Roy saat
dihubungi wartawan di gedung DPR, Kamis (5/5). 

Roy sendiri menggunakan email pribadi berlangganan resmi dengan alamat
[email protected]. Sementara, Sekretariat Jenderal DPR belum menyediakan jasa
email berlangganan seperti yang digunakan Roy. 

Padahal, biaya yang dikeluarkan untuk berlangganan domain email sangat murah
bagi anggota DPR. Politisi Demokrat tersebut pun menyarankan agar anggota
DPR tidak membuat email dengan domain yang gratisan karena akan lebih mudah
kena hack. 

"Sebenarnya hal itu tidak masalah kalau para anggota DPR mau membuat email
yang berlangganan. Beberapa internet service provider (ISP) yang resmi,
seperti Centrin, Indonet, Radnet, Idola, dan masih banyak lagi. Di Indonesia
ada 200 ISP yang tersedia. Langganan email juga hanya murah, berkisar antara
Rp30.000-Rp150.000/bulan," ujarnya. 

Namun, Roy mendukung kritikan yang dilakukan PPIA kepada anggota Komisi VIII
DPR. Menurutnya, sebagai anggota DPR, mereka juga harus melek dengan
teknologi.  (*/OL-11) 




 

 

Best regards,

 

Rahmat ZIKRI | Independent Consultant & Trainer |   <http://www.zikri.com/>
http://www.zikri.com

MVP Exchange Server   //
<https://mvp.support.microsoft.com/profile/ZIKRI>
https://mvp.support.microsoft.com/profile/ZIKRI

 






 
 
_______________________________________________
To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
Get Free 5 GB mailbox Check this http://www.mugi.or.id
 
Powered by bisnismedia.com

 

_______________________________________________
To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
Get Free 5 GB mailbox Check this http://www.mugi.or.id

Powered by bisnismedia.com

Kirim email ke