Assalamualaikum,
Sato sangenek berandai-andai.
Kok dipikia-pikia kabaa juo. sipuluik alah jadi katan, dimakan mianglah..nak lamak bayangkan miang makanno ko goreang pisang rajo.
Suara fenomenal PKS dulu tidak terlepas dari gigihnya kadernya melakukan multi level marketing PKS di mana-mana, 1 kader ditarget 30 orang dst.
Ambo cuma berandai kalau PKS mandukuang Amien sajak awal, trus seluruh kader dikerahkan dengan gaya marketing seperti kampanye partai dulu. Terus Muhamadiyahpun melakukan pola marketing yang sama maka hitungannya akan berubah.
Seperti kata Pak Harman ( Pak Harman.. ambo urang Matua juo.. di Pasa Matua. dulu ambo tamaik SMA Lawang kini di BOC Gases).kalau captive market PAN + PKS + total Muhamadiyah ( kenyataannya hanya 50-60% Muhamadiayah yang ke Amien menurut survey) mako suaro Amien dipastikan di ateh 22% sabab suaro nan ka Wiranto jo SBY akan bakurang.
Tapi kan bak kecek urng awak .. dapek nan di ati alun tantu dapek nan bakandak ati.. baa lo jeno awak lai.
Kamuko.. ambo bamimpi kalau urang Islam ko mamulai perjuangan tu mulai dari kini untuak 2009. Mungkin urang-urang mudo nan di 40-45 th lah paralu dikatangahkan.
Nah.. kalau PKS,PAN jo nan lain-lain alah mulai dari kini bukan mustahil hasiano dapek diraguak tahun 2009-2014. Gaek Hamzah jan sato juo lai 2009, dirumah mianglah maingah cucu baa tu?
Wassalam
mh
-----Original Message-----
From: harman [SMTP:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, July 08, 2004 2:11 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [EMAIL PROTECTED] Duh...engkang... (kesedihanku untuk Amien dan um at slam)
jika dibuat perhitungan secara matematis tentu hasilnya sebe
lum pemilu pun sudah bisa dihitung :PAN (6jt) + PKS (7jt) = 13 jt
akan tetapi sebagaimana postingan saya sebelumnya, jika koalisi ini
dibangung sejak dini dan sinergi PAN - PKS dari pusat hingga ranting
dibangun sejak dini juga maka captive market PAN+PKS yg utuh (minimal
85%) + perolehan dari partai lain lewat sistin MLM (Door to door)
yang dlm hal ini PKS memiliki pengalaman yang cukup baik dan terbukti
mungkin saja hasilnya bisa mencapai 20%.
Adanya beberapa kader (pengurus) di beberapa wilayah yang menjadi
tim sukses bagi capres lain (republika minggu lalu) turut mempengaru
hi opini masyarakat di wilayah tersebut, at least mereka (massa diluar
PKS) beranggapan "SBY bagus juga ko' tuh buktinya si Fulan pengurus
PKS jadi tim suksesnya"
(persis sama seperti sebelum 5 Juli kemaren, akan banyak berseliweran
prakiraan-prakiraan
baik yang jitu, maupun yang mencoba menerka-nerka saja...)
so, kita tunggu saja. Lagian perhitungan belum selesai, Bisa jadi Wiranto
naik ke posisi ke dua,
atau malah AR yg mendampingi SBY di 20 september nanti, wallahu 'alam.
tetap semangat, dunia tdk akan runtuh dgn kalahnya AR, justru disaat spt ini
ukhuwahlah yg
hrs dipererat, bukan dengan cara saling menyalahkan.
mohon ma'af kalau ada kata-kata yg tdk berkenan
wassalaam
Ronald (32 th)
[EMAIL PROTECTED]
Sent by: To:
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED] cc:
ntaunet.org Subject:
[EMAIL PROTECTED] Duh...engkang... (kesedihanku untuk Amien dan umat
Islam)
07/08/2004 07:02 AM
Please respond to palanta
Saya termasuk yang kecewa melihat kegagalan Amien dan kelihatannya juga
tinggal history..., nggak tahu yah apa iya negara kita ini memang nggak mau
dipimpin oleh pemimpin yang baik, yang bersih, yang taat sama agamanya.
Saya juga kecewa PKS baru memberikan rekomendasinya mendukung Amien pada
saat2 terakhir, dalam waktu cuma beberapa hari saja..., mana sempat..:)
mensosialisasikan sama yang dibawah, akibatnya suara PKS terpecah kemana
mana, tak tertutup kemungkinan lari juga ke SBY.
Sayang sekali yah padahal kalau (namanya juga berandai andai) saja PKS dari
awal menentukan pilihannya...,tentu sekarang Amien masih bisa bersaing untuk
putaran selanjutnya mengingat potensi suara PKS itu sangat besar.
Dan lebih kecewa lagi saya pernah denger sebelumnya bahwa ada ustadz pks
(Ustadz Rahmat Abdullah mungkin) yang melarang aktivis PKS ikut menjadi tim
sukses capres manapun..., heran...katanya mendukung AR tapi diembel embeli
nggak boleh membantu...., yah mendingan nggak usah mendukung aja deh....,
apalagi mendukungnya disaat saat akhir...sama juga nggak ridho tuh...
Memilih pemimpin yang baik, yang bisa memikul amanah, yang bisa menjalankan
aspirasi umat Islam itu adalah tugas umat Islam, dari golongan manapun
mereka berasal..., dari NU..kek... Muhammadiyah..kek, dari apa saja nama
organisasi yang mereka sandang..., semua mengaku Islam, dan semua yang pasti
berpegang pada kitab dan rasul yang sama.
Heran...umat kristen yang cuma beberapa juta saja gampang banget
kompaknya..., mereka cuma punya satu partai (PDS) nah suara mereka bisa
bersatu di partai ini...:(
Kasihan sekali dikau Amien...:)
Nah sekarang apa yang akan diperbuat PKS kalau nanti SBY yang menjadi
presiden...?, mau mendukung juga...?, wah plin plan dong namanya, kan semua
(sebagian besar) mengiyakan bahwa pendukung SBY itu banyak orang
kristennya...
Mau partai oposisi....., hehe telat atuh kang...kan udah bilang di media mau
dukung Amien Rais...
Kasihan deh dikau PKS....:)
Yah sebagai pendukung Amien Rais dan simpatisan PKS saya cuma menyarankan
ambil lah hikmah dan pelajaran dari peristiwa ini..., PKS emang masih muda
masih banyak yang mesti dipelajari dalam kancah politik ini.
Kalau nanti presidennya SBY atau MSP, yah PKS konsentrasi dan konsolidasi
sajalah agar bisa menggoalkan HNW jadi ketua DPR dan AR tetap jadi ketua
MPR..., dengan begini dari sisi Legislatif masih dipegang oleh umat
muslim..., mudah2an kepentingan umat Islam masih tetap diperhatikan atau
dibuat lebih baik.
Kita umat Islam mesti belajar bersatu macam umat kristen itu..., mereka juga
banyak kok cabangnya..., tapi nggak pernah tuh denger mereka ribut2 atau
menjelek jelekan kaum lainnya.
Dulu waktu lahirnya madzab2 juga tidak menjadikan umat Islam jadi berpecah
pecah atau saling menjelek jelekan umat lainnya.., yah berbeda saja ,
seperti halnya kita bisa menerima perbedaan kebiasaan ditiap tiap daerah
yang kita lalui.,
namun di Indonesia sejak adanya NU dan Muhammadiyah...., kedua golongan
besar ini menjadi seperti tom and jerry..., nggak bisa akur dalam arti akur
seakur akurnya. Orang NU kalau udah memandang GD itu kayaknya seperti
melihat Richard Gere...deh..., terkagum kagum nggak karuan.
