Assalamualaikum Wr Wb.

 

Hari rabu lalu saya menonton acara di TV One mengenai debat mengenai pro
kontra syariah Islam.

 

Sesi pertama : PKB [kontra] (salah satu dewan syuronya, lupa namanya) VS PBB
[pro] (Yusril Ihzal Mahendra)

Sesi kedua : JIL [kontra] (Koordinator JIL) VS PBB [pro] (Hamdan Zoelva)

 

Saya sangat2 terkesan atas argumen2 bijak dari seorang Yusril, seakan sedang
mendengarkan ucapan ulama2 besar. Jawaban2 beliau sungguh2 bijak menurut
saya. Beliau tidak menjelaskan mengenai Jilbab, hukuman cambuk, melainkan
hal-hal esensi dari syariah islam. Sebagai contoh bagaimana beliau menjawab
pertanyaan penonton mengenai keraguan diskriminasi syariah Islam kepada
pemeluk agama lain. Ia bercerita pernah mengusulkan perda di Papua mengenai
hukuman perang antar suku yang diambil dari syariah Islam dan diterima oleh
masyarakat serta menghasilkan perdamaian disana.

Dan jawaban2 bijak lainnya.

 

Sungguh kagum saya kepada beliau, baru kali ini saya mendengar tokoh yang
bijak menjawab mengenai Syariah Islam, dan membuat tokoh2 kontranya bisa
terkagum menerima jawaban2 cerdas beliau. Bisa disamakan dengan MOHAMMAD
NATSIR kali ya.

 

"hanya kesan pribadi, jangan terpengaruh dengan kesan saya, dan jangan
dikaitkan dengan pemilu"

 

 

----

Irfani

 

http://irfani.web.id

Y! irfani_s

 

Kirim email ke