Belum mecahkan record Confiker karena FBI sudah antipasi, coba kalau FBI gak 
antipasi...mungkin sudah kiamat untuk koneksi internet dunia saat ini... 

Kenapa menkominfo bilang hal ini cuma gosip ya?......aneh...
  ----- Original Message ----- 
  From: Nur Firmanullah 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, July 13, 2012 8:08 AM
  Subject: Re: [Mugi] [SPAM] Re: kena dns changer!


  masih belum mecahkan rekor confiker. 

  kata om pandu itu cliennya (mungkin yang saya tangkap virus itu mengubah dns 
client yah)
  tapi kok berita dibawah yang kena bukan client tapi sepertinya 'server' 
DNSnya yang kena. 
  client cuma kena imbasnya nggak bisa interneta.

  kalo server dns yang kena berarti tuh virus ngerubah forwardernya yah 
(CMIIW).  

  yang penting cek update anti virus.

  On 13/07/2012 07:40, Yosquin wrote:

    10 Negara yang Terinfeksi virus DNS Changer ( Kiamat Internet ) 

    Walau Menkominfo Tifatul Sembiring mengatakan kiamat internet hanya gosip 
belaka, nyatanya serangan trojan benar terjadi di dunia.

    BBC melaporkan 10 negara yang terinfeksi virus DNS Changer. Untungnya 
Indonesia tidak masuk dalam daftar negara yang terancam kiamat internet 9 Juli 
kemarin.

    Dua negara asal Asia, yaitu India dan China, masuk dalam 10 negara yang 
terinfeksi. Setidaknya ada 26.494 Domain Name System (DNS) di India dan 10.304 
DNS di China yang terkena virus DNS Changer.

    DNS yang terinfeksi di kedua negara tersebut masih lebih sedikit jumlahnya 
dibandingkan Amerika Serikat (AS) yang mencapai 69.517. Dampak terbesar akan 
terasa di Eropa. Ada lima yang menjadi korban, yaitu Italia (26.595 DNS), 
Inggris (19.589), Jerman (18.427), Prancis (10.304), dan Spanyol (10.213).

    Australia, berdasarkan daftar tersebut menempati urutan terakhir dari 
negara yang terinfeksi DNS Changer dengan jumlah sekitar 8.518.

    Sebelumnya, Reuters mengatakan akan ada 250 ribu komputer yang tidak dapat 
terhubung dengan dunia maya akibat terinfeksi virus.

    Sedangkan situs Telegraph memberitakan komputer yang menjadi korban virus 
akan lebih dari 350 ribu. Para pakar keamanan internet sudah mengatakan agar 
para penyedia jasa internet (internet service provider, ISP) segera melakukan 
tindakan pemulihan setelah sejumlah komputer terdeteksi virus.

    FBI untuk sementara waktu telah memindahkan korban yang terinfeksi ke 
server sementara. Adapun FBI terpaksa harus mematikan server itu karena biaya 
operasionalnya mencapai puluhan hingga ratusan juta perbulan dan untuk itu 
dapat berisiko memblokir akses internet para korban.

    Lebih dari 300.000 orang, sebagian besar di AS dan Inggris kehilangan akses 
internet, ketika FBI mematikan server yang selama ini digunakan untuk pencurian 
melalui internet.


    
http://www.apakabardunia.com/2012/07/10-negara-terinfeksi-indonesia-aman.html 





     

_______________________________________________
Mugi mailing list
[email protected]
http://lists.mugi.org/mailman/listinfo/mugi





------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Mugi mailing list
  [email protected]
  http://lists.mugi.org/mailman/listinfo/mugi
_______________________________________________
Mugi mailing list
[email protected]
http://lists.mugi.org/mailman/listinfo/mugi

Kirim email ke