MORAL OKNUM POLISI KOTA CIREBON TIDAK MENDIDIK
   
  Just Sharing (maaf kejadiannya sudah lewat dari seminggu tapi untuk share 
ajah supaya lebih aware)
  Kejadian ini terjadi pada hari sabtu 26 Mei 2007 kira-kira jam 03.00 pagi 
Berawal dari niat untuk pulang kampung kami berangkat dari Jakarta hari Jumat 
malam kira-kira pukul 22.00 dengan mengendarai sepeda motor kami berempat 
saling berboncengan kami sangat menikmati perjalanan kira-kira jam 02.30 kami 
memasuki kota Cirebon tapi kami tidak masuk jalan kota menjelang kami keluar 
dari kota Cirebon setelah melewati Tugu Selamat Jalan motor kami diberikan 
lampu Dim kemudian kami berikan jalan supaya bisa lewat tapi ternyata mobil 
Patroli yang kemudian memepet kami agar kami minggir, jarak motor (1) dengan 
motor (2) lumayan ada kurang lebih 100m saya tau karena dari kaca spion, motor 
(2) tidak kelihatan bahkan sempat kami tunggu beberapa menit karena kami 
khawatir kami berniat putar balik tapi karena takut selisih jalan kami putuskan 
melawan arah betul sekali rupanya motor (2) sedang berdebat dengan seorang 
Polisi berseragam tapi mengenakan Jaket warna hitam sehingga nama dan
 pangkat tidak bisa terlihat sesampainya kami langsung terjadi pembicaraan :
  Pol 1      : “Selamat pagi pak..
  Kami      : “Pagi pak….
  Pol 1      : “bisa tunjukan surat-suratnya
  Kami      : “bisa pak (sambil mengambil dompet dan surat2)
  Pol 1      :”kalian saya tilang….
  Kami      :”lho salah kami apa pak……
  Pol 1      : “saya Polisi berhak menilang,…. (dengan nada tinggi)
  Kami      : “saya tau pak tapi tunggu dulu pak tolong jelaskan kesalahan 
kami…..
  Pol 1      :”kamu kesini dengan melawan arah saja sudah salah,. Ikut saya ke 
mobil,…
  Kami jalan mengikuti dari belakang kearah mobil yang berhenti ditempat gelap 
semua lampu dimatikan hanya lampu baca didalam mobil yang menyala kami juga 
tdak sempat berfikir untuk mencatat no mobil dan nomor yg biasa tertulis di 
badan mobil kami hanya ingat mobil itu adalah Mitsubishi Kuda dan kami melihat 
didalam mobil ada 2 polisi lagi yang juga sama mengenakan jaket hitam dan yang 
duduk didepan disapa dengan sebutan Komandan dengan wajah separuh tua sudah 
agak beruban,.
  Pol 1      : ‘ Gimana nih komandan,………
  KMD      : ‘Begini ya adik-adik sekarang ini kami sedang melakukan Operasi 
tertib berlalu lintas…..
  Pol 1      : “Kalian sudah melebihi batas kecepatan dan perlengkapan 
berkendara kalian tidak lengkap 
      lampu sein, lampu rem, spion,…
  Kami      : “kami semua lengkap pak boleh silahkan diperiksa,.
  KMD      : “Kamu mau melawan polisi” (dgn nada tinggi) saya [EMAIL PROTECTED] 
kamu nanti, sudah tilang saja,…
  Kami      :”Jangan dong pak kalu ditilang kami sulit pak kami sedang dalam 
perjalanan jauh ini pak,..
  Pol 2      :”ini masing-masing kena denda 150rb,… kalu mau sidang nanti 
tanggal 5 juni 2007
  Kami      :” ah… mahal amat pak jangan segitu pak,….
  Pol 2      : “siapa bilang kami minta uang (nada tinggi),…
  Kami      : “ya sudah pak tilang saja tapi kami minta slip yang warna biru,…
  Pol 2      :”mau yang biru kek..yang merah kek ..akan saya kasih,……
  Tapi kami bingung kok gak ditulis-tulis sampai akhirnya….
  Pol 1      :”Kalian ikut kami saja ke kantor,…
  Sampai akhirnya salah satu dari kami ambil inisiatif “sudah keluarkan uang 
saja 50rb,…
  Pol 2      :” apaan ini (sambil di banting uang 50rban diatas kursi tengah,.. 
2 motor Cuma segini ,…
  Akhirnya kami tambahin 20rb lagi,… tadinya memang tetap bersikeras tidak mau 
tapi sepertinya ada komando untuk mengakhiri kemelut ini dan cari mangsa lain 
lagi. 
  Coba bayangkan hari masih gelap,.. dan tidak semua pengendara roda dua bawa 
uang banyak sementara jarak tempuh kami masih jauh dan kami masih harus 
berjuang agar selamat sampai ditujuan dimana keluarga kami berharap agar sampai 
dengan selamat, yang jelas posisi kami pada saat itu sedang dalam tekanan 
dimana kami seakan2 tidak mampu lagi menyelesaikan masalah, kami berhadapan 
dengan Aparat yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat.
   
  Pesan Moral yang kami peroleh:
  Bukan karena besarnya uang yang harus kami keluarkan yang bagi kami itu 
jumlah yang cukup besar,. Akan tetapi moral aparat yang seharusnya mendidik 
bangsa ini supaya maju tapi malah sebaliknya tekanan yang kami peroleh.
   
  Pesan untuk pembaca:
  Kami tidaklah berkeinginan mempersoalkan kejadian ini untuk mengeruhkan 
ataupun menjelek-jelekan instansi ataupun lembaga terkait yang pelakunya 
minoritas dan berdampak mayoritas,. Jadi sekali lagi kami menulis ini agar kita 
tetap waspada dan selalu menjaga keutuhan Bangsa kita,. Dan mudah2an ini bisa 
dijadikan wacana yang bersifat mendidik untuk lebih maju.
  Terimakasih sudah membaca.
   
  Wassalam
  1st safety, respect only and keep brotherhood
   
  Apri Gunawan

       
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. 

Kirim email ke