Dewi Widya Ningrum - detikinet

Koobface memanfaatkan fitur messaging di Facebook untuk menginfeksi 
komputer (PC), lalu mencoba mencuri informasi penting seperti nomor 
kartu kredit.

"Beberapa virus lain juga memanfaatkan Facebook dengan cara yang sama 
untuk menyebarkan diri," kata juru bicara Facebook, Barry Schnitt 
lewat e-mail.

Namun demikian, Reuters yang dikutip detikINET, Jumat (5/12/2008) 
melansir, Schnitt mengatakan prosentase pengguna Facebook yang 
terinfeksi vius ini masih sangat kecil.

Dalam blognya, McAfee menyatakan bahwa para penelitinya telah 
menemukan Koobface berkeliaran di Facebook. Koobface menyebar dengan 
cara mengirimkan pesan tagline yang menggelitik ke daftar teman 
pengguna Facebook yang sudah terinfeksi virus.

Pesan tersebut, yang salah satu subyeknya berbunyi "You look just 
awesome in this new movie", jika diklik nantinya akan menggiring user 
ke sebuah situs di mana user akan diminta untuk mendownload sebuah 
software jahat yang menyamar sebagai update Flash Player.

Jika software itu di-download, komputer akan terinfeksi virus. 
Parahnya lagi, komputer yang sudah terinfeksi itu bisa menginfeksi 
situs-situs lain ketika menggunakan mesin pencari Google, Yahoo, MSN 
dan Live.com.

Chris Boyd, peneliti di FaceTime Security Labs mengatakan, pengguna 
Facebook kurang peduli terhadap pesan yang mereka terima.

"Mereka cenderung lengah. Mereka berpikir bahwa seseorang sudah log 
in dengan menggunakan sebuah account untuk bisa masuk ke Facebook, 
sehingga berpikir tidak mungkin virus bisa menginfeksi mereka," kata 
Boyd.

Facebook telah mengimbau anggotanya untuk menghapus e-mail yang 
mencurigakan. Facebook juga memposting petunjuk bagaimana 
membersihkan komputer yang terinfeksi virus di 
http://www.facebook .com/security.

Richard Larmer, chief executive RLM Public Relations di New York yang 
merupakan salah satu pengguna Facebook mengatakan, ia 
terpaksa 'membuang' PC-nya setelah terinfeksi Koobface. "Ini benar-
benar buruk. Virus ini menghancurkan komputer saya," katanya.

McAfee sendiri masih belum bisa mengidentifikasi pelaku di belakang 
Koobface. "Pelakunya mengupdate dan menambah fungsionalitas baru," 
kata Craig Schmugar, peneliti di McAfee.


      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail 
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke