SAMPOERNA FOUNDATION - TEACHER INSTITUTE
mengundang Guru, Kepala Sekolah, dan Pemerhati Pendidikan untuk menghadiri
"TEACHER / PRINCIPAL SHARING NETWORK (TPSN)"
Hari / Tanggal : Jum'at, 21 November 2008
Waktu : 14.00 – 16.00 WIB
Tempat : Sampoerna Foundation Teacher Institute
Plenary Hall, Sampoerna
Strategic Square, North Tower, lantai
25, Jl. Jend. Sudirman Kav. 45,
Jakarta 12930
Investasi : "TIDAK DIPUNGUT BIAYA"
Acara :Diskusi panel
Fasilitator : Nisa Felice
"Pendidikan Multikultural: Mengapa dan Bagaimana?"
Pada TPSN kali ini, SFTI mengundang Kepala Sekolah, Guru, Pemerhati Pend id
ikan dan Orang Tua Murid untuk berbagi dan berdiskusi tentang berbagai
pengalaman dan pengetahuan dalam implementasi Culturally Responsive Pedagogy.
Pemahaman tentang keberagaman latar belakang siswa telah menjadi salah satu
tuntutan profesionalisme guru dalam dunia pendidikan. UNESCO menegaskan bahwa
salah satu dari empat pilar pend id ikan adalah ”learn to live together”. Oleh
sebab itu, pemahaman mengenai keberagaman juga penting untuk diimplementasikan
di Indonesia .
Isu yang akan diangkat dalam TPSN kali ini adalah, apabila pemahaman mengenai
nilai-nilai tentang keberagaman (diversity) ini penting bagi siswa, apakah pend
id ikan multikultural perlu menjadi sebuah mata pelajaran baru atau menjadi bab
baru dalam pelajaran moral/agama. Serta bagaimana isu-isu perbedaan ini dapat
diaplikasikan melalui pembelajaran secara efektif..
Menyadari kompleksnya lingkup pemahaman mengenai keberagaman, maka dalam hal
ini faktor yang mendasari metode dan strategi pengajaran guru bukan hanya
faktor psikologi. Namun meliputi juga faktor sosiologi.
Cultural Responsive Pedagogy, merupakan salah satu pilihan cara yang efektif
dalam mengimplementasikan pend id ikan multikultural di berbagai tingkat
pendidikan.
F O R M U L I R P E N D A F T A R A N
TEACHER/PRINCIPAL SHARING NETWORK
Nama
:
Jabatan
:
Nama Sekolah
:
Alamat Sekolah
:
No. Telepon sekolah
:
HP
:
Email
:
Mohon formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap dikirimkan kembali melalui
fax (021-577 2276) atau email ([EMAIL PROTECTED]), paling lambat Kamis, 20
November 2008 jam 17..00 WIB.