Mantab dheh... Jadi nggak kuat menahan diri untuk tidak ikutan nimbrung. Om Pandu ini kalo boleh saya bilang IMHO dari sudut saya memandang buat Cak Bagus adalah salah satu contoh nyata bukti hidup (semoga tidak lekas memfosil), sosok yang memiliki dedikasi tinggi. Serta memiliki Frame Of Reference dan Field Of Experience. Faktor idealisme kepuasan seorang pendidik, memang jauh lebih berarti.
Sayangnya mungkin saya yakin tidak semua lembaga penyelenggara pendidikan bisa memberikan apresiasi (alias bayaran) yang layak. Dan tidak semua edukator bisa menjadi seorang komunikator yang baik dalam memberikan pengetahuan yang baik kepada muridnya sebagai komunikan. Ada juga komunikator yang buruk, gajinya yahud. Padahal punya murid yang canggih-canggih dan bisa menyerap ilmu dengan cepat. Namun akan lebih menggembirakan, jika seorang komunikator yang handal juga mendapat reward yang layak. Tapi kecenderungan di bidang T.I, saat seseorang sudah memiliki pengetahuan yang tinggi, suka diculik oleh lembaga non edukasi untuk menjadi staff, pegawai, atau apapun lah namanya dengan gaji yang besar. Walhasil, komunitas mungkin salah satu solusi yang bisa mewadahi kaum profesional. Dimana orang-orang yang ber skill rendah dan bukan dari pendidikan output dibidang T.I bisa belajar dari para proffesional yang mendedikasikan semangatnya untuk sharing ilmu. Bahkan sudah dibuat semacam SOP lewat kepengurusan di setiap regional. Apalagi setelah berkumpul, copy darat, ketemu secara langsung, lebih bisa membuat suatu aksi konkrit nyata untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat. Boleh dibilang MUGI dg para seniornya bisa menjadi lembaga nonformal, yang memberikan ilmu pengetahuan secara formal melalui unit organisasinya. Bahkan diharapkan ada inisiatif untuk bisa muncul komunitas MUGI lain di tiap kampus. Memang saat ini masih terbatas pada kampus yg memiliki jurusan yg berkaitan dengan teknologi / komputer. Namun tidak menutup kemungkinan ada pembentukan unit secara regional kota, yang memiliki jamaah secara majemuk dari berbagai macam latar belakang, serta aktif mengadakan kegiatan edukasi. Dan ini saya rasa bisa menjawab pertanyaan Mas / Mbak / Om / Tante/ Gus / Eyang kakung : Ardika Percha. Mungkin kampus, sekolah, lembaga pendidikan, tidak semua bisa menjadi wadah yang ideal untuk meakukan transfer ilmu yang layak. Namun, diharapkan jangan hnya berkeluh kesah, justru harus bisa membawa dan memberikan semangat agar generasi2 yg ingin belajar, maka keinginannya bisa terakomodasi. Dan yang terutama, memiliki INISIATIF = sebagai kata kunci. Untuk memperoleh pengetahuan hanyi dari satu tempat berwacana. Masukkan saya sih, agar teman-teman juga bisa lebih mempertinggi semangat sharing. Karena saya lihat disini banyak berkumpul dengan para proffesional yang ahli dibidangnya, dan memiliki semngat juang, dan komunitas inipun lahir berkat inisiasi teman-teman yang saya yakin menginginkan Indonesia memiliki generasi yang lebih maju dari sebelumnya. Terlalu retorika yah..??... hehehehehe Dan bagi yang baru belajar, jangan sungkan buat bertanya, karena ketidaktahuan adalah sumber kebodohan, keingintahuan sumber pengetahuan. Bertanyalah, walaupun nilai bobotnya hanya sebiji sawi. Dari sebuah bibit, akan tumbuh menjadi sebuah tanaman, yang memiliki manfaat dan syafa’at jauh lebih besar. Just Ordinary Member MUGI Surabaya Ditya Rama From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Bagus Satria Sent: 07 September 2011 8:12 To: mugi; Pandu Poluan Subject: Re: [Mugi] kenapa harus langsung naik ? - d/h - [ASK][HELP] About database Wah sy gak nyangka dari sebuah topik mengenai mata kuliah di salah satu universitas bisa menjadi sebuah diskusi ato topik pembicaraan yg seperti ini.. Sy setuju dgn pendapat semua nya,, krn itu sy mohon bantuan dari master2nya ini semua yg paling gak mempunyai ilmu lebih dari sy utk mau sharing jika suatu saat nanti sy menemui kesulitan... Thanks before,, Regards, Bagus Satriawan <http://l.