tolong lain kali email sperti ini pake tag [OOT]

----------------------------------------

Muhammad Iqbal Fajar

http://iqbalfajar.web.id/

Y! : iq_syaoran

Gmail : iqbalfajar

----------------------------------------

--- On Mon, 12/8/08, Mochamad Agipratadi Romadona <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Mochamad Agipratadi Romadona <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [muslim_binus] pengguna facebook target 'koobface'
To: [email protected]
Date: Monday, December 8, 2008, 8:20 PM










    
            Dewi Widya Ningrum - detikinet



Koobface memanfaatkan fitur messaging di Facebook untuk menginfeksi 

komputer (PC), lalu mencoba mencuri informasi penting seperti nomor 

kartu kredit.



"Beberapa virus lain juga memanfaatkan Facebook dengan cara yang sama 

untuk menyebarkan diri," kata juru bicara Facebook, Barry Schnitt 

lewat e-mail.



Namun demikian, Reuters yang dikutip detikINET, Jumat (5/12/2008) 

melansir, Schnitt mengatakan prosentase pengguna Facebook yang 

terinfeksi vius ini masih sangat kecil.



Dalam blognya, McAfee menyatakan bahwa para penelitinya telah 

menemukan Koobface berkeliaran di Facebook. Koobface menyebar dengan 

cara mengirimkan pesan tagline yang menggelitik ke daftar teman 

pengguna Facebook yang sudah terinfeksi virus.



Pesan tersebut, yang salah satu subyeknya berbunyi "You look just 

awesome in this new movie", jika diklik nantinya akan menggiring user 

ke sebuah situs di mana user akan diminta untuk mendownload sebuah 

software jahat yang menyamar sebagai update Flash Player.



Jika software itu di-download, komputer akan terinfeksi virus. 

Parahnya lagi, komputer yang sudah terinfeksi itu bisa menginfeksi 

situs-situs lain ketika menggunakan mesin pencari Google, Yahoo, MSN 

dan Live.com.



Chris Boyd, peneliti di FaceTime Security Labs mengatakan, pengguna 

Facebook kurang peduli terhadap pesan yang mereka terima.



"Mereka cenderung lengah. Mereka berpikir bahwa seseorang sudah log 

in dengan menggunakan sebuah account untuk bisa masuk ke Facebook, 

sehingga berpikir tidak mungkin virus bisa menginfeksi mereka," kata 

Boyd.



Facebook telah mengimbau anggotanya untuk menghapus e-mail yang 

mencurigakan. Facebook juga memposting petunjuk bagaimana 

membersihkan komputer yang terinfeksi virus di 

http://www.facebook .com/security.



Richard Larmer, chief executive RLM Public Relations di New York yang 

merupakan salah satu pengguna Facebook mengatakan, ia 

terpaksa 'membuang' PC-nya setelah terinfeksi Koobface. "Ini benar-

benar buruk. Virus ini menghancurkan komputer saya," katanya.



McAfee sendiri masih belum bisa mengidentifikasi pelaku di belakang 

Koobface. "Pelakunya mengupdate dan menambah fungsionalitas baru," 

kata Craig Schmugar, peneliti di McAfee.

       Berbagi foto Flickr dengan teman di dalam Messenger.
  Jelajahi Yahoo! Messenger yang serba baru sekarang! 
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke