ketika DKJ ( Dewan Kesenian Jakarta ) mengadakan perlombaan karya 
tulis , beberapa waktu yg lalu, pemenang nya adalah Novel dg 
judul , "Dadaisme" ,judul yg aneh juga. tapi menarik, sehingga pantas 
dapat penghargaa.

Setelah sempat baca sekilas, ternyata novel tsb bercerita ttg laki-
laki Minang yg poligami, dan tampaknya kedua istrinya rela atau 
bahagia, dg pernikahan mereka . 
Namun kemudian ternyata istrinya yang muda malah berselingkuh

entah terinspirasi dari kisah datuak meringgi dalam roman siti 
nurbaya, atau cerita lain, saya kurang mengerti juga mengapa kok 
penulis novel tsb memberikan gambaran khusus ttg laki laki minang 
berperilaku spt itu ? ( beristri lebih dari satu )

apakah memang banyak realita spt itu ?

kalau sampai terbentuk image stereotipe ttg hal tsb ( pria minang 
cenderung beristri banyak )di masyarakat umum , bisa kurang baik 
efeknya 

ambo jadi taringek waktu dulu, sering dengar banyak ibu2 di bandung , 
ngegosip agar jangan ngambil mantu orang minang , karena beberapa 
karakter negatif ttg pria minang, walau hanya isue spt ia (pria 
minang tsb )sudah dijodohkan di kampungnya, nanti kawin lagi,istrinya 
ditinggalkan , suka menipu dll.

mungkin , dunsanak ado nan bisa manjalehkan nyo ?

HM 



____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke