Assalamualaikum.Wr.Wb. Sebenarnya, untuk lebih gampangnya begini aja:
Misalkan sanak wady mengatakan pada sanak Miko : " hey Miko,..katakanlah pada manusia lainnya," Pujilah diriku, karena aku sangat pandai membuat hati orang bangih,dan bisa mambuek hati manusia tagalak surang, bisa mambueknyo manangih pulo ". Sekarang kita tanyoan baliak ka sanak wadi tu, " sia nan mangecean kato-kato itu,..si wadykah,..atau urang lain ? Tantu Wady nan mangeceannyo.sanak Miko hanyolah panyampaian balako,nan sumbernyo tetap dari wady. Baitupun dengan Firman Allah " Alhamdu ".Sebenarnya ado kalimat yang di hadzafkan disinan ( dihilangkan, yaitu : " quuluu ", " katakanlah wahai manusia ", " Quuluu Alhamdu " puji-pujian itu hanyalah untuak Allah samato-mato ). Kalau sajo, bukan Allah nan mangatoannyo, berarti Al Qur'an itu bukan kalamullah.Tetapi memang karena Allah yang mengatakannya,dan memuji diriNya,maka benarlah Al Qur'an itu kalamullah. Mengenai tanyo sanak Marven ( sabananyo ambo manunggu jawek dari sanak Ridha , tapi alah di tunggu indak juo muncua, bialah ambo nan manjaweknyo ). Sabab turun Ayat.:sabalumnyo paralu kito ketahui bahwasanyo Al Fatihah ini punya banyak nama, tapi nan termashur ado tigo. Pertama Ummul kitab, nan kaduo, Faatihah, nan katigo, sab'ulmatsaani.Dan masih banyak nan lain. Sebab turun ayat " Bismillahirrahmaanirrahiim ". ( ingat, dikatakan sebab turun ayat, bukan berarti dikarenakan sebab kejadian itu, maka turunlah ayat tersebut, karena Al Qur'an sudah ada di lauh mahfudz sebelumnya, tetapi yang dimaksudkan adalah, kondisi ayat-ayat tersebut bersesuaian dengan ayat yang disebutkan ). Orang-orang Quraish sebelum kebangkitan rasulullah SAW, apabila menulis surat di awal kalimat dengan menulis " Dengan nama engkau ya Allah = Bismika Allahumma ". Orang yang pertama sekali menulis hal tersebut adalah " Ummiyah bin Abi Shalat ", sampai datang Islam,dan turun ayat " Bismillahirrahmaanirrahiim ". Di riwayatkan dari Muhammad bin Sa'ad di dalam bukunya " Attabaqaat ", Rasulullah SAW menulis diawal surat,sebagaimana orang Quraish menulisnya yaitu " Bismika Allahumma ".sampai turun ayat Firman Allah " Waqoolarkabuu fiihaa, bismillahi majreehaa wamursaahaa ". Maka Rasulpun menulis " Bismillah ". kemudian turun lagi ayat : " Qulid'ullaah, awidurrahmaan ", maka beliau menulis " Bismillahirrahmaan ".Kemudian turun lagi sesudah itu ayat : Innahu minsulaiimaani, wainnahu " bismillahirrahmaanirrahiim ".maka di tuliskan " Bismillahirrahmaanirrahiim ". Kata " Bismi, "( dengan nama ) Al Baa yang berarti " dengan ", sebenarnya tambahan sebagai " isti'anah ",atau ilshaaq ",( sebagai membantu, atau memudahkan.). Kata " Ismi ", berasal dari akar kata " Assamu " yang berarti " ketinggian ". Sementara orang kufi mengatakan berasal dari " Assammah "yang berarti " sebagai tanda ", jadi nama itu sebagai tanda pengenal seseorang. Namun kedua-duanya benar.Dan sebelum kata " Bismi " ini ada kata yang di hilangkan yaitu " Iqra = bacalah " " Bismi == " " Allah " Arrahmaan " Arrahiim " Jadi bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu, yang maha pengasih lagi maha penyayang. Kata " Allah ",berasal dari akar kata " ilahu",atau " laahu ".Ditambah dengan alif lam, untuk " keangungan "Allah SWT. Dan kata Allah ini hanya bisa dipakai untuk yang disembah.Dan hanya Allah yang satu yang wajib disembah, tidak ada yang lainnya. Kata Allah ini, tidak bisa di otak-atik,seperti nama Allah yang lainnya, seperti " Al ghaffur ", berasal dari kata " Gha fa ra ", isim fa'ilnya ( subjeknya ) " Ghaafir " " Ghafuur ". Atau nama Allah Rahiim.Berasal dari akar kata " ra.ha.ma ".masih bisa diutak-atik, dari Rahima, yarhamu, rahmah, raahiim, almarhuum dan seterusnya. " Arrahmaan ", juga berasal dari kata : " Ra-ha-ma ". Apa beda keduanya, kalau berasal dari akar kata yang sama ? Para ulama menafsirkan bahwa : " Arrahmaan ", berasal dari timbangan " fa'laan ", yang berarti Mubalaaghah ( sesuatu yang sangat berlebih sifatnya dan sangat urgensi ".Seperti " Atsaan ", ( sangat haus sekali ).Ana atsaan jiddan ( saya sangat-sangat haus sekali ). " Arrahiim " pun begitu, menunjukkan sifat mubaalaghah, senantiasa bersifat penyayang.Oleh sebab itu