baiklah, saya cuma ingin menarik benang merahnya saja.
Ada kesimpulan yg mungkin bisa kita tarik bersama :
yaitu antara yg tidak setuju berdemokrasi dgn alasan tertentu
sehingga tidak mencoblos kemaren dengan yg setuju
berdemokrasi dengan alasan tertentu dan mendatangi TPS
pada 5 juli kemaren.
ada satu pertanyaan yg menggelayuti saya :
apakah demokrasi masuk ke dalam perkara Tsawabit atau
perkara Mutaghayyirat ?
wassalaam,
Ronald
[EMAIL PROTECTED]
id To: [EMAIL PROTECTED]
Sent by: cc:
[EMAIL PROTECTED] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: sistem
pemilu
ntaunet.org
07/08/2004 02:01 PM
Please respond to palanta
Ronald P Putra writes:
> mungkin dek Ahmad bisa lebih spesifik nggak
> kenapa tidak menyetujui sistem demokrasi itu ?
Mohon maaf, bukannya saya tidak ingin menjawab namun rasanya terlalu panjang
jika saya ungkapkan lagi di sini. Hal-hal yang tidak saya setujui dalam
demokrasi serta alasan-alasannya telah pernah saya kemukakan dalam
e-mail-e-mail saya terdahulu.
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1980 M/1400 H)
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
___________________________________________________
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
___________________________________________________