Mmmm... koreksi dikit boleh ya?

Open Source tidak identik dengan gratis. Hanya kita di Indonesia yang
'menyalahartikan' demikian.

Prinsip Open Source adalah 'kebebasan', dalam hal ini, bebas mendapatkan
Source Code dari suatu aplikasi.

Tujuannya?

1. Trust. Kita bisa memastikan tidak ada hal2 yang tidak diinginkan seperti
spyware dll.

2. Audit. Kita bisa melihat kualitas dari program tersebut, apakah
didalamnya terdapat hal2 yang potensial menimbulkan ancaman terhadap
keamanan data/sistem.

3. Profiling. Dengan memiliki source code, saya bisa melakukan penyelidikan
bila aplikasi tertentu ada masalah di sistem saya.

4. Improvement. Karena ada akses ke source code, maka bila saya ada ide
untuk penambahan fitur, perbaikan algoritma, dll, tinggal dicodingkan saja,
lalu di-submit kembali pada upstream. Dan kalau upstream tidak setuju, saya
bebas untuk melakukan 'forking'.

5. Innovation. Saya bebas (sebatas hak2 yang diberikan dalam lisensi) untuk
membuat aplikasi baru berdasar source code tersebut, bahkan aplikasi yang
samasekali tidak ada hubungannya dengan aplikasi aslinya tapi menggunakan
sebagian kode nya.

Itu sedikit koreksi dari saya. Terlepas dari koreksi ini, secara umum saya
setuju dengan blog Om Ditya: gunakan apapun yang paling sesuai dengan
kebutuhan, dengan pendekatan yang objektif, bukan fanatisme semata.

Rgds,
 On Sep 16, 2011 1:21 AM, "ditya" <[email protected]> wrote:
_______________________________________________
To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
Get Free 5 GB mailbox Check this http://www.mugi.or.id

Powered by bisnismedia.com
www.x-phones.com (all about ponsel)

Kirim email ke