http://www.muhammadiyah.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1099&Itemid=2

                                                                        
        
          Mei
          03
          2008
        
                                
                        
                                                                
                                        Miskin dan Bodoh Rentan Pemurtadan      
                                                                
                                                        
                                
                                        
                        
                                                        
                                        
                                                
                                
                                                        
                                
                                        
                        
                                                
                        
                        
                
                                        
                                
                                        
                                                 Machhendra Setyo Atmaja        
                                
                                          
                                
                        
                                                
                                
                                        Sabtu, 03 Mei 2008                      
        
                        
                                        
                        
                                

sociallist_259e3fe4_url = 
'http://www.muhammadiyah.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1099';
sociallist_259e3fe4_title = 'Miskin dan Bodoh Rentan Pemurtadan';
sociallist_259e3fe4_text = '';
sociallist_259e3fe4_tags = '';




Yogyakarta- Faktor kemiskinan dan kebodohan ditengarai sebagai hal yang paling 
rentan terhadap pemurtadan.
Adanya
pemurtadan, kebanyakan terjadi pada masyarakat dengan ekonomi lemah dan
tingkat pendidikan yang rendah, hal ini disampaikan anggota Majelis
Tabligh dan Dakwah Khusus PP Muhammadiyah saat di temui muhammadiyah.or.id
di wisma Puas Kaliurang, Sleman, Sabtu (03/05/2008). Untuk itu menurut
Abu, Muhammadiyah harus bertindak antisipatif dengan menguatkan sisi
internal dan membentengi pada bagian eksternal, “Muhammadiyah perlu
strategi pembinaan pada kader persyarikatannya dan strategi perlawanan
terhadap kelompok-kelompok pemurtadan, tapi tentu saja perlawanan yang
dimaksud, bukan dengan emosional dan radikal,” jelasnya. Lebih lanjut
menurut Abu, strategi pemurtadan dengan menciptakan hutang budi
biasanya dilakukan pada daerah-daerah dengan peduduk miskin dan
berpendidikan kurang, sedangkan untuk kalangan intelektual biasanya
diciptakan presepsi yang sama tentang semua agama, sehingga apabila
telah tercipta presepsi yang sama mengenai berbagai agama, maka pindah
agama merupakan hal yang wajar. 
    Dalam
kaitannya dengan maraknya pemurtadan di masyarakat, Majelis Tabligh dan
Dakwah Khusus (MTDK) PP Muhammadiyah mengadakan pelatihan Kristologi
dan Pemikiran-Pemikiran Kontemporer di wisma Puas Kaliurang dari hari 2
sampai 5 Mei 2008. Sebagai pembicara pelatihan Kristologi diantaranya,
Yusron Asrofie, Abu Deedat Syihabuddin, Ardian Husaini, Yunahar Ilyas,
Syamsul Hidayat, dan Zaini Munir Fadholi. (mac)


      

Kirim email ke