--- Yulmizar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Bagaimanakah cara Rasulullah menghadapi orang yang
> memperolok-olokkan ayat Allah, menurut yang anda
> baca dan anda pahami? 

Sebagaimana yang disampaikan oleh sanak Ridha, seperti
itulah sikap Rasulullah SAW terhadap orang-orang yang
memperolokkan ayat-ayat Allah.Kalau sudah disebutkan
oleh salah seorang netter, atau bahkan mak lembang
Alam juga sudah menyebutkannya, saya kira lebih baik
saya menjelaskan, atau menulis masalah yang lain lagi,
karena bagaimanapun, apa yang mereka sampaikan itu
juga yang akan saya sampaikan.

Ketika ditanya Aisyah, apakah akhlaq Rasulullah
SAW.beliau menjawab " Kaana khuluquhu Al Qur'an =
Akhlaknya adalah Al Qur'an ".

Jadi jawabannya ada di ayat yang telah disampaikan
oleh sanak Ridha.Rasanya kita sudah baca semua,dan
ngak perlu saya copy ulang lagi.

Mungkin kita ingin meniru sikap Rasulullah terhadap
orang - orang yang memperolokkan dirinya.Benar, beliau
bersikap lemah lembut dan sabar.Tetapi bila yang di
perolok-olokan itu adalah diri beliau sendiri ( ingat
kisah seorang yahudi yang selalu melempari Rasulullah
dengan kotorannya, tetapi beliau sabar, bahkan tatkala
dihari orang itu tidak kelihatan beliau menanyakan : "
Mana si Anu ? ".

Setelah di beritahu orang itu, sakit beliau malah
menjenguknya )

Itu sikap bila kita diperolokkan orang.Tetapi bila
sudah ayat-ayat Allah, atau agama Islam yang
diperolokkan, maka Allah sudah memberikan kita
solusinya.


> Saya lihat, anda sangat menguasai pemahaman
> Al-Quran. Saya lihat anda juga banyak menulis
> artikel yang bermutu yang berlandaskan Al-Quran dan
> Al-Hadist. Tidakkah lebih baik penghuni surau maya
> ini ikut mendapat penjelasan dari anda.

Penjelasan apa yang dinginkan dari saya.?

Kalau boleh saya menebak, apa penjelasan yang diminta
pada saya, mungkin ini kali : " mengenai Allah memuji
dirinya sendiri, bolehkah ? ".

Jawabannya sudah pasti sangat boleh dan pantas.
tetapi dibalik perkataan " Alhamdu " ini tersimpan
didalamnya makna yang cukup dalam sekali.kalau di kaji
dari segi  bahasa saja, sudah sangat indah, ia
merupakan " kata ma'rifah ( AL ) yang sudah
sangat..sangat jelas.

Imam Qurthubi dalam penafsirannya ( Al Jaami'
liahkaamil Al Qur'an ) surah Al fatihah, yang terfokus
kita bicarakan mengenai Al hamdu ini, mengatakan : "
benar Allah memuji dirinya sendiri,karena pujian itu
berasal dari diriNya sendiri, dan untuk diriNya
sendiri ".Pujian-pujian pada Allah yang tidak ada
cacat sedikitpun dariNya.

Hikmah dibalik Allah memuji dirinya sendiri ini bagi
kita ummat islam, : " Sudah sepantasnya, bagi manusia
memuji dan mengucapkan rasa syukur padaNya, atas
karunia yang diberikan Allah pada manusia yang telah
memberikan segala kenikmatan itu. 

Sementara Imam At Thabbari mengatakan dalam
penafsirannya : " Allah memuji dirinya sendiri,
bermaksud agar manusia menyadari bahwa segala pujian
itu hanyalah untuk Allah semata, bila manusia mendapat
karunia dari Allah, hendaklah ia lebih dahulu memuji
Allah, bukan karunia itu atas kepintarannya, atau
bantuan dari si A, B, atau si C, tetapi semata-mata
dari Allah ".

Kata " Alhamdu " ini juga sama dengan kata " AsTsana
", yang berarti juga " As Syukr = Syukur ". Jadi
apapun yang menimpa manusia, baik itu kebaikan atau
malapetaka  hendaklah ia bersyukur, karena semua itu
berasal dari Allah jua.

Jadi kembali ke asal permasalahan, jelas, Allah memuji
dirinya sendiri, apa salahnya ? Lihat gaya bahasa
sanak Wady, bukannya bertanya, tetapi memperolokkan
ayat-ayat Allah.baca kembali olok-oloknya itu, lagian
orang semacam dia " urang santiang ".( perhatikan
tulisannya ) 

wassalam.Rahima.



> 
> Wassalam
> Yulmizar 
> 



        
                
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
http://promotions.yahoo.com/new_mail 

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke