masih belum mecahkan rekor confiker.
kata om pandu itu cliennya (mungkin yang saya tangkap virus itu mengubah
dns client yah)
tapi kok berita dibawah yang kena bukan client tapi sepertinya 'server'
DNSnya yang kena.
client cuma kena imbasnya nggak bisa interneta.
kalo server dns yang kena berarti tuh virus ngerubah forwardernya yah
(CMIIW).
yang penting cek update anti virus.
On 13/07/2012 07:40, Yosquin wrote:
10 Negara yang Terinfeksi virus DNS Changer ( Kiamat Internet )
<http://sibukforever.blogspot.com/2012/07/10-negara-yang-terinfeksi-virus-dns.html>
Walau Menkominfo Tifatul Sembiring mengatakan kiamat internet hanya
gosip belaka, nyatanya serangan trojan benar terjadi di dunia.
BBC melaporkan 10 negara yang terinfeksi virus DNS Changer. Untungnya
Indonesia tidak masuk dalam daftar negara yang terancam kiamat
internet 9 Juli kemarin.
Dua negara asal Asia, yaitu India dan China, masuk dalam 10 negara
yang terinfeksi. Setidaknya ada 26.494 Domain Name System (DNS) di
India dan 10.304 DNS di China yang terkena virus DNS Changer.
DNS yang terinfeksi di kedua negara tersebut masih lebih sedikit
jumlahnya dibandingkan Amerika Serikat (AS) yang mencapai 69.517.
Dampak terbesar akan terasa di Eropa. Ada lima yang menjadi korban,
yaitu Italia (26.595 DNS), Inggris (19.589), Jerman (18.427), Prancis
(10.304), dan Spanyol (10.213).
Australia, berdasarkan daftar tersebut menempati urutan terakhir dari
negara yang terinfeksi DNS Changer dengan jumlah sekitar 8.518.
Sebelumnya, Reuters mengatakan akan ada 250 ribu komputer yang tidak
dapat terhubung dengan dunia maya akibat terinfeksi virus.
Sedangkan situs Telegraph memberitakan komputer yang menjadi korban
virus akan lebih dari 350 ribu. Para pakar keamanan internet sudah
mengatakan agar para penyedia jasa internet (internet service
provider, ISP) segera melakukan tindakan pemulihan setelah sejumlah
komputer terdeteksi virus.
FBI untuk sementara waktu telah memindahkan korban yang terinfeksi ke
server sementara. Adapun FBI terpaksa harus mematikan server itu
karena biaya operasionalnya mencapai puluhan hingga ratusan juta
perbulan dan untuk itu dapat berisiko memblokir akses internet para
korban.
Lebih dari 300.000 orang, sebagian besar di AS dan Inggris kehilangan
akses internet, ketika FBI mematikan server yang selama ini digunakan
untuk pencurian melalui internet.
http://www.apakabardunia.com/2012/07/10-negara-terinfeksi-indonesia-aman.html
_______________________________________________
Mugi mailing list
[email protected]
http://lists.mugi.org/mailman/listinfo/mugi
_______________________________________________
Mugi mailing list
[email protected]
http://lists.mugi.org/mailman/listinfo/mugi