Solid and unified are 2 different things, to be solid you only need to be in
the same thought process, to be unified you need to move beyond many
differences.
Keimanan adalah urusan seseorang dengan Rabbnya..., bukan urusan kita...
Tak perlu perbedaan cara kita berpakaian menjadikan kita terpecah pecah....,
mau pakai jilbab kek mau nggak kek..., mau jilbabnya panjang mau yang gaul
kek, mau jenggotan mau kepalanya digundulin...terserah..., biarlah mereka
berurusan dengan Allah...
Sungguh tak ada yang tahu dibarisan mana kita di padang machsyar nanti....
Tapi sekarang ini...didunia ini...marilah kita bersatu paling tidak untuk
negara kita tercinta ini..., negara kita ini sudah kebangetan
bangkrutnya..., kalau saja ini perusahaan lebih baik kita bubarkan saja dari
dulu dulu dan buat perusahaan baru dengan management baru.
Well unfortunately is not that simple..., ini sebuah negara..., dan banyak
umat yang tergantung kepada negara ini....
Revolusi sudah terbukti melahirkan banyak tangis dan penderitaan..., yang
bisa kita lakukan adalah mari kita mengadakan revolusi mental...
Kalau kita tahu makan babi itu haram...., maka apa bedanya kalau kita makan
dari hasil korupsi..., bayangkanlah yang kita makan itu babi..
Kalua kita tahu mencuri itu adalah dosa..., maka jangan mencuri...., kalau
tahu melanggar itu dihukum...., janganlah melanggar.....
Perbanyaklah tobat....., dan mawas diri...kita emang bangsa yang sulit
diajari dan mau belajar dari kesalahan.
Wassalam
adr
NB: Kita umat Islam ini bersaudara...disatukan dalam saudara seiman...,
marilah belajar memaafkan yang kita cintai...let's learn to love our people
unconditionally.
Singkirkanlah semua perbedaan itu..., tak ada NU , tak ada Muhammadiyah....,
singkirkan fanatisme dan taklid membuta.
We can have a lot of knowledge..., but can we get a wisdom out of it..?
----- Original Message -----
From: "harman" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, July 07, 2004 9:30 AM
Subject: RE: [EMAIL PROTECTED] Amien manang mutlak di Ranah Minang
> Kecewa memang melihat suara Amien Rais dalam pemilu pilpres I ini
> akan tetapi akan sangat kecewa jika di ranah minang Amien Rais kalah.
> Alhamdulillah pagi ini saya lihat perolehan suara Amien Rais di ranah
> minang cukup memuaskan. Kalau bisa tolong disampaikan seperti pemilu
> legislatif lalu perolehan suara di tiap-2 kabupaten kalau perle ke
> camatan. kampuang ambo (cubadak lilin) berada di kec. Matur, Lawang
> ba a kiro-2 hasil suara Amien Rais?
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
___________________________________________________
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
___________________________________________________
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
___________________________________________________
_____________________________________________________________________
This e-mail has been scanned for viruses by MCI's Internet Managed Scanning Services - powered by MessageLabs. For further information visit http://www.mci.com
***********************************************************************
This email is confidential and intended solely for the use of the individual to whom it is addressed. Any views or opinions presented are solely those of the author and do not necessarily represent those of the BOC Group plc or any of its affiliates. If you are not the intended recipient, be advised that you have received this email in error and that any use, dissemination, forwarding, printing, or copying of this email is strictly prohibited. If you have received this email in error please return the message to the sender by replying to it and then delete the message from your computer.
This footnote also confirms that this email message has been checked by anti-virus software for the presence of computer viruses. However, the BOC Group plc or any of its affiliates accepts no responsibility for any virus or defect that might arise from opening this e-mail or attachments.
____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ___________________________________________________

