Assalaamu'alaykum wa Rahmatullaahi wa Barakatuhu Ronal, kayaknya terlalu ambisius mengatakan bahwa orang yang tidak punya gelar S-1 adalah orang bodoh. Mereka hanya mengambil pilihan untuk tidak membayar opportunity cost seperti orang-orang yang pergi kuliah untuk mendapatkan S-1, dan bagi saya mereka adalah orang-orang pintar juga.
Saya tidak membayangkan jika sebagian besar kita bergantung pada orang bodoh (yang benar-benar bodoh, bukan sekedar tidak punya S-1), sudah berapa juta jiwa yang melayang sia-sia. Insya Allaah jika kita mau berpikir dan berusaha, Allaah SWT akan melindungi kita dari ketergantungan kepada orang-orang bodoh. Na'udzubillaahi min zhalik... Wassalaamu'alaykum wa Rahmatullahi wa Barakatuhu Muhammad Arfian [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] 090-6149-4886 "Isy Kariman Aw Mut Syahidan" ----- Original Message ----- From: "Ronal Chandra "RR"" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, July 29, 2004 2:00 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Siapa Kah Kita ? > Assalamu'alaikum Wr...W > > Siapa Kah kita ? > > Wassalam > Ronal Chandra > 11. Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas > Alfa Edison, Liem > > Siu Liong (BCA group) adalah orang-orang Bodoh (tidak > pernah dapat S1) > > yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk > mereka. Dan puluhan > > ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang > bodoh. > ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ___________________________________________________

