Kemarin..... Beberapa hari yang lalu, saya menyempatkan diri untuk melihat pembukaan pameran Ilustrasi Cerpen Kompas 2006, di Bentara Budaya Jakarta. Karena kebetulan pembukaannya malam hari, beruntunglah saya bisa mampir setelah pulang dari kantor. Itu juga dikarenakan BBJ yang searah dengan jalan pulang saya.. Meskipun saya datang terlalu cepat, saya tidak menyesal karena disambut makanan gratis yang cukup enak-enak. Kebetulan yang lain adalah saya belum sempat makan malam.. hehe. Tetapi setelah mengamati keadaan untuk memberanikan diri mengambil makanan, saya perhatikan ada yang janggal. Yaitu di kerumunan orang yg terbilang tidak terlalu banyak itu saya tidak bisa menemukan orang yang sebaya dengan saya. Selain penjaga meja tamu dan beberapa petugas di sana. Semua tamu2 itu terlihat orang2 yang sudah berumur. Sambil mengambil makanan dalam hati saya berpikir mungkin yang muda2 datangnya aga malaman, mungkin pada malas mendengar pidato pembukaan.... begitu...
Pembukaan ngaret setengah jam.. Kira2 jam 8 baru dibuka. Pak GM.S memberikan pidato yang kedua.. Kata2 yang kira2 saya ingat bahwa ia mengatakan sekarang seorang illustrator sudah setara dengan seniman, cuman bedanya di honornya saja.. Hahahaha.. dilanjutkan oleh tawa seisi ruangan. Dalam hati, masa sih ? Setelah seseorang dari Kompas memberikan pidato yang ketiga, pameran itu akhirnya dibuka. Setelah kira2 15 menit saya melihat-lihat ruangan beserta karya2 yang di pajang. Saya memutuskan bahwa karya yang saya paling suka adalah karyanya mba Ay Tjoe Christine. Kalau tidak salah dibuat dengan teknik cetak dalam Seni grafis. Tapi sayang karya tersebut sudah terjual. Jadi yang di pamerkan hanyalah hasil print out. Tetapi tidak hanya karya dia yang merupakan hasil print out, beberapa karya ilustrasi seniman yang lain juga. Menambah kekecewaan saya. Selain pak GM, beberpa seniman ternama lainnya saya lihat, seperti pak Butet dan pak Ipong. Jumlah pengunjung yang saya harapkan sebaya dengan saya sampai saya meninggalkan BBJ tidak bertambah banyak. Kira - kira hanya 2-3 orang ditambah 2 orang teman saya yang datang terlambat. Saya binggung apakah memang ini event untuk bertemunya para seniman2 tua dan temannya ? Kalau begitu saya salah dong datang. Atau memang pencinta seni, kartun, ilustrasi di kalangan orang sebaya saya makin sedikit jumlahnya. Meskipun banyak timbul pikiran2 seperti itu saya tetap yakin di hari2 ke depan setelah pembukaan ini akan banyak anak2 muda yang datang untuk mengapresiasi pameran ilustrasi ini. Maaf kalau ada salah2 kata yang menyingung, ini semua hanyalah pendapat dari pandangan mata saya seorang. Saya terbuka untuk di kritik dan di beri masukan. Lagi-lagi.... saya juga masih belajar kok. Salam, Ditto P.Aimir Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

