Kalo bukan koordinator gak boleh ya PaChar?
Tyus, kalo gw maksa ikyut, elo nganterin gw pulang yak, hehehee

*[4j3Nk]*


On 7/17/07, Charlie Tendean <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Guys...ini ada info bagus....
>
> gue rencananya mo kesana malem ini jam 7pm........
> terutama bagi para Koordinator pliz hadir untuk liat pameran ini sebagai
> referensi.
>
> moga-moga kalian bisa bergabung...
>
> WORK SMART, TRAVELING HARD
>
> Charlie Tendean
> www.c10dean.multiply.com
>
>
> ----- Forwarded Message ----
> From: linda <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Fw: Mata Hati-Kompas
>
>
> Dear all,
> scara NT akan bikin pameran foto, mungkin ini bisa dijadikan referensi,
> klo dah ada yg tau info ini, diabaikan saja.
>
> Tema fotonya : MATA HATI *singkat padat, menohok! hahahaaaa....maksud
> loeeeeeeee................???!!!*
>
>
> Linda
>
> Pameran Foto "Mata Hati"
> *Jejak Panjang Imaji Dua Dimensi *
>
> *Arbain Rambey*
>
> Adegan dalam foto buatan tahun 1987 ini sungguh memesona. Seorang tukang
> becak berusaha mempertahankan becaknya yang akan diangkut oleh dua petugas
> tramtib.
>
> Si tukang becak jelas pihak yang lemah. Siapa pun yakin bahwa adegan foto
> itu akan berakhir dengan diangkutnya becak untuk dimusnahkan.
>
> Simpati kita mudah jatuh kepada si tukang becak. Adegan itu adalah adegan
> hidup dan mati. Si tukang becak mempertahankan alat yang memberinya nafkah
> sehari-hari.
>
> Di sisi lain dua petugas tramtib itu juga punya sisi benar karena mereka
> menegakkan peraturan untuk menertibkan kota Jakarta.
>
> *Foto becak yang meraih Penghargaan Adinegoro untuk Kategori Foto
> Jurnalistik tahun 1988 tadi adalah satu dari sekitar 300 foto yang dimuat
> dalam buku foto Mata Hati 1965-2007, yaitu kumpulan foto terbaik harian
> Kompas dari era 1965 sampai 2007. Buku ini akan diluncurkan Senin (16/7)
> malam ini di Bentara Budaya Jakarta. *
>
> Selain itu, peluncuran buku ini juga disertai pameran dengan foto-foto
> sama yang berlangsung sampai tanggal 23 Juli.
>
> *Apa hebatnya foto?*
>
> Mari kita kembali ke foto becak tadi. Anda mungkin heran kalau foto itu
> ternyata bukan dibuat oleh fotografer Kompas, melainkan oleh seorang
> reporter wanita. Reporter itu, Evie Fadjari, hanya dengan kamera saku,
> bahkan dari balik setir mobilnya yang terkena kemacetan, berhasil merekam
> sebuah "adegan" yang akan lama terekam dalam benak orang yang melihat foto
> itu. Satu generasi lagi pun mungkin orang sudah tidak tahu becak itu seperti
> apa. Foto Evie tersebut dengan sederhana telah merekam sebuah sejarah
> kehidupan Jakarta.
>
> Masih banyak foto terbaik Kompas yang lahir dari reporter, seperti foto
> peledakan Candi Borobudur tahun 1985 karya Djoko Poernomo atau foto
> sastrawan Pramudya Ananta Toer mengetik di Pulau Buru karya Sindhunata tahun
> 1977 (foto ini tak mungkin dimuat pada era Orde Baru).
>
> Satu kesimpulan langsung bisa kita ambil. Ternyata foto hebat bisa lahir
> dari siapa pun. Foto bagus tidak harus lahir dari orang yang memang
> profesinya fotografer.
>
> Inilah uniknya dunia foto jurnalistik. Seorang fotografer Kompas dituntut
> untuk punya kemampuan fotografi tinggi, lalu dididik lagi sampai sekitar
> setahun dalam fotografi sebelum boleh berkarya. Padahal, hasil kerjanya akan
> dinikmati oleh orang awam yang mungkin sama sekali tidak mengerti fotografi.
>
>
> Alinea terakhir tadi juga melahirkan pertanyaan klasik, "Apa definisi foto
> yang bagus itu?"
>
> *Pemilihan foto*
>
> Demikianlah, fotografi memang bukan matematika yang ada rumusnya. Maka,
> kalau pilihan foto-foto yang dianggap terbaik dari Kompas ini ada yang
> dianggap tidak baik, wajarlah itu.
>
> Memilih foto yang baik identik dengan membeli baju. Anda akan dengan mudah
> membeli baju bagus kalau punya uang banyak. Namun, apakah Anda bisa membuat
> definisi baju bagus? Apakah Anda berpatokan pada definisi itu saat membeli
> baju?
>
> Fotografer Kompas Julian Sihombing jelas telah bekerja keras memilih
> sekitar 300 foto yang bisa dianggap terbaik dalam era 1965-2007. Julian
> dipercaya menjadi penentu tunggal karena dia dianggap paling tahu jejak
> panjang "selera Kompas" serta agar proses pemilihan bisa efisien. Anda bisa
> membayangkan betapa rumitnya kalau untuk membeli sebuah baju, ada lima orang
