asal tau ajee yeee...yang namanya BALKAN KAPLALE... dulu pernah jadi kepala sekolah gw di SMU Pesanggrahan tahun 1986- 1987 kerjanyaa cuman colak colek cewek mulu sama bawa wakil kepala sekolah yg bohai namanyaaa IBU IDA..hehehehehehheh tau deh diapaain tuh ibu ida..hehehehheeheh
On 9/17/08, Uda Faisal <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Gw jadi ingat ketika ketua pansus RUU ini yg bernama Balkan .... , > pernah di interview di televisi. > > Dia bilang, "Jika tidak ada RUU ini maka orang2 nanti akan berpakaian > renang di Monas...." ????!!!!!!!!!!! Pernyataan yang sangat ngawur dan > tidak rasional. > > Hanya ada 2 kemungkinan : > > 1. Jikalau ada orang yang berpakaian renang di monas, atau jalan2 di mall > atau ke pergi kantor dengan mengenakan baju renang, mungkin orang tersebut > kurang waras. > > 2. Sejak kapan kolam renang atau pantai pindah ke monas....????!!!!!! Oleh > sebab itu orang yang membuat pernyataan ngawur : bahwa "jika RUU ini tidak > ada maka orang2 nanti akan berpakaian renang di Monas", sepertinya orang > yang memberikan pernyataan tersebut kurang waras. > > > --------------------- > > > > --- On *Mon, 9/15/08, Jeffry Gunawan <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > From: Jeffry Gunawan <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [nonamanis] Sungguh Memualkan > To: [email protected] > Date: Monday, September 15, 2008, 1:44 PM > > walah walah jangankan pake swimsuit, baju adat yg tembus pandang kayak > baju bodo org bugis, baju adat org bali, baju adat jawa, pokoknya yg tembus > pandang dianggap porno, yg buat undang undang ini orang sinting semua > > > ----- Original Message ---- > From: imam <[EMAIL PROTECTED] com> > To: jurnalperempuan@ yahoogroups. com; [EMAIL PROTECTED] ups.com > Cc: [EMAIL PROTECTED] com; hudanhidayat@ yahoo.com > Sent: Monday, 15 September 2008 13:54:55 > Subject: [nonamanis] Sungguh Memualkan > > Di sebuah koran gurem, saya membaca RUU Pornografi akan segera > ditandatangani. Di TVOne saya membaca budayawan Bali kembali menolak RUU > 'porno' ini. Saya pikir, penolakan itu wajar. Saya yakin, mayoritas publik > menyetujui adanya Porn Act, supaya tidak ada kerancuan tentang definisi > porno. Supaya tidak ada lagi perempuan yang membawa nama negara berlaga di > ajang bergengsi dunia malah dihujat kelompok anarkis. Supaya tidak ada lagi > model yang berfoto secara profesional di majalah dewasa malah dituding > porno. Tapi bukan dengan RUU 'porno' yang isinya amburadul begini. > > Seorang rekan dari milis tetangga menyebut DPR saat ini sudah tidak punya > kredibilitas untuk bicara soal 'moralitas', bicara soal 'mengatur moral > rakyat dari pornografi'. Toh muka DPR sendiri sudah coreng moreng dengan > beragam skandal, dari skandal korupsi hingga skandal seks. Eloknya, > pembahasan RUU Pornografi ditunda hingga terpilihnya DPR baru nanti dengan > harapan publik akan mendapat RUU Pornografi yang lebih cerdas. > > Pornografi berasal dari bahasa Yunani yang secara garis besar berarti > gambar yang merefleksikan pelacuran. Mengingat arti dasarnya itu, di > negara-negara maju gambar bugil seorang model sama sekali tidak dimasukkan > dalam konten pornografi melainkan konten dewasa. Ada beda mendasar antara > pornografi dan konten adult. Pornografi bersifat menjijikkan karena > berkonotasi pelacur, sementara konten adult adalah konten terhormat yang > legal dikonsumsi oleh konsumen yang telah memenuhi umur tertentu. Tidak > heran, jika banyak selebriti top dunia (atlet, artis, model, singer) yang > enjoy berbugil di salah satu majalah paling bergengsi di dunia itu. Tidak > heran pula, jika banyak tokoh-tokoh kelas berat dunia yang bangga mengisi > rubrik wawancara di majalah pria terbesar di dunia itu. > > Sementara di sini, definisi pornografi sangatlah hipokrit. Swimsuit one > piece di majalah dewasa saja dituding porno. Aroma kemunafikan amatlah > kental. Banyak orang yang ringan mulut di depan publik menyumpahi > konten-konten sensual, padahal dalam hati senangnya bukan main. Tangan satu > ditunjukkan di depan menuding-nuding porno, sementara tangan lain > disembunyikan di belakang punggung memegang majalah dewasa. Tidak heran bila > seorang budayawan menempatkan sifat munafik di peringkat pertama sifat > bangsa ini. Sungguh memualkan. > > Wassalam > > ------------------------------ > New Email addresses available on Yahoo! > <http://sg.rd.yahoo.com/sg/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/> > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. > Hurry before someone else does! > > > >

