--- On Fri, 7/18/08, irfani YangBaikHati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: irfani YangBaikHati <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [muslim_binus] sekedar kesan [debat syariah Islam PBB vs JIL+PKB]
To: [email protected]
Date: Friday, July 18, 2008, 5:27 AM










    
            







Assalamualaikum Wr Wb. 

   

Hari rabu lalu saya menonton acara di TV One mengenai debat mengenai
pro kontra syariah Islam. 

   

Sesi pertama : PKB [kontra] (salah satu dewan syuronya, lupa
namanya) VS PBB [pro] (Yusril Ihzal Mahendra) 

Sesi kedua : JIL [kontra] (Koordinator JIL) VS PBB [pro] (Hamdan
Zoelva) 

   

Saya sangat2 terkesan atas argumen2 bijak dari seorang
Yusril, seakan sedang mendengarkan ucapan ulama2 besar. Jawaban2 beliau
sungguh2 bijak menurut saya. Beliau tidak menjelaskan mengenai Jilbab, hukuman
cambuk, melainkan hal-hal esensi dari syariah islam. Sebagai contoh bagaimana
beliau menjawab pertanyaan penonton mengenai keraguan diskriminasi syariah
Islam kepada pemeluk agama lain. Ia bercerita pernah mengusulkan perda di Papua
mengenai hukuman perang antar suku yang diambil dari syariah Islam dan diterima
oleh masyarakat serta menghasilkan perdamaian disana. 

Dan jawaban2 bijak lainnya. 

   

Sungguh kagum saya kepada beliau, baru kali ini saya
mendengar tokoh yang bijak menjawab mengenai Syariah Islam, dan membuat tokoh2
kontranya bisa terkagum menerima jawaban2 cerdas beliau. Bisa disamakan dengan 
MOHAMMAD
NATSIR kali ya. 

   

“hanya kesan pribadi, jangan terpengaruh dengan kesan
saya, dan jangan dikaitkan dengan pemilu” 

  

   

---- 

Irfani 

   

http://irfani. web.id 

 

Y!
irfani_s
hmm......antum Tim sukses ya????ha...a....tapi sayang akhi ana ga sempet 
nonton. masa ia si seorang Yusril Isra Mahendra bisa berbicara seperti yang 
antum kemukakan????
butuh bukti akhi???bisa g???

 







      

    
    __._
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke