Assalamualaikum.Wr.Wb. Da Mulyadi,maaf yah,baru bisa ambo manjawek pertanyaan damul satantangan jo " Assalam di internet ".Tantu da Mul alah mambaco postingan ambo sabalumnyo, ambo baru pai bajalan jo apak anak-anak.
Untuak mak Darul, ambopun minta maaf juo, postingan balasan tadi tapotong, dek karano,disaat ambo manulih, anak ambo nan ketek,alah bangun, jadi ambo bereskan inyo dulu.sampai siang jam dua baleh, baru inyo lalok lai, ambo barasian rumah, mamasak, dan pekerjaan rumah lainnyo, disampiang ambo mancubo mambaco , ambo baraja saketek, kemudian mulai manjawek mail-mail urang ( tapi alun bisa kasadonyo lai, dek banyak nan di japri ). Ambo cubo manjawek pertanyaan da Mulyadi : Assalam.Bagaimana hukum salam di internet ? Baik, mungkin salam kalau kita ketemu langsung sudah pada tahu semua. Kalau memulai memberikan salam,hukumnya sunnah, tetapi menjawab salam, hukumnya wajib, ( fardhu kifayah, yang mana bila telah menjawab salah seorang dari yang hadir,maka gugurlah kewajiban anggota lainnya ). Dalil Syari'at diwajibkannya sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya : " Dan apabila kamu diberi salam oleh seseorang,maka jawablah dengan yang lebih baik lagi, atau yang sama dengannya. " ( An Nisa 86 ). Juga dalil dari Al hadist , sebagaimana yang pernah saya sebutkan hak seorang muslim, atas muslim lainnya, semua kita sudah tahu.. Dari Abi Umamah ra , ia berkata, rasulullah SAW bersabda : " Sesungguhnya sebaik-baik manusia disisi Allah ta'ala adalah mereka yang memulai ( lebih dahulu memberi ) dengan salam.". Di hadist yang lain dikatakan, dari Abi Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda : " Selemah-lemah manusia, adalah mereka yang lemah ( malas ) dalam berdo'a, dan sebakhil- ( pelit ) bakhil, manusia adalah, mereka yang bakhil dalam memberikan salam ". Dan masih banyak lagi dalil-dalil,atas anjran memberikan salam ini,kita cukupkan sampai ini saja. Adapun hukum ,memberi dan menjawab salam di internet, mari kita lihat paparan singkat dibawah ini : Dalam buku Al Adzkaar,oleh Imam Nawawi dalam bab " Salam atas orang yang ghaib = tidak nampak ". " Jika dating pada kita surat menyurat, mail, pidato di televisi , atau ada seseorang yang nyampaikan salam pada kita melalui orang lain, maka hukum menjawab salam tersebut sama wajibnya dengan menjawab salam ketika kita bertemu langsung. Dari ' Aisyah ra, beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda : " Wahai 'Aisyah, datang Jibril menyampaikan salam kepadamu, ". Aisyah berkata, dan aku katakan pada Rasulullah SAW, " Alaihissalam Warahmatullahi wabarakaatuh ". ( Hadist muttafaqun 'alaihi ). Da Mul,.mudah-mudahan jawaban ambo lai pueh di hati da Mul,.kini kito caliak lai, apo jawaban untuak mak Darul,satantangan jo pertanyaan mak Darul hukum shalat sunnah ba'da Ashar, dan kalau ambo indak salah,sasudah subuh, atau sabalun magrib. Waalaikumsalam.Wr.Wb. Mak darul,terimakasih banyak atas nasehatnya yang sangat berguna bagi saya. Mak darul benar, kalau saya menulis sering setelah koma, jarang di spasi.kadang, spasinyapun ngak tepat letaknya entah dimana.Oleh sebab itu saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.Saya bisa mengerti,betapa puyengnya orang baca tulisan saya kalau spasinya ngak jelas. Mak Darul juga benar, kalau saya benar-benar,menulis itu buru-buru.Sebenarnya bukan tergesa-gesa, tetapi memang saya selalu menulis itu, pikiran yang ada di otak saya banyak sekali.Duh..anak saya bangun,ntar saya sambung lagi yah mak. wassalam.Rahima --- Darul <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamulaikum WW > > Rahima terima kasih atas sharing ilmunya yang sudah > banyak menambah ilmu > saya. Mudahan dapat sama-sama memberi manfaat buat > kita bersama. InsyaAllah. . Di dalam kitab fathul bari, penjelasan kitab shahih bukhari, oleh Imam ibnu Hajar Al 'Asqaalaani disebutkan : waktu-waktu yang tidak disukai oleh Allah,kita shalat didalamnya ada lima : Ketika terbit matahari, ketika terbenamnya, sesudah shalat subuh, sesudah shalat Ashar, juga disaat matahari sepenggalahan,. Maksud shalat diatas, adalah shalat sunnah, bukan shalat wajib. Dari Ibnu Abbas ra ia berkata : " Rasulullah SAW melarang kita dari shalat , sesudah shalat shubuh hingga terbit matahari, dan shalat sesudah Ashar,hingga terbenam matahari " ( H.R. Bukhari ). Dari Umar juga , rasulullah SAW bersabda : " Janganlah kamu shalat ketika matahari pas lagi terbit,ataupun matahari pas sedang lagi terbenam ". Abdurrazak menambahkan : dari Ibnu Juraiz,dari nafi' sesungguhnya Rasulullah SAW melarang yang demikian, dan beliau berkata : " sesungguhnya waktu yang demikian itu ( saat matahari terbit dan tenggelam,) tepat disaat terbitnya tanduk syaithan. Sebagian ulama lain mengatakan makruh shalat sunnah ketika saat iqamah, ketika Imam akan naik mimbar memberikan khutbah disaat khutbah shalat jum'at, juga dalam keadaan orang pada shalat jamaah, sementara kita belum shalat wajib, menurut madzhab Malakiyah, makruh shalat sunnah sesudah shlat jum'ah, kecuali setelah manusia semua telah keluar , juga makruh shalat sunnah sebelum magrib . Perlu untuk kita ketahui, bahwa larangan diatas disebabkan, disaat kita shalat sunnah tepat matahari terbit, dan tenggelam,seakan-akan kita shalat menyembah matahari. Adapun menurut sebagian ulama, apabila,disaat kita masuk mesjid, waktu bertepatan dengan waktu-waktu yang terlarang shalat didalamnya, masih dibolehkan, untuk shalat, seperti shalat " tahiyyatul masjid, atau shalat wajib yang kita terlambat mengerjakannya. Begitupun mengerjakan shalat sunnah ba'da dhuhur, dikarenakan ada suatu halangan, kita sempatnya mengerjakan setelah shalat ashar, maka di bolehkan, dengan dalil, rasulullah SAW pernah shalat sunnah sesudah ashar di rumah ' Aisyah, ketika di tanya pada beliau, beliau menjawab, aku tadi setelah shalat dhuhur disibukkan oleh para tamu dari sahabat, ( maka rasulullah SAW melayani tamu dahulu, kemudian baru shalat sunnah dhuhur sesudah shalat ashar ". Demikian mak Darul, atas jawaban ambo,semoga bermanfaat. Adapun pertanyaan lainnyo nan bersifat pribadi,alun bisa ambo jawek kiniko, insyaAllah, kalau alah pasti bana,baru di jawek,dan akan di khabarkan secepatnya pada mak Darul.Sakali lai,tarimokasih ateh nasihaiknyo. sekali lagi mohon maaf pada semua netter,atas kesalahan saya dalam penulisan , ini dikarenakan kelalaian saya, juga karena benar, dikala saya menulis, banyak yang lain di fikirkan, juga tanpa diedit sama sekali ( ada ngak yang mau jadi editor saya,..hehehehe,.canda koq,.beneran juga ngak papa ). Sekali lagi, wallhua'lam bisshawab, wassalamu'alaikum.Wr.Wb. Rahima. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