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif> Sent from Yahoo! Mail on Android _____ From: Pandu Poluan <[email protected]>; To: <[email protected]>; Subject: Re: [Mugi] kenapa harus langsung naik ? - d/h - [ASK][HELP] About database Sent: Mon, Sep 5, 2011 5:41:10 PM Well, kebetulan saya memang pernah menjadi pengajar di kursus IT, selama 8 tahun tepatnya. Kepuasan tersendiri saat melihat anak didik saya matanya bercahaya saat dia ngerti apa yang saya ajarkan. Dalam menyampaikan pengajaran, saya juga tidak rote-teaching. Saya memberikan dasar2 pengertian. Atau istilahnya, 'frameworks of understanding'. Bahan pengajaran hanya sekedar 'frameworks of teaching'. Mengapa saya mau bersusah payah demikian? Antara lain mungkin memang karena saya memiliki kepuasan tersendiri dalam mengajar. Tapi faktor lain adalah ingin melihat orang Indonesia beneran jadi jagoan. Masakan dengan kreativitas yang kita miliki, kita tidak bisa jadi pakar? Rgds, On 2011-09-05, Ardika Percha Gmail <[email protected] <javascript:return> > wrote: > Saya akhirnya jadi gatel ikutan nimbrung, karena topiknya terkait > pendidikan. > > para senior mugi punya pengalaman n kemampuan yg mumpuni, n sy lihat di > beberapa kesempatan komunitas mugi ini memang tidak hanya berkutat di ranah > teknikal namun justru kearah aura pendidikannya kuat sekali, apakah ada > semacam best practise or standar yang teman2 mugi buat n didokumentasikan > dalam pengembangan komunitas misalnya semacam sop dalam event2? > > Knp sy mempertanyakan hal tsb? > Krn dialog seperti ini bermanfaat, tp lebih maknyus lg memang dimulai dr > komunitas ini mulai masuk meresap ke sekolah n kampus, jd langsung aksi > termasuk membantu dlm hal respon email seperti ini. > > Sy pribadi bisa digolongkan end user n bukan dr latar belakang TI, namun sy > pikir TI salahsatu skill yang menunjang kehidupan kita dr sekolah kampus, > keluarga, hingga masalah pekerjaan, dan menurut hemat saya belajar juga > perlu alternatif lain, salah satunya ikut komunitas mugi ini. > > Sekian pendapat sy pribadi > > Terimakasih, > > Ardika Percha > > > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: "Airlangga Bhumintara Amitaba" <[email protected] > <javascript:return> > > Sender: [email protected] <javascript:return> > Date: Sun, 4 Sep 2011 19:46:48 > To: <[email protected] <javascript:return> > > Reply-To: [email protected] <javascript:return> > Subject: Re: [Mugi] kenapa harus langsung naik ? - d/h - [ASK][HELP] > About database > > _______________________________________________ > To unsubscribe from this group, send an email to: > [email protected] <javascript:return> > Get Free 5 GB mailbox Check this http://www.mugi.or.id > > Powered by bisnismedia.com > www.x-phones.com (all about ponsel) > _______________________________________________ > To unsubscribe from this group, send an email to: > [email protected] <javascript:return> > Get Free 5 GB mailbox Check this http://www.mugi.or.id > > Powered by bisnismedia.com > www.x-phones.com (all about ponsel) > -- -- Pandu E Poluan - IT Optimizer My website: http://pandu.poluan.info/ _______________________________________________ To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <javascript:return> Get Free 5 GB mailbox Check this http://www.mugi.or.id Powered by bisnismedia.com www.x-phones.com (all about ponsel)
_______________________________________________ To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] Get Free 5 GB mailbox Check this http://www.mugi.or.id Powered by bisnismedia.com www.x-phones.com (all about ponsel)
