Adab          berbeda pendapat           
          1. Tenanglah dengan      niat yang ikhlas dan mencari yang haq serta 
melepaskan diri dari nafsu di      saat berbeda pendapat. Juga menghindari 
sikap over acting, membela diri, dan      emosional.  
          2. Kembalikan perkara      yang diperselisihkan kepada Kitab 
Al-Qur’an dan Sunnah. Allah . berfirman,        “Kemudian jika kamu berselisih 
pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah      ia kepada Allah (Kitab) dan 
Rasul.” (An-Nisa: 59).  
          3. Berbaik sangka      kepada orang yang berbeda pendapat dan tidak 
menuduh buruk niatnya serta      tidak mencela dan menganggapnya cacat.  
          4. Janganlah      memperuncing perselisihan, tafsirkan pendapat yang 
keluar dari lawan atau      yang dinisbahkan kepadanya dengan tafsiran yang 
baik.  
          5. Janganlah mudah      menyalahkan orang lain, kecuali sesudah 
diteliti secara mendalam dan      dipikirkan secara matang.  
          6. Berlapang dadalah      di dalam menerima kritikan yang ditujukan 
kepada anda atau catatan-catatan      yang dialamatkan kepada anda.  
          7. Hindarilah      permasalahan-permasalahan khilafiyah dan fitnah.  
          8. Bersikaplah sopan      dan berpegang teguh pada adab berdialog dan 
menghindari perdebatan,      bantah-membantah dan kasar menghadapi kawan.
     Sumber : 
          - Al-Qur’anul Karim      
          - Hisnul Muslim, Said bin      Ali bin Wahf Al-Qahthani. 
                    - Tarbiyatul Athfal ala      Manhajin Nabawi.
      

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke