Waalaikumsalam.Wr.Wb.
Syukurlah,tuduhan itu bukan kesaya,kalau tidak,ngak
enak hati saya ,karena memang benar,material ini nomor
kesekian , bisa dikatakan nomor terakhir dalam hidup
saya.
Bagi saya,ketenangan bathin,rasa sayang dan cinta
sesama manusia,memberikan apa yang terbaik dari apa
yang kita miliki untuk orang lain, itu harta yang
paling berharga dalam hidup saya.
Sudah 10 thn kerja di Kedutaan,jujur,kami belum punya
apa-apa,selain ilmu ( titel saya ),juga rumah,yang
itupun kami beli,karena saat orang krisis,butuh
duit,jadi kita rezeki,beli murah.itupun di Siantar,di
Sumbar,yang seharusnya kami sudah punya rumah.
( bayangkan sudah 10 thn kerja di kedutaan,kalau
teman-teman sudah memiliki rumah sewaan
malah,maklum,entahlah dari mana mereka dapatkan duit
itu,padahal,kalau di pikir2 gaji hampir sama
saja,pengeluaran , tidak jauh beda,kami bukannya orang
boros ).
Tapi alhamdulillah,duit itu,bukan untuk kami
saja,masih dibagi-bagi juga buat yang lain,sebagai
simpanan ( tabungan )di akhirat.dan bukan maksud riya
( naudzubillahi mindzalik,sampai saat inipu,saya
paling tidak tahan melihat orang kesusahan dimata saya
,sehingga tak jarang duit belanja,selalu saya berikan
pada mereka-mereka yang butuh di Kairo itu,ngak orang
Indonesia,ataupun orang Mesir.Makanya,saya sedih,kalau
di tuduh yang bukan sama sekali sifat saya.
Tapi syukur alhamdulillah,NB itu bukan untuk
saya,lepas dunia akhirat kita dari perasaan berdosa
ini.saya takut,entah kapan saya mati,kalau saya
berdosa,atau bersalah saya mohon maaf,pada siapapun
juga.kalau ada janji saya pada orang-orang di RN
,insyaAllah,akan saya tepati,karena saya takut
juga,amalan saya tergantung,karena janji saya
itu.Tolong ingatkan saya,bila saya salah,ataupun
berjanji,mana tahu,saya kelupaan.
Maklum,namanya juga manusia "
Alkhata,wannisyan,sifatulinsan )Salah dan Lupa,adalah
sifat manusia.Maka dikatakan manusia,karena sifat
lupanya itulah.Kalau saya ada salah,tolong disampaikan
dengan baik-baik,tapi mohon,jangan sampai kita saling
berburuk sangka,karena saya ngak mau,karena saya
,manusia berdosa.
Demikian dari saya.Oh yah,.mak Syahril kan di
malaysia.kenal ngak dengan yang namanya MUN'AN,teman
saya,dari Indonesia ( kalimantan ),suaminya orang
Malaysia,atau uni Ema,juga suaminya Malaysia.nama
kedua suaminya saya ngak tahu.
Saya ingin sekali komunikasi dengan teman saya
itu,karena kami sangat akrab dulu ketika di Diniyyah.
Kalau ngak kenal,ngak papa,saya akan coba cari
alamatnya,di rumah saya ( Indonesia ),karena ia selalu
kirim card lebaran ,namun selalu alamatnya hilang oleh
ibu saya,sehingga saya ngak bisa balas.
Wassalam.Rahima.
--- [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Assalamualaikum Wr. Wb.,
>
> Tarimo kasih dunsanak Rahima, kito alah saling
> mamaafkan seumpamo iyo basalah, untuk tuduhan ambo,
> benar maupun tidak yg melalui NB, terus terang bukan
> untuak dunsanak Rahima hanya untuk sang pemimpin
> koruptor (pintar/tidak) kalau ada, mudah2an
> mengembalikan uang rakyat tsb. biar negara ini tidak
> kurang satu apapun jua.
>
> Demikian, salamaik berkarya baliak.
> Wassalam, syahril
_______________________________
Do you Yahoo!?
Win 1 of 4,000 free domain names from Yahoo! Enter now.
http://promotions.yahoo.com/goldrush
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________