assalamualaikum ww

temans, semoga kita semua adalah orang-orang yang
dimaksud Allah sebagai orang yang beriman dan
bertakwa.
teruslah berkarya, berjuang, beramal, kreatif,
inovatif, prestatif.....

kalah dan menang, dua buah kosa kata yang memiliki
makna yang sangat bertentangan.

hari-hari ini kita menyaksikan raut muka yang masam,
hati yang keruh, semangat yang memudar, kekecewaan
yang amat sangat, sedih yang menggunung, penyesalan
yang membuncah.

tidak sedikit pula kita saksikan, keanehan-keanehan
yang membuat sebagian wajah tertawa, bahagia, dada
yang lapang, jiwa yang bergelora, walau kita sendiri
belum bisa memastikan, apakah kondisi itu benar-benar
sebuah kemenangan sejati....

yang sangat menyakitkan adalah kondisi pertama. tidak
ada yang menyukai kekalahan dan kegagalan. tapi kita
sering tidak paham tentang sebuah kekuatan yang luar
biasa, boleh jadi sesungguhnya kekalahan itu adalah
yang terbaik buat kita.

walaupun kegagalan jagoan capres saya hari ini belum
pasti, saya tetap optimis. kerena pada dasarnya, bukan
pribadinya yang diperjungkan, tapi harapan akan adanya
perubahan agar kehidupan yang islami lebih berarti
tumbuh di negri ini.

kegagalah adalah realita yang sering saya alami. yang
terberat dalam hidup saya adalah gagalnya saya menjadi
dosen tetap di almamater saya. bagi saya itu sesuatu
yang tidak mungkin. bayangkan, saya alumnusnya, master
saya hasil beasiswa kampus, dosen-dosen mensuport
saya, saya bahkan telah mengajar di sana, orang tua
saya berharap saya benar-benar jadi dosen tetap di
sana. saya benar-benar heran kenapa saya tidak menjadi
pilihan, padahal saya termasuk yang terbaik?

bahkan saya berfikir, apa sih yang kurang dari saya,
kenapa mereka (pihak kampus) menolak saya? 

akal saya terlalu dangkal jika saya terus berjibaku
dengan "eliminasi" itu. Allah lebih tepat menjadi
sandaran saya, karena kata Allah, "seseuaut yang baik
menurut kamu belum tentu baik menurut Allah, sesuatu
yang buruk menurut  kamu belum tentu buruk menurut
Allah". pesan ini benar-benar menjadi penghibur
sekaligus pengokoh iman saya.

dengan kesedihan hati, saya menerima tawaran PTS lain
yang jauh kualifikasinya dari almamater saya.
alhamdulillah ternyata janji Allah benar, di tempat
yang baru saya mendapat yang tebaik, kesempatan yang
terbaik, gaji yang terbaik. belum setahun mengajar di
sana saya diberikan kesempatan melanjutkan program
doktoral. sesuatu yang tidak mungkin saya dapatkan di
almamater secepat ini. Allahu Akbar, Allah Maha Besar,
Allah Maha Menepati Janji-Nya, Allah Maha Kuasa atas
segalanya......

jadi sesuggunhnya tidak ada yang kalah jika kita
tawakal pada Allah. yang kita perjaungkan bukan
sekedar nama atau fisik si anu, tapi yang lebih utama
adalah, perjuangan agar kemudahan menyeru manusia
kepada Allah menjadi kemestian di negri ini. dan
seluruh apa yang ada di atas bumi, di dasar bumi dan
di perut bumi tunduk dan taat pada Allah. itu saja,
tidak neko-neko kok...

skenario Allah telah membawa perubahan banyak dalam
hidup kita. yakinlah skenario yang terbaik yang akan
dipersembahkan Allah untuk kita. kalah dan menang hari
ini, bukan ukuran keberhasilan atau kegagalan dakwah
kita.

walahualam
yang tetap optimis terhadap bangsa ini



=====
"Bersihkan hati, sucikan jiwa, raih kemenangan"

Yesi Elsandra

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting 
___________________________________________________

Kirim email ke