kedua kata itu saling berkaitan satu sama lainnya. Dikatakan bahwa " Arrahmaan ", umum rahmat Allah itu buat semua makhluk, kafir ataupun muslim.Sementara " Arrahim ", khusus untuk kaum muslimin saja. Namun pendapat ini tidak ada dalilnya sama sekali. Sebahagian berpendapat seperti Ibnu Al Qayyim mengatakan bahwa : " Arrahmaan ", menunjukkan sifat yang hanya punya Allah ta'ala dan disandarkan hanya khusus untuk Allah semata, sementara kata " Arrahim ", ( orang yang menyayangi ) sifat yang ada kaitannya dengan almarhuum ( yang disayangi ) seolah-olah yang pertama adalah sifat, yang kedua adalah perbuatan. Salah satu contoh : " Kaanabilmukminiina rahiima " ( Allah bersama orang mukmin sangat lah penyayangnya )kata lain " Bilmukminiina rauufurrahiim " ( dengan orang mukmin Allah itu sangat lembut dan sangat penyayang ). Tidak pernah datang kata yang bila disandarkan,atau digandengkan pada makhluk dengan kalimat " Arrahmaan ".( silahkan perhatikan firman-firman Allah ). Jadi Arrahman ini khusus berdiri sendiri hanya untuk Allah semata.Makanya tidak dibolehkan memberi nama dengan " Arrahman saja ", harus pakai dengan " Abdurrahman " ( hamba Allah yang pengasih ). Ini hanya sekilas saja kandungan dari kata : Bismillahirrahmaanirrahiim ", yang selalu kita baca setiap mulai pekerjaan yang baik itu. ( maraji' : Tafsir Al munir oleh imam Adzhabi Adzhuhaili, dan tafsir Al Ahkam,oleh imam Asyais, mu'jamul mufahras untuk mencari ayat-ayat Al Qur'an ) wassalam.Rahima. --- "M. Ismet Ismail" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ambo raso apo yang ditarangkan Rahima sudah cukuik > bagi ambo sabagai jawaban > terhadap pertanyaan si Af. > Jadi kalau ka dikaji baliak jawaban Rahima, ambo > raso alah dapek disabuik > sabagai "debat kusir" sahinggo indak putuih-putuih, > habih hari dek itu ka > itu sajo, banyak yang lain yang bisa ka dikaji. > > Tapi paralu diingek oleh Yulmizar bahwa salah satu > dari 99 Asma'ul Husna > yaitu "Ya Hamid" (Yang Maha Terpuji) sahinggo hal > ini paralu dikabari / > disampaikan ka umatnyo. > > > Salam > MII > > > Jadi kembali ke asal permasalahan, jelas, Allah > memuji > > dirinya sendiri, apa salahnya ? Lihat gaya bahasa > > sanak Wady, bukannya bertanya, tetapi > memperolokkan > > ayat-ayat Allah.baca kembali olok-oloknya itu, > lagian > > orang semacam dia " urang santiang ".( perhatikan > > tulisannya ) > > > > wassalam.Rahima. > > > > Begitu kan lebih baik :) > Saya dan juga mungkin beberapa orang di sini, yang > mungkin imannya tipis, > merasa mendapat tambahan ilmu. Ada manfaatnya, > bukan. Tidak perlu sehari > suntuk menulisnya. > Tambahan dari saya, jika kita menganggap Allah itu > sama dengan makhluk, maka > akan timbul pertanyaan "adakah pantas Allah itu > memuji dirinya sendiri". > Jadi, Simon USA telah mengibaratkan Allah dgn > seorang raja, karena mungkin > ia pernah juga membaca Allah itu punya singgasana > dan duduk di atas > 'arsyNya. > Adakah pantas seorang raja memuji-muji dirinya > sendiri, bila ia memang > arif?. Kalau Fir'aun, mungkin ... > > Wassalam > Yulmizar > > > > -- > Outgoing mail is certified Virus Free. > Checked by AVG Anti-Virus (http://www.grisoft.com). > Version: 7.0.271 / Virus Database: 264.9.3 - Release > Date: 17/09/2004 > > > ____________________________________________________ > > Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, > silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > ------------------------------------------------------------ > Tata Tertib Palanta RantauNet: > http://rantaunet.org/palanta-tatatertib > ____________________________________________________ > > > ____________________________________________________ > > Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, > silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > ------------------------------------------------------------ > Tata Tertib Palanta RantauNet: > http://rantaunet.org/palanta-tatatertib > ____________________________________________________ > __________________________________ Do you Yahoo!? Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone. http://mobile.yahoo.com/maildemo ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