> yang boleh menentukan pilihan.
>
> Kerja Julian memang sangat keras. Ada ratusan ribu foto dokumentasi harian
> Kompas sejak harian ini berdiri tahun 1965. Dari ratusan ribu foto tersebut,
> banyak yang masih berupa negatif yang baunya sangat asam dan ada pula yang
> berupa cetakan nyaris rusak.
>
> Patokan pertama untuk mendapatkan pilihan foto terbaik adalah foto-foto
> yang meraih penghargaan. Selain Penghargaan Adinegoro, Mata Hati juga memuat
> foto yang meraih Penghargaan World Press Photo 1979, yaitu foto pesut
> Mahakam sedang melahirkan karya almarhum Kartono Ryadi.
>
> Kemudian, pilihan kedua untuk mendapatkan materi foto terbaik adalah dari
> foto-foto yang pernah menghiasi halaman satu Kompas, atau istilahnya menjadi
> foto HL.
>
> Foto Susi Susanti menangis saat menyanyikan Indonesia Raya di Olimpiade
> Barcelona 1992 adalah salah satu yang utama. Sekadar informasi, foto Susi
> ini dimuat nyaris satu halaman penuh di halaman satu Kompas saat itu.
>
> Namun, ternyata dua patokan itu juga belum membuat lancar pemilihan.
> Foto-foto era sebelum tahun 1970 sering sudah sulit ditemukan lagi. Pada
> awal berdirinya Kompas, dokumentasi foto masih sangat sederhana dan belum
> memikirkan hal-hal beberapa tahun ke depan.
>
> Selain itu, pada era percetakan sebelum digital, foto masuk ke surat kabar
> dari cetakan positif. Cetakan positif ini pula yang disimpan dokumentasi
> Kompas, sementara negatif fotonya ada yang disimpan sendiri oleh
> fotografernya.
>
> Saat dibutuhkan untuk pameran, ada fotografer yang sudah meninggal atau
> ada yang sudah lupa di mana menaruh negatif fotonya.
>
> Buku Mata Hati tidak semata memuat foto yang pernah dimuat di Kompas.
> Banyak foto yang karena keterbatasan halaman lalu tidak jadi dimuat walau
> secara umum bagus.
>
> Buku dan pameran foto "Mata Hati" juga memberi tempat pada foto-foto yang
> oleh editor dianggap punya kecerdasan dalam merekam sesuatu.
>
> *Tidak kronologis*
>
> Mata Hati memang tidak berpretensi untuk merekam sejarah walau
> kenyataannya banyak sejarah Indonesia terekam di situ, dari G30S, peristiwa
> Malari 1974, Reformasi 1998, tsunami Aceh 2004, sampai dengan aneka pemilu.
> Oleh Trinid Kalangi, perancang visualnya, foto-foto disusun bukan
> berdasarkan waktu ataupun urutan peristiwa, tetapi berdasarkan "nada" foto
> itu.
>
> Memang masuk akal pilihan ini karena kalau foto-foto disusun secara
> kronologis, yang terjadi adalah halaman-halaman awal berisi foto hitam
> putih, lalu halaman-halaman akhir foto berwarna. Pilihan kronologis juga
> tidak diambil karena realitas ini: dari tahun 1998 sampai 2004 Indonesia
> sangat muram penuh bencana dan kerusuhan.
>
> Sebuah kerja memang harus ada titik akhirnya. Perasaan tidak puas bisa
> saja muncul, terutama pada fotografer-fotografer yang fotonya tidak
> terpilih, atau ditolak. Akan tetapi, sesuai dengan kesepakatan bersama,
> pilihan editor tidak boleh diganggu gugat.
>
>
> [image: Upgrade Your Email - Click 
> here!]<http://promos.hotbar.com/promos/promodll.dll?RunPromo&El=&SG=&RAND=30196&partner=hbtools>
>
>
>
>
> ------------------------------
> Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user
> panel<http://us.rd.yahoo.com/evt=48516/*http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7+>and
>  lay it on us.
> --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
> NATURE TREKKER INDONESIA EVENT
> ==============================
> - Bazaar
> - Travel Photography Workshop
> - Photo Exhibiton
> - Entertainment
>
> Come and joint with us..
>
> Organized by :
> nature trekker indonesia
> [www.nature-trekker-indonesia]
>
> ~ Indonesia is beautiful city..(eh..country) ~
>
>
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
NATURE TREKKER INDONESIA EVENT
==============================
- Bazaar
- Travel Photography Workshop
- Photo Exhibiton
- Entertainment

Come and joint with us..

Organized by : 
nature trekker indonesia 
[www.nature-trekker-indonesia]

~ Indonesia is beautiful city..(eh..country) ~

*
Bagi yang belum terima file dokumen event, bisa diakses di :
http://groups.google.com/group/nattrek-event/files?hl=en
<html>
<body>
<img 
src="http://www.nature-trekker-indonesia.com/images/banners/banner_nti.jpg"; 
align=center>
</body>
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke